JejakNTB.com,- Komunitas Guru Penggerak (KGP) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bima pagi ini menggelar Workshop Guru Penggerak dengan Pembelajaran Berdifferensiasi Sebagai Upaya Mewujudkan Merdeka Belajar, Sabtu 29 Januari 2022 di Aula SMPN 1 Bolo Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat.
Acara Workshop diikuti oleh sejumlah guru mata pelajaran dari berbagai sekolah yang ada diwilayah Donggo, Soromandi, Bolo dan Madapangga Kabupaten Bima.
Adapun temanya “Bergerak Bersama Mewujudkan Pembelajaran Berpihak pada Murid’
Ketua Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Bima Rahmat Hidayat, M.Pd. saat dihubungi media online jejakntb.com
“Hari ini kita gelar di Bima Barat Donggo, Soromandi, Bolo dan Madapangga Kabupaten Bima. dan Sabtu depan akan digelar di Bima Timur seperti wilayah Kecamatan Sape, Wera, Ambalawi, Wawo, Lambitu
Tujuan kita adalah menggelar Pembelajaran Berdifferensiasi dengan bergerak bersama mewujudkan pembelajaran berpihak pada Murid’
Salah seorang GP Kabupaten Bina Prima Dhamayanti MPd dalam arahannya menguraikan
Pembelajatan berdifferensiasi maksudnya adalah pembelajaran sesuai minat siswa kinestetik audio dan visual serta siswa mengisi sendiri sesuai bakat minatnya seperti apa termasuk variabel, gaya belajar kita identifikasi
Sebuah usaha seorang guru bagaimana membelajarkan siswa . Intinya berorientasi kepada kebutuhan belajar murid , bukan hanya guru melainkan siswa juga termasuk adanya acuan
Kita bisa melakukan penjajakan bakat minat siswa dengan melakukan pemetaan
Masih Prima, dirinya menambahkan bahwa pentingnya pembelajaran differensiasi
Karena pembelajaran ini betul betul memperhatikan kebutuhan siswa dan apa saja ? Pertama Kesiapan Belajar (Readiness) murid. Kedua Minat Siswa seperti hobi dan kegemarannya. Ketiga Profil belajar murid dengan elemen diffwrensiasi konten, proses dan produk
Lehih tajam Prima dalam uraian dan paparannya dihadapan sejumkah guru saat workshop menguraikan
“Differensiasi Konten adalah pembedaan pada infobdan ide untuk mencapai tujuan pembelajaran, Differensiasi Proses adalah pembedaan pada bagaimana murid mengambil memproses dan memahami konten serta diferensiasi produk pembedaaan bagaiamana muruid menunjukkan apa yang mereka ketahui fahami dan bisa dilakukan
Pantauan media, kegiatan ini turut dihadiri pula oleh Kepala Bidang PTK Dikbudpora Kabupaten Bima Fathurrahman, MPd , Pengawas dan Korwil maupun Korwas Kecamatan.
Hingga berita ini dirilis kegiatan workshop masih berlangsung sesuai rundown yang telah ditetapkan kepanitiaan dan komunitas guru Penggerak Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat.
Redaksi




















