Terima Calon Polri dimulai, Kapolda NTB : “Hindari Makelar dan Calo”

Kabid Humas Polda NTB,
KombesPol.Artanto,S.I.K, M.Si
saat meninjau sejumlah
peserta tes siswa Polri

Mataram,[JejakNTB.com]|Penerimaan Polri Tahun Anggaran 2022 sedang berlangsung serentak di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Nusa Tenggara Barat.

Untuk itu, Polda NTB mewanti-wanti agar para Calon Siswa Polri agar tidak tergiur dengan oknum-oknum yang mengaku mampu meluluskan dengan imbalan.

Jika ada hal seperti itu maka dipastikan merupakan modus penipuan dan praktek lama yang dijalankan makelar dan calo.

Hal ini disampaikan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diwakili Kabid Humas Polda, Kombes Pol. Artanto SIK,M.Si yang ditemui di Mataram, Selasa (19/4/2022) di sela tes kesehatan penerimaan terpadu yang berlangsung di Gedung Sasana Dharma Polda NTB.

Artanto meminta semua pihak untuk berhati hati dengan para makelar dan calo serta mafia musiman “penembak diatas kuda”

“Hati-hati dengan para “penembak diatas kuda” yang sebenarnya merupakan spekulan-spekulan dalam proses penerimaan Polri, mencari keuntungan dan penuh tipuan dan kebohongan, “kata Artanto.

“Penembak diatas kuda” merupakan istilah untuk oknum oknum baik internal maupun eksternal yang berspekulasi mengaku mampu meluluskan calon, namun sejatinya calon siswa Polri itu bisa lulus murni karena kemampuan dan kecukupan administrasi dan atau tidak lulus karena memang tidak memenuhi syarat dalam penerimaan mengingat banyak seleksi dan tahapan yang  wajib dilalui dan ditempuh yang bersangkutan,

“Dalam kesempatan ini kami sampaikan agar para Calon Siswa maupun keluarga agar tidak tergiur dengan ulah para Calo,  Jika ada yang mengaku mampu meluluskan, maka dapat dipastikan itu adalah penipuan. Segera laporkan dan kami akan segera proses,” tegasnya.

Demikian pula disampaikan pengawas eksternal penerimaan Polri, Syarif Hasim dari Lingkar Study Transformasi yang ditemui dalam kesempatan yang sama, menegaskan pula bahwa tidak ada yang mampu meloloskan kegiatan tersebut kecuali yang bersangkutan itu sendiri,

“Dua tahun ini saya dipercaya mengawasi penerimaan Polri di Polda NTB dan tidak ada saya temukan celah untuk dilakukan permainan yang bisa dilakukan oleh calo, semua ketat dan jangan pernah mau diakali sama oknum” ungkapnya.

Menurutnya, jika ada oknum yang mengaku dapat meluluskan maka itu dipastikan merupakan otak makelar serta modus penipuan dan sangat merugikan bagi Calon Siswa itu sendiri maupun bagi nama baik Kepolisian.

” Segera lapor jika ada dan jangan dibiarkan, segera laporkan pada aparat bahwa praktik praktik tersebut asli makelar calo dan penipuan, pungkasnya.

[Paur K/RED]

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top