Gitta Liesbano dinilai memiliki kepemimpinan inklusif, wawasan luas, dan konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat kecil
SUMBAWA, JEJAKNTB.COM||Jelang suksesi kepemimpinan di internal partai politik besar PDIP kian menggelinding, dalam waktu dekat DPC Partai PDI-P Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan regenerasi kepemimpinan dari kepemimpinan lama ke yang baru. Perjuangan Kabupaten Sumbawa menegaskan pentingnya regenerasi kader sebagai langkah menjaga keberlanjutan perjuangan partai. Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lunyuk, Sukarno MT, menyebut figur muda seperti Gitta Liesbano layak menjadi jawaban masa depan partai di Tanah Intan Bulaeng.
PDIP bukan organisasi kecil, dibawah kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri orsospol moncong putih ini kini memimpin lembaga DPR RI, PDIP idealnya menjadi partai kader. Partai kader adalah jenis partai politik yang mengutamakan kualitas keanggotaan dan kekuatan organisasi, bukan jumlah anggota yang besar seperti partai massa. Kekuatan utama partai kader terletak pada disiplin anggota, kualitas sumber daya manusia, dan keanggotaan inti yang lebih kecil dan terdidik dengan baik melalui proses kaderisasi yang ketat.
Partai kader lebih mengutamakan kualitas, kemampuan, dan disiplin anggota dibandingkan kuantitas.
Menurut Sukarno, kejayaan partai tidak boleh berhenti pada capaian masa lalu, melainkan harus terus diperkuat dengan hadirnya kader muda yang berkomitmen dan berkarakter.
“Regenerasi adalah keniscayaan. Figur muda seperti Gitta Liesbano adalah energi baru bagi PDI Perjuangan di Sumbawa,” ujarnya, Jumat (5/9/2025).
Gitta Liesbano dinilai memiliki kepemimpinan inklusif, wawasan luas, dan konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat kecil. Selain aktif dalam kegiatan sosial, kedekatannya dengan masyarakat menjadikannya sosok yang mampu menjaga relevansi perjuangan PDI Perjuangan.
Sukarno menambahkan, Gitta merepresentasikan semangat baru partai: teguh dalam ideologi, berani membela wong cilik, sekaligus membangun komunikasi yang sejuk lintas golongan.
“Dengan hadirnya figur muda, konsolidasi partai akan semakin kuat dan generasi muda akan lebih tertarik untuk bergabung serta berjuang bersama PDI Perjuangan,” lanjutnya.
Kehadiran Gitta Liesbano diyakini dapat menjadi motor penggerak kebangkitan PDI Perjuangan Sumbawa. Dengan basis rakyat yang kuat, ia disebut mampu membawa semangat baru dan memastikan perjuangan partai tetap berkesinambungan.
Senada dengan Sukarno, salah satu kader PDI-P Kabupaten Sumbawa yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa sudah saatnya PDI-P Kabupaten Sumbawa dikendalikan oleh kaum muda.
” Kekuatan partai berasal dari organisasi yang solid dan disiplin anggotanya, yang berfungsi sebagai pendukung dan pelaksana tugas partai. Berbeda dengan partai massa yang mengandalkan basis anggota luas, partai kader lebih mengandalkan kekuatan inti anggotanya. Dan itu hanya bisa dikendalikan oleh kaum muda dan mas Gitta sangat mewakili,” tutupnya.
Redaksi _




















