Tindak Lanjut Permasalahan Puskesmas Ropang, Komisi III dan IV Panggil Eksekutif
Reporter : Bela Safitri
Editor: Abdul Ma’ruf Rahmat SP
Sumbawa. | Paripurna Minggu lalu sempat Sekretaris Komisi III Edy Syarifuddin memberikan interupsi terkait dengan informasi robohnya plafon Puskesmas Ropang. Menindaklanjuti hal tersebut DPRD Kabupaten Sumbawa lakukan Hearing Lintas Komisi, bersama komisi III dan Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa dengan Dinas Kesehatan Sumbawa, Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sumbawa, Kepala UPT. Puskesmas Ropang dan Kontraktor Pelaksana Pembangunan Puskesmas Ropang terkait Robohnya Plafon Bangunan Puskesmas Ropang.

Hearing di lakukan di Ruang rapat Pimpinan Lantai II DPRD Kabupaten Sumbawa. Senin. (27/06). Rapat dipimpin langsung oleh Ismail Mustaram, SH, M.M.Inov selaku Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, didampingi oleh Ahmadul Kusasi, SH. Sementara dari Komisi III Hadir Edy Syaripuddin selaku sekretaris, Gahtan Hanu Cakita, H. Mustajabuddin, S.Sos, I Nyoman Wisma , Indradiawan, S.Pd dan Sri Wahyuni.
Dalam pertemuan tersebut Ismail Mustaram, SH, M. M. Inov mengatakan bahwa ada masalah yang belum tuntas dalam pembangunan Puskesmas Ropang dan untuk lebih detailnya akan disampaikan persoalannya oleh KUPT Puskesmas Ropang.
KUPT Puskesmas Ropang, Hamzanwadi, SKM menyampaikan bahwa Kondisi Puskesmas sudah selesai total.
“Kejadian plafon, sehari sebelum runtuh saya infokan kondisinya miring dan kami laporkan kepada Kabid SDK Kadis Kesehatan Sumbawa. Pada intinya Plafon yang roboh sudah diperbaiki” Jelasnya.
Ismail Mustaram, SH, M.M.Inov menanggapi pernyataan tersebut Kejadian ini menjadi kajian buat kami agar menjadi perhatian dalam pembangunan puskesmas kedepannya. Untuk itu pengerjaan pembangunan puskesmas hendaknya maksimal dan professional. Tahun ini ada beberapa puskesmas yang akan direhab.
I Made Patrya, AP selaku Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa mengungkapkan bahwa Setelah mendengar intrupsi yang disampaikan oleh pak Edy Syarifuddin langsung berkoordinasi dengan UPT Pukesmas Ropang. Disampaikan bahwa telah dilakukan perbaikan dan dilampirkan fotonya.
’’ Terkait pembangunan pukesmas ini menjadi attensi kami. Pengawasan akan tetap kami lakukan kedepannya” Ungkapnya.
Edy Syaripuddin menegaskan adanya Informasi masyarakat terkait progress pembangunan puskesmas Ropang, untuk itu kami tidak ingin ada masyarakat Ropang yang dirugikan. Pembangunan puskesmas Ropang memang dari awal ada masalah, tahap I diputus kontraknya dan dianggarkan untuk pembangunan lanjutan. Setelah selesai plafon ambruk, air macet dan atap bocor. Pesan saya jangan cairkan jika pembangunan tidak sesuai spek.
Kemudian lanjutnya, meminta status jalan akses ke Puskesmas Ropang perlu dirubah dari Jalau Usaha Tani menjadi Jalan Produksi agar bisa dialokasikan pembangunan jalan melalui APBD.
Junaidi selaku Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa mengatakan untuk kedepannya bagaimana menyiapkan pelayanan yang maksimal dan bermutu. DAK tahun 2019 ada 6 puskesmas yang dibangun yakni di Kecamatan Ropang, Kecamatan Lantung, Kecamatan Orong Telu, Kecamatan Lunyuk, Kecamatan Lenangguar dan Kecamatan Batu lanteh. Terhadap permasalahan Puskesmas Ropang Kami telah bersurat secara resmi untuk diperbaiki. “Besok kami turun lapangan untuk memastikan semuanya diselesaikan oleh kontraktor. Komisi III dan IV bisa ikut turun lapangan agar kita bisa mengawasi secara bersama-sama” Ucapnya.
Dikesempatan tersebut H. Mustajabuddin, S.Sos Anggota Komisi III dari Dalil II menegaskan agar pelayanan diperhatikan
“Jangan hanya membangun tanpa memperdulikan pelayanan” Ungkapnya.
Ahmadul Kusasi, SH meminta kepada KUPT Puskesmas Ropang untuk menyampaikan seperti apa kondisi disana.
Di tempat yang sama Gahtan Hanu Cakita menegaskan bahwa Puskesmas Ropang adalah sebuah gambaran kecil dari pelayanan Kesehatan. Oleh karenanya SKTM dan BPJS perlu diperhatikan. Kepala Dinas Kesehatan perlu membuat surat agar Puskesmas dapat melayani BPJS dan SKTM
I Nyoman Wisma dari fraksi PDI Perjuangan yang juga anggota komisi III berharap Puskemas Ropang sudah tidak ada masalah lagi. Persoalan air dapat diselesaikan dengan Sumur Bor untuk itu perlu kajian lebih maksimal terkait sumur bor jangan sampai sudah ketemu air namun stelah musim kemarau kering. Harus ada kajian geolistik Ujarnya.
Demikian pula Budi Kurniawan, ST menegaskan sudah berulang kali terjadi permasalahan di Puskesmas Ropang.
Atas segala saran dari anggota DPRD tersebut, Junaidi selaku Kadis Kesehatan Sumbawa mengatakan bahwa terhadap kontraktor Puskesmas Ropang, sudah kami kasih ultimatum untuk segera perbaiki.
Puskesmas Ropang satu-satunya yang terakreditasi Utama tinggal 1 level paripurna. Kedepan kami berharap kita bisa turun lapangan bersama untuk mengecek pelayanan di Ropang dan wilayah lainnya. Tahun ini ada 10 Sumur Bor. Kajian Geolistik sudah kami lakukan. Untuk SKTM tidak pernah ditolak, BKAD menyampaikan siapun baik ber KTP Sumbawa dapat dilayani ” Pungkasnya.
Oleh karena itu, diakhir pertemuan Ismail Mustaram, SH, M.M.Inov meminta agar permasalahan ini segera diselesaikan dan meminta kepada kontraktor untuk segera menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Inspektorat.




















