JEJAKNTB.COM |Kembali Duta legislator hebat yang dimiliki Pulau Sumbawa yang diutus rakyat di Dapil NTB 1 meliputi Kota Bima, Bima, Dompu, Sumbawa dan KSB menggebrak konstituen dan menyapa rakyatnya dengan terobosan high level. Setelah sukses membuka ruang peluang haji murah dan cepat serta program 20.000 beasiswa untuk siswa-siswi se-pulau Sumbawa kini Hj Mahdalena, SS MM kuatkan kapasitas UMKM di Kota Bima dan sekitarnya.
Baca juga :
https://jejakntb.com/hj-mahdalena-perjuangkan-beasiswa-pip-untuk-ribuan-siswa-di-pulau-sumbawa/
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR – RI) Komisi VIII dari Fraksi Kebangkitan Bangsa FPKB, Hj. Mahdalena, S.S.,M.M mengajak para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) turut serta mendorong sosialisasi dan edukasi sertifikasi halal. Caranya, dengan menularkan pemahaman akan urgensi sertifikasi halal atau sadar halal kepada pelaku usaha dan masyarakat di sekitarnya.
Baca juga :
Literasi halal adalah salah satu landasan terpenting untuk membangun perekonomian yang berkelanjutan dan berkeadilan. Di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang, pemahaman yang mendalam mengenai prinsip-prinsip serta implikasi dari produk dan layanan yang halal menjadi krusial
Baca juga :
https://jejakntb.com/hj-mahdalena-kembali-berbagi-di-bulan-suci-wujud-kepedulian-terhadap-sesama/
“Pemerintah memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan berbagai kemudahan bagi sertifikasi halal produk UMK. Oleh karena itu, sangat penting para pelaku UMK juga ikut menyosialisasikan kesadaran akan pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku usaha yang lainnya dan warga desa di sekitarnya,” ungkap Hj Mahdalena, usai memberikan edukasi sertifikasi halal pada kegiatan Literasi Sadar Halal bagi Kelompok Masyarakat atau Pelaku UMKM di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu, (4/5).
Baca juga :
https://jejakntb.com/batas-ajukan-data-beasiswa-mahdalena-hingga-25-april-ini-alurnya/
Umi Lena mengatakan, kesadaran halal pada diri pelaku usaha dan masyarakat sangat penting untuk mendorong penguatan ekosistem halal di Indonesia. Dengan terbangunnya ekosistem halal yang kuat, maka produk halal Indonesia dipastikan akan semakin berkembang menjadi produk unggulan di pasar domestik dan bahkan mampu bersaing di pasar global.
“Dengan demikian maka ini tentu akan mendorong terwujudnya cita-cita kita bersama untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat produk halal nomor satu di dunia.” kata Umi Lena menandaskan.
Baca juga :
https://jejakntb.com/dibantu-kordes-pengajuan-pip-dan-kip-umi-lena-bakal-berjalan-sukses/
Dia menambahkan bahwa Literasi halal adalah kemampuan untuk membedakan barang dan jasa yang dibolehkan (halal) dan yang dilarang (haram) yang berasal dari pemahaman yang lebih baik tentang hukum Islam (syariah).
Acara tersebut terselenggara atas usaha dan kerjasama Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal bersama Anggota Komisi VIII DPR -RI yang akan berlangsung selama sehari penuh.
“Bapak Ibu ini harus berkomitmen untuk menjadikan produk halal kita ini menjadi andalan sebagai gerakan ekonomi rakyat, sehingga mampu mendorong terwujudnya komitmen kita untuk menjadi pusat produk halal nomor satu di Nusa Tenggara Barat lebih lebih Pulau Sumbawa” kata Umi Lena.
Baca juga :
https://jejakntb.com/sejumlah-penumpang-keluhkan-sarpras-terminal-bungurasih-tidak-maksimal/
Terpantau, kegiatan Literasi Sadar Halal bagi kelompok masyarakat atau pelaku UMKM tersebut diikuti oleh 200 pelaku UMKM di wilayah Kota, Kabupaten Bima dan Dompu. Nampak hadir dalam acara tersebut pihak BPJPH Pusat beserta jajarannya termasuk asosiasi profesi serta tokoh dan pelaku UMKM Se- Sumbawa Timur.
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) ini bertujuan memperluas akses pasar dan memberikan kenyamanan kenyamanan, keamanan dan kepastian, serta tersedianya produk halal bagi masyarakat.” jadi BPJPH ini adalah lembaga non Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Prabowo Subianto,”pungkasnya.(ADV)




















