Wabup Sumbawa Hj Dewi Noviany, Datangi Lokasi Bencana Banjir Bandang, Kuatkan Warga dan serahkan Bantuan

JejakNTB.com- Hujan lebat yang turun pada Jumat ( 3/2) lalu menyebabkan luapan air sungai dan Kokar menerjang pemukiman di Desa Sepayung dan Desa Sepakat. Lebih dari 400 rumah terendam dengan ketinggian 1 meter, barang elektronik rusak, Beras, Gabah dan pupuk masyarakat puluhan ton terendam demikian pula banyak hewan ternak yang hanyut dibawa banjir.

Wakil Bupati Sumbawa Hj Dewi Noviany SPd MPd, menerima kiriman berita dan video banjir tersebut, tidak saja mengagetkan masyarakat. Wakil Bupati Hj Novi pun terkejut dan langsung turun ke lokasi banjir pada Sabtu pagi (4/2) untuk memastikan warga baik-baik saja dan meninjau langsung dampak banjir didampingi oleh Asisten I Varian Bintoro S Sos.M.Si, Kepala BPBD Nurhidayat, Kadis Sosial, Drs. Abu Bakar, Camat Plampang Syaihuddin SP, dan kepala Desa setempat.

Dari pantauan di lapangan, Hj Novi datang ke lokasi bencana jam 9 pagi star dari Sumbawa. Begitu tiba di lokasi dan turun dari kendaraannya, Hj Novi bergegas menuju rumah-rumah warga terdampak.

Hj Novi memberikan trauma healing (memulihkan rasa trauma) sekaligus semangat kepada ibu ibu da anak naak yang dijumpai dan keluarganya, agar tegar dan kuat melihat kenyataan rumahnya hancur.

“Insya Allah kami akan cepat menurunkan tim untuk memberikan healing atau penyembuhan akibat trauma dari kejadian kemarin,” ujar Hj Novi”

Untuk sementara, penanganan kedaruratan menjadi prioritas utama. Hj Novi juga menyerahkan bantuan kepada warga berupa beras, mie instan, Telur, Air Minum,(Sembako) minyak goreng, sebagai keperluan makan selama tiga hari kedepan.

Ia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk warga terdampak. “Kami serahkan bantuan ini agar bisa langsung dimanfaatkan warga terdampak,” singkatnya.

Hj. Novi berharap kepada pemerintah Desa, dan Kecamatan untuk membantu warga dan mendata kerugian maupun kerusakan fasilitas umum, Pemda akan bergerak secepatnya berdasarkan data yang jelas, saat ini kita tangani kebutuhan mendesak dan prioritas yakni warga dapat makan dan minum dan dapat istirahat di malam hari dengan nyaman.

Dijelaskan Hj Novi, tadi dia melihat beberapa pengaman tebing sungai hanyut terkikis, beberapa rumah warga rusak dan jebol. Dari data yang didapatkan sementara, di Desa Sepayung ada 403 unit terendam 1 meter, dan 90 unit rumah terendam hingga serambi rumah dan di Desa Sepakat hanya 16 rumah, Tanggul pengaman banjir hanyut sepanjang 25 meter, Tebing sungai Brang Sepakat Terkikis sepanjang 40 meter, dan Tanggul Kokar pisang Kemang terkikis sepanjang 25 meter. Kokar dusun Unter kipas tergerus sepanjang 50 meter.

“Kita minta di data mana yang mengalami kerusakan berat, sedang dan ringan karena Pemda harus bekerja dengan data yang valid.
Dalam kesempatan tersebut Bu Wabup mengatakan bahwa untuk mengantisipasi Bencana Banjir terjadi lagi maka langkah preventif harus dilakukan dengan menjaga hutan kita tidak sampai gundul, ditanami dengan pohon konservasi. Disamping pula melakukan perbaikan tanggul penguat tebing sungai atau Kokar karena saya lihat Bronjong atau taludnya tadi ada yang tergerus sampai 25 meter dan 50 meter ” Pungkasnya.(Ruf)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top