Waspada Potensi Cuaca Ekstrim tanggal 11 – 16 Maret 2024 di Wilayah Bima Dompu

Ilustrasi Cuaca Ekstrem dari Google

 

 

JejakNTB.com | Kepala BMKG Kabupaten Bima Moch Syaiful Annas melalui siaran persnya menjelaskan beberapa fenomena atmosfir yang saat ini tengah aktif di wilayah Indonesia seperti aktifnya fenomena MJO fase 4       ( Indian Ocean) , aktifnya gelombang atmosfer Rusby dan Kelvin di sekitar Pulau Sumbawa menyebutkan kondisi atmosfir di sekitar wilayah Sumbawa termasuk Bima dan Dompu menjadi labil.

” kondisi tersebut turut didukung oleh beberapa parameter lain seperti suhu permukaan laut yang menunjukkan anomali positif (lebih hangat) dan kelembutan udara yang lembab (60-80%) di lapisan permukaan hingga lapisan 200mb,” jelasnya Kamis malam 14 Maret 2024.

Selain itu adanya pola pertemuan angin ( Comvergensi ) yang terbentuk di wilayah pulau sumbawa menyebabkan terkonsentrasinya masa udara basah di sekitar wilayah bima dan dompu serta meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sekitar wilayah Bima dan Dompu.

Untuk potensi cuaca sambung Saiful, beberapa kecamatan wilayah Bima dan Dompu yang patut diwaspadai memiliki potensi cuaca hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi (banjir bandang, angin kencang, puting beliung, dan hujan es) yaitu Kabupaten Bima ; wilayah kecamatan Soromandi, Sanggar, Tambora, Donggo, Bolo, Parado, Madapangga, Monta, Langgudu Lambu, Wawo, Woha dan Sape.

Untuk Kabupaten Dompu yakni Pekat, Kempo Manggelewa, Woja, Huu dan Dompu. Sementara Kota Bima  yaitu Rasanae Barat, Mpunda, Asakota, Raba dan Rasanae Timur,” sebutnya. (*)

 

 

 

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top