Tokoh Intelektual Sumbawa, NR Serukan Selamatkan Bank NTB

JEJAKNTB.COM | Mantan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dua periode, Nurdin Ranggabarani, SH MH sesaat lalu memosting sebuah tulisan yang cukup menggelitik di sebuah akun pribadi bernama Nurdin Ranggabarani .

Sekitar 30 menit yang lalu, Nurdin Ranggabarani memberikan auto-kritik kepada Bank Plat merah itu terkait manajemen dan tata kelolanya serta tentang rencana pembaharuan pengurus dan pimpinannya yang baru.

Terpantau, postingan tersebut sangat memantik semangat netizen beragam tanggapan dan komentar cukup pedas dialamatkan kepada Bank lokal yang kini tengah dihinggapi sejumlah persoalan internal.

Dia menitip harapan kepada semua pihak karena rapat pembahasan terkait nasib bank NTB akan digelar bulan depan, berikut tulisannya Kak Tuan Nurdin Ranggabarani.

“Bank NTB Syariah saat ini dalam keadaan tidak baik baik saja. Jika saja semua rakyat NTB tahu, bahwa bank milik daerah kita ini, sesungguhnya dalam kondisi sakit yang sangat kritis dan terpuruk .

 

Kita patut prihatin. Betapa tidak, bukan hanya soal kinerja yang buruk, dan hancur, serta kepercayaan publik (khususnya nasabah ASN), yang selama ini mencapai 80%, kini tinggal tersisa setengahnya. Dan cenderung terus tergerus, direbut pesaing. Yaitu bank2 BUMN dan bank swasta lainnya.

Beberapa minggu lalu, BI Fast Bank NTB, kebobolan ratusan milyar. Sebentar lagi Bank NTB Cabang Surabaya harus ditutup karena kredit macet yang parah. Pembangunan kantor2 baru di seluruh NTB, dijadikan proyek bancakan.

 

Dan yang lebih membuat geram, karena bank milik rakyat NTB ini, juga dijadikan sapi perahan, bahkan dirampok dan dijarah oleh oknum tertentu selama berkuasa, dengan cara meminjam kredit ugal2an, dengan jumlah yang sangat fantastis. Mengatasnamakan anak, istri, saudara, ipar, sahabat, kolega, perusahaan, lembaga, yayasan dll. Yang memiliki keterkaitan dekat dengan para mantan pejabat dan mantan penguasa.

Kini kredit2 abal2 tersebut (ada yang tanpa agunan dan bahkan tanpa kontrak), macet dan tak terbayar serupiah pun. Jumlahnya ratusan milyar. Mendekati angka setengah trilyun (nama peminjam dan jumlah pinjaman) antara tahun 2018 hingga 2024, masih ada diarsip saya.

Sementara, disisi yang lain, rakyat dan UMKM kita, yang terdesak dengan permodalan yang dibutuhkan, untuk kegiatan usaha produktif, tidak diberi ruang untuk mendapatkan akses ke Bank NTB.

 

Audit forensik yang dilakukan oleh Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal terhadap Bank NTB, harus mampu mengungkap dengan jelas dan terang benderang masalah ini. Siapa2 saja yang terlibat dalam persekongkolan jahat ini. Siapa yang meminjam, dan siapa memberi rekomendasi dan persetujuan. Hingga realisasi dan pencairannya.

 

Salam hormat kpd Tim Pansel Prof. Dr. H. Zainal Asikin Zakin Asik dkk. Titip harapan, jgn sampai, orang2 yg sama, baik yg ada di jajaran direksi dan kepala divisi, yg terlibat dlm penjarahan dan perampokan selama ini, kembali lolos memimpin Bank NTB.

 

Rabu, 23 April 2025.

@sorotan

 

Redaksi

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top