Tiga Pimpinan Daerah, Gubernur NTB, Bupati Sumbawa dan Ketua DPRD Sumbawa Berkomitmen perkuat Eksistensi Guru

Oleh             | RED Amar

Editor          |  Nukman

 

 

JEJAK.COM,-Puncak peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Sumbawa diperingati di RTH Lapangan Taman Sangaria Utan melalui upacara Bendera dan Talk Show Kamis 25 November 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah yang bertindak juga sebagai Inspektur Upacara, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, Forkompinda, Para Pengurus PGRI Kabupaten Sumbawa, dan Guru.

Ketua DPRD Sumbawa 
menjadi Pembicara 
di Moment Talk Show Hari Guru
[Dok.jjntb Sumbawa]

Dalam Talkshow secara langsung hadir Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., dan Ketua DPRD dengan Anggota DPRD lainnya Ahmadul Kusasi SH yang juga Ketua LKBH PGRI Kab Sumbawa, Bunardi AMd.Pi, Gitta Liesbano SH M.Kn , bersama para guru, dengan tema “Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” di Taman Sangaria, Utan.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq dalam pemaparannya berharap, para guru harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mengikuti perkembangan jaman yang kian maju.

Ketua DPRD Sumbawa
Menyalami Guru Senior
[ Dok.jjntb biro Sumbawa ]

 

“Guru harus selalu belajar, karena yang tidak mau belajar hanya memiliki masa lalu, sedangkan yang terus berkembang dan belajar dialah yang menggenggam masa depan mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju”

Ditegaskannya, apapun yang direncanakan Pemerintah Daerah, insya Allah pihaknya akan siap mengamankan segala kebijakan, jika hal tersebut menyangkut kepentingan guru.

Ketua DPRD bersama Gubernur NTB
Memberikan hadiah dan penghargan
kepada siswa dan guru berprestasi
[ Dok.jjntb biro Sumbawa ]

“Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi Dewan, bahwa DPRD menjadi lokus penganggarannya, sebagai mandat dari rakyat bisa membagi kue pembangunan ini secara adil, dan Guru dan Dunia pendidikan adalah prioritas utama kami dan juga Pemerintah Daerah. Sebelumnya kita berjuang bersama sama agar Kesejahteraan Guru meningkat termasuk dalam formasi Untuk CPNS dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.

“Berdasarkan informasi Dikbud Kabupaten Sumbawa, ada sebanyak 1613 Formasi P3K yang menjadi kewajiban Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan kondisinya sekarang dari 1785 yang ikut tes, yang lulus Passing Grade 664 orang, dan yang lulus sebanyak 485 orang.

Ketua bersama Anggota DPRD
lainnya diapit antara 
Guru guru seniornya
[Dok.jjntb biro Sumbawa]

 

Sedangkan untuk Pendidikan menengah atas tingkat SMA, SMK, SLB berdasarkan informasi dari Dikbud Provinsi NTB Jumlah Kuota P3K : 2.313 Orang, sedangkan Jumlah yang telah mengikuti seleksi tahap I sebanyak 2.363 dan Jumlah yang lulus tahap I sebanyak 483 Orang.

Oleh karenanya Guru yang mengikuti seleksi P3K ini harus mengupgrade kemampuannya sehingga bisa lulus, Kalau lulus insya Allah kesejahteraannya akan meningkat” Tutup Rafiq

Dalam kesempatan yang sama Gubernur NTB dihadapan para guru menyampaikan, bahwa tidak mungkin suatu daerah maju dan berkembang, jika tidak menguasai sains dan teknologi.

Ditambahkannya, menjadi guru harus selalu menyenangkan, sehingga para murid semangat dan senang dalam belajar, terutama para guru yang mengajar mata pelajaran ilmu eksak.

Menurut Dr. Zul, guru tidak boleh menjadi katak dalam tempurung, namun harus berwawasan luas.

“Sekali-kali mesti studi banding ke luar daerah bahkan ke luar negeri, untuk menambah ilmu dan pengamalan”, ujarnya.

Demikian pula Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dikesempatan yang sama menambahkan, bahwa dirinya telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2021 tentang Pendidikan Karakter.

“Hal ini sebagai ikhtiar bersama untuk membangkitkan kembali, nilai-nilai luhur budaya daerah Sumbawa, yaitu Takit Ko Nene Kangila Boat Lenge”, ujarnya.

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top