Sultan Tallo Nobatkan M.Firdaus SH sebagai Panglima Salatin dan Dianggap Keturunan Sultan Tallo yang Ke-16

Sultan Tallo Nobatkan M.Firdaus SH sebagai Panglima Salatin dan Dianggap Keturunan Sultan Tallo yang Ke-16

 

 

 

JejakNTB.com, JAKARTA| Zoom meeting Salatin Asyirof Azzahro yang digelar oleh Panglima Salatin Alif Muhammad Syah pada Sabtu 17 September 2022 Waktu Indonesia Barat akhirnya sukses terlaksana dengan sistem digital menggunakan undangan dan diikuti oleh sejumlah keluarga kesultanan se Nusantara dan figur yang memiliki nasab kerajaan.

Muhammad Firdaus Oiwobbo SH yang dihubungi melalui selulernya Minggu 18 September 2022 mengaku acara tersebut sangat khidmat serta sukses terlaksana sesuai jadwal dan undangan yang diedarkannya melalui media sosial,

” Alhamduulillah acara zoom meeting kami tadi malam berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, zoom meeting tersebut digelar oleh Lembaga Ash Salatin Ashyirof Azzahro berhasil digelar untuk edisi perdananya yang menghasilkan kesepakatan kesepakatan dan pemberitahuan  dari Majelis Ash Salatin Ashyirof Azzahro tentang keanggotaan yach

Berdasarkan informasi yang diterima Redaksi melalui Voiced Noted atau Voice Recorded , Ada sekitar 500 KK , generasi cucu dan cicit Sultan bahkan ada Soeltan sendiri didalamnya yang terdaftar dalam kelembagaan dan Majelis Ash Salatin Ashyirof Azzahro mengikuti secara seksama kegiatan tersebut. Lantas alasan ketua majelis yang mulia Syarif Andi Alwy mengatakan bahwa alasan beliau menunjuk dan mengangkat M Firdaus sebagai Panglima adalah satu satunya karena faktor keberanian,” ungkapnya.

” Saya dianggap berani mengutarakan sesuatu yang diperlukan, oleh para sultan dan lainnya terutama masyarakat. Dan mereka juga menjabarkan bahwa firdaus dianggap bangsawan sebab sudah diteliti dengan baik dengan nasab nasab yang saya kirimkan dan dijadikan pedoman dari cerita cerita atau buku stambuk dari kesultanan kesultanan mereka dan mereka pun pernah meneliti di Wawo sendiri berdasarkan penelitian secara empiris terkait dengan keberadaan Raja Saja beserta keturunan Sultan Ismail Muhammad Syah dan akhirnya mereka berkesimpulan bahwa saya sudah layak menjadi Panglima Salatin Memimpin Keluarga Sultan- Sultan yang ada di kelembagaan atau Majelis Salatin mengingat lembaga ini sangatlah detail didalam merekrut anggota atau keanggotaan,” ujarnya.

“Kalau bukan cucu atau cicit Sultan aseli tidak mungkin pernah diterima serta sangat sulit mengingat kondisi pencatatan nasabnya harus benar benar teliti dan jelas, lalu disela sela rapat itu pula yang mulia Baginda Raja Andi Patteserang mendaulat dan mengakui saya Muhammad Firdaus SH atau Panglima Salatin Alif Muhammad Syah sebagai Keluarga Besarnya dari Kesultanan Tallo yang Ke -16 di Bima. Beliau berulang ulang mengatakan dan menurut Ketua Umum dan Tamu Tamu para Soeltan yang ada di zoom meeting tersebut mengatakan bahwa kalau Andi Azzi Pettaserang ini atau yang akrab disapa Andi Tallo ini sudah menjelaskan bahwa saya ini keluarganya dan beliau bukan saja memandang dari data autentik melainkan juga dari pandangan supranatural beliau atau pandangan indera keenamnya.

“Kamu benar saudara saya, kamu benar cucu kami dari Kesultanan Tallo yang ke 16 yang berjuang di Bima menebarkan Islam bentuk pemgakuan tersebut akhirnya dipertanyakan secara berulang ulang oleh M Firdaus dalam moment Zoom Meeting tersebut dan akhirnya beliau meyakinkannya lagi bahwa saya benar cucunya. Darah dagingnya serta darah daging Kesultanan Bima.,” ungkap Baginda Raja Andi Patteserang sebagaimana yang dikutip dari rekaman suara tersebut yang berhasil dihimpun redaksi.

Dan hal tersebut tidak terbantahkan bahkan dia menyebutkan bahwa yang mulia Andi Azis Patteserang ini menegaskan apabila saya diganggu beliau dengan pasukan dan keluarga besarnya siap turun untuk jelaskan dan menjelaskan seterang terangnya tentang M Firdaus Oiwobbo SH terhadap trah dan silsilah Kesultanan Bima yang terkait dengan Kesultanan Tallo.

Maka dari itu Firdaus Oiwobbo pun berterimakasih kepada beliau beliau serta kawan kawan maupun badan hukum yang ada di Majelis Ash Salatin Ashyirof Azzahro,” pungkasnya.

Lalu Kepala Badan Hukum Kelembagaan Majelis Ash Salatin Ashyiroff Azzahroo menjelaskan bahwa Lembaga ini telah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Administrasi Hukum Umum (AHU) yang sangat legitimate dan kuat secara yuridis bahkan tercatat di Notariat adanya dan juga selain tercatat di Kesultanan Kesultanan seluruh Nusantara juga ada dalam lembaran negara.

Juga yang tergabung dalam lembaga Salatin tercatat juga di Kemenkumham serta secara hukum de facto and de jure sah untuk melaksanakan kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan perbaikan silsilah serta kegiatan kegiatan sosial lainnya sebagaimana yang diatur dalam regulasi kita terutama yang berkaitan dengan Kesultanan.

Untuk diketahui publik, Muhammad Firdaus SH belakangan ini menjadi viral karena dia berani ungkap nasab dan keturunan keluarganya ke publik sebagai darah biru namun fakta itu dibantah oleh keluarga kesultanan Bima seperti Dewi Ratna dll padahal Firdaus punya data dan seabrek catatan sejarah yang dimilikinya termasuk adanya makam hingga masjid kalodu serta lainnya yang merupakan bukti secara hukum yang sangat kuat atas keturunannya dan soal ada dalam buku catatan sejarah mereka itu secara ilmiah masih bisa dibantah mengingat bisa saja nasabnya firdaus dikesampingkan adanya. (TIM Redaksi)

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top