JEJAKNTB.COM|| Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Kaharuddin Umar, Sabtu, (25/10) saat dimintai tanggapannya terkait pemberitaan salah satu media lokal online yang menyebutkan bahwa DPRD menganggarkan sekitar Rp 1,5 miliar dari kisaran total APBD Kabupaten Sumbawa Barat sekitar Rp 1,7 triliun merupakan informasi dan berita hoaks.
” Semua pemberitaan saudara Feryal Pratama itu enggak usah ditanggapi, itu berita hoaks,” ucap Kaharuddin Umar kepada JejakNtb, Sabtu (25/10). Kaharuddin menegaskan bahwa tidak benar untuk pembelian tiga unit mobil dinas mewah bagi para pimpinan.
Ia menyakinkan publik bahwa informasi dan berita itu hoaks.” Dia sering memojokkan KSB entah disisi mana tidak puasnya sama kita, kita kerap diberitakan yang aneh-aneh oleh saudara Feryal Pratama yang bermarkas di Mataram,” tambahnya.
Dia pun mengaku tidak alergi dengan kritik namun baginya kritik yang bagaimana dulu.”Yang sifatnya membangun monggo, jangan bikin blunder,” tegasnya.
Sebagai informasi JejakNtb menghimpun data bahwa dari total belanja daerah tahun 2026 sebesar Rp 1, 711 triliun sekitar Rp 1,268 triliun untuk belanja operasional, dan belanja modal sekitar Rp 276,6 miliar.”penyerapan anggaran sudah sesuai prosedur dan kebutuhan publik,” tandas Kaharuddin Umar.
Salah satu tokoh pemuda KSB, Muhammad Iqrar menyebutkan bahwa data per Agustus 2025 telah menunjukkan realisasi belanja yang sangat signifikan dan asumsi liar yang menyebutkan banyak dana daerah tidak turun dan menyentuh rakyat sepenuhnya sangat diragukan keakuratan berita tersebut.
“Realisasi belanja sudah diatas 54 persen kok dan bagi kami sudah menembus target artinya dana nya tetap sampai ke masyarakat,” akuinya.
Menurutnya, untuk memahami daya serap anggaran daerah diperlukan ketelitian dan tidak sembarang berasumsi.
” Inshaallah tidak ada yang zalimi rakyat semuanya berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.(Nkm)




















