Selamatkan Generasi Muda, DP3A Kabupaten Dompu Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

 

DOMPU, JEJAKNTB||Mencegah penyalahgunaan narkoba perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam melindungi anak dan generasi muda. DP3A Kabupaten Dompu sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi generasi muda.

Kepala Dinas DP3A Kabupaten Dompu, Miftahul Su’adah, S.T., M.M., menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan “Pelatihan Pembinaan Kepemudaan terhadap Bahaya Narkoba” yang berlangsung di Aula Kantor Desa Ranggo, Senin (14/9).

Acara ini dihadiri oleh ratusan pelajar SMA, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kepemudaan setempat. Dinas ini juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) serta lainnya selaku narasumber utama untuk memberikan edukasi hukum dan kesehatan

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ranggo beserta staf, masyarakat, serta mahasiswa dan mahasiswi yang sedang melaksanakan KKN di Desa Ranggo. Kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Posbakumadin Dompu.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas menyampaikan tentang Gerakan 21 Kambeke Ana sekaligus mengingatkan para peserta, khususnya generasi muda, mengenai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kehidupan dan masa depan.

“Sosialisasi ini bukan sekadar program kerja formalitas di dalam DPA, melainkan langkah nyata kita bersama untuk membentengi generasi penerus dari lingkaran setan narkoba,” ujarnya

Tim DP3A turut memberikan edukasi mengenai dampak psikologis akibat penyalahgunaan narkoba. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, sehingga peserta dapat berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait materi yang disampaikan.

Mari bersama menjaga anak dan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan diakhiri dengan deklarasi bersama “Pemuda Keren Tanpa Narkoba” serta foto bersama seluruh peserta dan pemateri. Melalui pemanfaatan anggaran DPA yang tepat sasaran seperti ini, diharapkan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dapat ditekan secara signifikan.(JN)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top