Terkuak, ternyata begini duduk persoalan Proyek Irigasi yang dituding Oknum dan LSM dianggap liar dan illegal

Kabupaten Bima ,JejakNTB.com |Diduga Pemicu LSM dan Aktifis ‘Surat Pemberitahuan Proyek’ yang enggan dibeberkan secara apa adanya padahal jauh hari pihak pelaksana kegiatan telah mengarahkan suratnya ke berbagai pihak sebagai bentuk kerjasama yang baik dan komitmen yang tegas untuk membangun daerah.

Direktur CV. Sinar Jaya Richard Samuel pada Media Online Nasional JejakNTB.com membantah keras tudingan anak anak LSM Peluru maupun yang mengatasnamakan aktifis yang menilai aktifitas perusahaan tersebut illegal termasuk pemberitaan yang dilakukan oleh sejumlah media lokal bersifat online.

Richard Samuel menegaskan bahwa tidak benar dan merupakan fitnah besar jika menuding kami masuk liar dan illegal,

Melalui Pelaksana Harian, Kabib (34) menjelaskan bahwa CV kami punya legalitas dan perintah yang sangat jelas dari Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas PUPR.

“Mulainya kegiatan ini pada tanggal 30 April terus ada perpanjangan waktu hingga Mei 2022, rencananya saluran irigasi 1 Madapangga ini sepanjang satu kilo tiga ratus lima puluh , mumpung ada peninggian sebelah yach bisa jadi satu kilo dua ratus malah khan masih berjalan ini dan masih dalam proses pekerjaan, urai Pelaksana Harian yang berasal dari Jawa tersebut,

,”Cuman permasalahan papan nama ini khan awalnya aja ini, dan sudah ada sambungnya lagi

Pelaksana Harian juga membantah alat berat yang ditarik satu paket dengan pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi Madapangga melainkan hanya soal irigasi sepanjang satu kilo lebih itu saja yang ditekuni selama lebih kurang 60 hari kalender pekerjaan proyek.

” Dikiraen satu paket padahal bukan, galian itu bantuan untuk masyarakat  warga pemilik lahan minta bantu ke kita maksudnya yang punya lahan dilewati kegiatan kami minta diratakan. Dan batu batu nya di kasih ke kita. ,” terang lelaki yang mengaku asal Jawa dihadapan Awak Media JejakNTB.com

“,Galian itu istilahnya bantuan untuk masyarakat (P3A) nya. Kita membantu mengerahkan alat alat beratnya ajjaa..

Anak anak itu menuding alat berat untuk mengekplorasi dan exploitasi galian C padahal bukan, dia nuntut dan nuding nya galian c padahal bukan. Kita ini kalau enggak disuruh sama pemilik lahan khan enggak kita lakukan

Ketika ditanya media rencananya saluran irigasi 1 Madapangga ini sepanjang satu kilo tiga ratus lima puluh itu sasarannya untuk mengairi sawah berapa hektar, dengan santai Kabib menjelaskan informasi sementara hanya diperuntukkan untuk warga Desa Ndano saja, belum termasuk Monggo, Ncandi, Dena, Tonda hingga Mpuri dan Woro.

Untuk diketahui, berdasarkan papan informasi proyek dari hasil pengamatan langsung Media ini, pekerjaan rehabilitasi daerah irigasi Madapangga 1 dengan nomor kontrak 602.1/24/06.9/2022 dengan nilai kontrak Rp 1.458.944.000,00 Kegiatan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Bangunan Pengaman Pantai pada Wilayah Sungai (WS) dalam 1 (satu ) daerah Kabupaten/Kota, Sub Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Kelembagaan Pengelolaan Sumber Daya Alam Kewenangan Kabupaten Kota dengan sumber dana dari dana transfer umum dana alokasi umum sebenarnya pekerjaan yang masih sedang berproses dengan sistem penambahan waktu untuk memberi ruang pemeliharaan juga.

Salah seorang tokoh Masyarakat Desa Ndano Abdul Hamid Abdullah (68) menilai masuknya proyek atau kegiatan itu sangat luarbiasa memberikan dampak positif bagi para petani khususnya Desa Ndano Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

” Dengan adanya pengerjaan irigasi warga teratasi kebutuhan air irigasinya termasuk mempermudah akses petani saat bercocok tanam misalnya dengan adanya jalan yang dibuka dan dilalui para pelaksana kegiatan juga turut berdampak memudahkan kita menuju sawah dan ladang serta kebun.” katanya

Dalam gambar dan bestek serta rencana kegiatan tidak ada pembuatan jalan namun dengan adanya saling kearifan lokal antara warga dengan pelaksana harian kegiatan terjadilah saling mendukung ,

” agenda kita hanya saluran irigasi dan warga minta ke kita dengan adanya moment ini untuk alat berat sekalian diratakan dirapikan tanahnya dan kita ambil batu nya juga mengingat batu itu pun kita butuhkan untuk saling merapikan kegiatan.

Terkait pemberitaan sejumlah media bahwa masuknya proyek tidak diketahui Camat dibantah pula oleh salah satu warga Ndano atas nama Sudirman,

Informasi yang diendus media, ada warga yang mengantarkan surat pemberitahuan itu ke sejumlah anggota Muspika Kecamatan termasuk Kapolsek dan Danposramil.

” Iya pak saya sendiri yg antar, Ini pa para penerima suratnya dan Lupa tanggalnya tapi hari Kamis seingat awal bulan April 2022, ” ungkap Sudirman langsung melalui chattingan whatsapp ponselnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Kecamatan, Samsurya pun turut menanggapinya,

” Surat itu memang ada dan masuk agenda tetapi saat audiensi belum ditemukan kilahnya, barulah setelah mengcrosscheck saat itu juga melalui papan informasi barulah teridentifikasi ternyata benar suratnya ada, akuinya.

Analist Kebijakan Publik, Elshabier Alghura, SH menilai Camat kurang teliti dan jeli serta takut kesannya ketika menghadapi warganya sendiri,

” Seandainya saat audiensi itu Camat bisa rileks dan mencair bersama anak anak itu tidak akan terjadi aksi dan lainnya , pemicu masalah sederhana surat pemberitahuan kegiatan proyek dijawab tidak tau oleh pihak pemcam Madapangga membuat sejumlah aktifis lsm peluru dan lain geram serta keluar ruangan., imbuhnya.

Selain itu, pihak Dinas PUPR selaku leading sektornya bisa dan dapat menjelaskan duduk persoalan selasa lalu agar tidak merembes dan membias hingga berujung aksi yang tak berkesudahan

Pihak Direktur dan pelaksana harian dari CV Sinar sebenarnya bisa mendekati dan memberikan pemahaman kepada Camat Madapangga diawal kegiatan

” Bukan begitu caranya, kirim surat lalu pergi tetapi diajak Pak camat beserta jajarannya untuk turut nimbrung saat sosialisasi awal sekali saat diterima kades ndano dan warga madapangga sudah duduk bersama apa belum sehingga kalau sudah begini khan repot saling tuding menuding serta memfitnah bahkan saling menyalahkan ujung ujungnya, tutupnya. [TIM]

 

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top