Kurnia Ramadhan, SE., ME
DOMPU, JEJAKMEDIA| Siapa yang tidak kenal sosok Kurnia Ramadhan (KR) anggota DPRD Daerah Pemilihan I Kecamatan Dompu, duta Gerindra dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Dompu periode 2024-2030 ini terdapat banyak keistimewaannya Salah satunya adalah suka berkecimpung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Bumi Nggahi Rawi Pahu.
Pria yang bernama lengkap Kurnia Ramadhan, S.E., M.E., merupakan sosok Anggota DPRD Dompu yang sangat bersahaja, sederhana dan low profile. Ketua Gerindra Kabupaten Dompu yang juga Paman dari Bupati Bambang Firdaus ini merupakan kader militan dan terbaik yang dimiliki Gerindra Nusa Tenggara Barat khususnya Kabupaten Dompu.

Kurnia Ramadhan saat menandu jenazah warganya
Dalam kegiatan sosial kemasyarakatan Ema tidak memandang ras, suku, agama Dan golongan. Baik kegiatan hidup maupun kematian selalu ada beliau dan senantiasa all-out membersamai maslahat ummah.
Lelaki yang akrab disapa Ema atau Bang KR ini termasuk sosok tegas dalam mengawal regulasi di DPRD Dompu, Salah satunya adalah ia melontarkan kritik keras terhadap berbagai warisan kebijakan pemerintahan sebelumnya yang dinilainya membebani pemerintahan baru yang tengah berusaha keras menjadikan Dompu Maju di segala bidang.
Jiwa sosialnya tinggi, siapapun yang berhajat pasti didatangi Ema dengan sabar dan ramah. Termasuk hobi Ema yang sulit dihindarinya adalah menjenguk rakyatnya yang sakit dan terbaring lemah baik di rumah sakit maupun kediaman pribadi.

Foto. Bang KR disalah satu acara pernikahan Warga Kabupaten Dompu, (Istimewa)
Jangan sampai sampah ditinggalkan akibat kepentingan politik pemerintahan sebelumnya dibebankan kepada pemerintahan baru, pemerintahan BBF-DJ lahir dengan ketulusan dan apa adanya” tegas Kurnia saat ditemui jejakntb, Kamis (21/6)
Selain itu, Wakil Rakyat ini juga mengkritisi segala hal dengan bernas dan cerdas, seperti keberadaan perusahaan tambang STM yang di nilainya belum menyentuh kebermanfaatannya untuk masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu.
Ketegasan sikap KR mengacu kepada Undang – Undang Minerba dan Undang-Undang nomor 20 tahun 2023 serta keputusan Menpan RB nomor 15 tahun 2024, yang dengan tegas melarang pengangkatan wiyata bhakti daerah per 31 Oktober 2023 maupun segala bentuk kamuflase lainnya. Ema atau Bang KR bertekad mewujudkan pemerintahan BBF-DJ dengan prinsip Good Governance and Clear Government.
Figuritas Kurnia Ramadhan diatas rata-rata, keteladanan dan ketokohannya tak diragukan lagi, termasuk mobilitas sosialnya yang tinggi dalam menopang pemerintahan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Saat menjenguk warganya yang sakit
Tidak hanya itu, pria kelahiran Dompu asli ini bertekad menjadikan lembaga legislative yang dipimpinnya kembali ke khittah dan marwah yang sesungguhnya yakni sebagai lembaga dewan yang penuh kewibawaan dan martabat serta jauh dari hal-hal yang menciderai kebersamaan dan kegotong-royongan serta demokratisasi.
” Tupoksi Dewan sudah cleared, tidak ada lagi yang perlu dipanjanglebarkan dan selama saya berada di lembaga terhormat ini, inshaallah saya akan memulai dari diri saya sendiri guna merubah mindset dewan sebagai lembaga nya rakyat,” pungkasnya
Dan yang lebih utama bagi Ema atau Kurnia Ramadhan (KR) adalah memastikan jalannya dengan baik aneka kebijakan Pemerintah Pusat yang digalakkan Presiden Prabowo Subianto di daerah tanpa ada gangguan, halangan dan rintangan sedikitpun serta mampu diselaraskan dengan agenda Pemprov NTB dan terjadi harmonisasi dalam membangun daerah dan bangsa.(*)




















