Sosok Junaidi KCD DIKPORA Berintegritas Tinggi, Sempat Naik turun dua Kali Sampai Akhirnya Dilantik Kembali

SUMBAWA, JEJAKNTB|Sosok KCD Dikbud Sumbawa, Junaidi,S.Pd., M.Pd. merupakan sosok disiplin tinggi. Pria kelahiran Sumbawa Tahun 1970 yang mengawaki beberapa Sekolah Menengah di Kabupaten Sumbawa ini bukan orang biasa. Junaidi merupakan ASN yang tekun dan disiplin.

Beberapa bulan menjabat Junaidi sukses melobi perbaikan sekolah termasuk infrastruktur pendidikan menengah di Kabupaten Sumbawa bahkan penguatan mutu dan sistem pendidikan di Kabupaten Sumbawa khususnya pendidikan menengah.

Sempat terhenti lajunya sesaat setelah menggantikan Nasrullah Darwis dan digantikan perannya oleh Afendi beberapa saat lalu padahal kiprahnya tengah naik daun dan melejit karena sukses membawa sejumlah sekolah menengah di Sumbawa di ambang kegemilangan.

Junaidi adalah salah satu pejabat yang turut dimutasi bersama 392 Pejabat Eselon III dan IV di Aula Tambora, Kantor Gubernur NTB, Jum’at,(20/2) sebagai bagian dari langkah penataan organisasi dan penguatan kinerja birokrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur NTB memutasi sebanyak 392 pejabat Eselon III dan IV OPD lingkup Pemprov NTB. Rinciannya, 147 pejabat Eselon III dan 245 pejabat Eselon IV. Mutasi sekaligus pengambilan sumpah/janji jabatan ini turut dihadiri pejabat Eselon I, II, serta ratusan pejabat administrator dan pengawas. Para pejabat yang dilantik ditargetkan mulai menjalankan tugas pada Senin (23/2) mendatang

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya komitmen, integritas, serta penguatan sistem karier berjenjang dalam birokrasi.

Gubernur menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses penataan organisasi menyusul perampingan struktur sesuai arahan pemerintah pusat. Konsekuensinya, sejumlah jabatan struktural mengalami penghapusan sehingga terjadi penyesuaian posisi di berbagai OPD.

“Rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa dalam birokrasi. Yang terpenting adalah komitmen terhadap sumpah dan janji jabatan yang telah diucapkan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari proses seleksi, Pemprov NTB telah melaksanakan mekanisme uji kompetensi (beauty contest) guna memetakan potensi aparatur secara lebih objektif. Gubernur menjelaskan bahwa hasil uji kompetensi, profil kepegawaian, serta catatan inspektorat menjadi bahan pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.

Ia menekankan, bahwa jabatan Eselon III memiliki peran strategis sebagai pengambil keputusan dan pelaksana kebijakan, sekaligus menjadi tahapan penting menuju jabatan Eselon II. Oleh karena itu, pejabat Eselon III dipandang sebagai calon pemimpin masa depan di lingkungan Pemprov NTB.

“Saya ingin sistem karier berjenjang berjalan dengan baik. Harapannya, suatu saat pejabat Eselon II di setiap OPD berasal dari kader terbaik Eselon III di OPD tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Eselon IV disebut sebagai jabatan kaderisasi awal. Gubernur menitipkan kepada para pejabat Eselon III untuk membina dan mengembangkan pejabat Eselon IV sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan.

Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB juga akan lebih mendorong penguatan jabatan fungsional. Sistem kerja akan disesuaikan agar jabatan fungsional semakin menarik dan memberikan ruang pengembangan karier yang lebih luas bagi ASN.

Dalam penutup sambutannya, Gubernur memberikan pesan moral kepada seluruh pejabat yang dilantik agar bekerja dengan hati, namun tidak memasukkan persoalan pekerjaan ke dalam hati. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin tidak mungkin dapat menyenangkan semua pihak.

“Jika dihadapkan pada pilihan antara kemampuan intelektual dan komitmen, pilihlah komitmen. Kemampuan bisa dibangun, tetapi komitmen lahir dari integritas dan niat yang bersih,” pesannya.

Gubernur juga mengingatkan agar para ASN tidak menggantungkan karier kepada siapa pun, melainkan membangun kepercayaan diri, bekerja dengan kinerja terbaik, serta menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi, peningkatan profesionalisme aparatur, dan percepatan kinerja pelayanan publik di Provinsi NTB.

Kepala Cabang Dinas Dikpora Wilayah IV Sumbawa, Junaidi berharap kepada seluruh Kepala SMK, SMA, SLB dalam menjalankan tugas pokoknya agar bekerja secara profesional dan berkompeten selalu mengedepankan kualitas dan nilai-nilai edukatif yang selaras dengan visi NTB Makmur Mendunia.

” Harus profesional dan berkompeten lah kerjanya, akuntabel serta menjalankan fungsi sesuai tugasnya dan semua berkaitan dengan hal tersebut termasuk lebih utama semua kegiatannya nanti menyangkut penggunaan dana dan anggaran harus jelas, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam memimpin satuan pendidikan masing-masing,” Tandasnya.(ADV)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top