JejakNTB.com | Barangkali ada yang belum kenal dengan sosok perempuan satu ini, Ibu dengan empat orang anak dan dua cucu ini bernama Siti Maryatun, S.Pd., MM seorang ASN dengan pangkat jabatan Pembina Tingkat 1 tersebut ternyata dipercaya Gubernur NTB untuk duduk dan menjabat Kepala Cabang Dikbud NTB perwakilan Kota Bima dan Kabupaten Bima. Wanita tegas dan bersahaja kelahiran DIY Jateng itu ternyata sudah lama di Bima dan merupakan impor dari Pemprov NTB sebelum ke Bima.
Saat ditemui jejakntb Kamis (14/3) di ruang kerja Dikbud Bima, pemilik nama sapaan Bu Atun itu begitu humble dan terbuka serta familiar. Tidak ribet untuk menemui beliau begitu sampai di depan pintunya bu atun langsung persilakan duduk dan enak diajak ngobrol.
Mengawali pembicaraan jejakntb meminta izin beliau dan dipersilakan untuk menanyakan sesuatu yang perlu ditanyakan,
” Silakan mas, apa yang mau dikonfirmasi dengan seneng hati kami terima dan layani,” ucapnya tanpa beban.
Dengan keramahan dan kelembutannya serta kebersahajaannya ternyata Bu Atun sosok ulet pekerja keras dan tegas mengambil sikap. Hal tetsebut tercermin dari cara dia mengatasi masalah yang mengitari dunia pendidikan di satker menengah atas di dua wilayah yakni Kota dan Kabupaten Bima.
Alumni Magister Manajemen UAD Yogyakarta ini mengaku tegas menerapkan aturan dan kebijakan dalam memimpin dan diamanahkan untuk menjalankan tupoksinya, ” tugas saya khan sudah jelas dan saya selalu berjalan diatas koridor,” tegasnya.
Ketika ditanya soal guru yang bermasalah, wanita paruh baya asal Jateng itu secara terbuka menegaskan dirinya tidak pandang bulu dan apa adanya
” Saya terapkan apa adanya mas yang salah ya salah dan yang benar iya benar tidak boleh kita bolakbalikkan fakta siapapun yang dinyatakan bersalah oleh aturan yach harus legowo dong,” timpalmya.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala SMA maupun sejumlah Guru yang dibawah naungan Dikbud NTB. Salah seorang Guru SMAN 2 Madapangga Mahfud Mukhtar SPd pun mengaku salut dengan kepemimpinan Ibu KCD ini
“Saya bersaksi beliau orang baik, tegas dan berwibawa abangku dan selama memimpin KCD Dikbud namanya sangat harum dan jauh dari hal hal tidak terpuji malah sebaliknya ibu bos kita ini suka tangan dibawah bukan suka dilayani kalau saat berkunjung ke sekolah sekolah. Itu yang saya pribadi amati
Siti Maryatun yang akrab disapa Atun ini merupakan wanita supel kelahiran yogyakarta 50 tahun yang lalu dan tidak suka banyak bicara melainkan kerja kerja tuntas nyata di lapangan
Senada dengan Mahfud, Mansyur SPd yang juga guru di SMAN 2 mengakui kenyataan tersebut,
“Ibu teladan dan sangat bijak serta tegas mengimplementasikan kebijakan pendidikan yang berpihak pada peserta didik maupun tenaga pendidik,”pintanya
Sementara Gamar, SE Guru Senior pada SMAN 1 Madapangga pun tidak membantah hal itu,
” Bu KCD itu om orang apa adanya sangat baik beliau dan tidak sombong. Orangnya fair, apa adanya dan tidak suka orang berbohong. Makanya kita guru guru SMA ini dinda hati hati dan penuh cermat bertindak dan berfikir jangan sampai blunder dan terlalu jauh,” imbuhnya.
Salah seorang Ketua Komite SMK di salah satu wilayah Belo dan Palibelo pun mengaku beda Dikbud saat dikendalikan beliau dengan pejabat laki laki sebelumnya
” Beliau punya ketegasan dan leadership yang cukup baik beda dengan sebelumnya,” pungkasnya.(*)





















