Setelah RSUD disoroti kinerjanya, kini PKM Dompu Barat. Marga :”Bupati Segera Turun dan Tindak Aparatur Nakal”

JEJAKNTB.COM | Selain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu yang disoroti layanannya oleh warga juga terjadi di Puskesmas (PKM) Dompu Barat.

Lebih lagi warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan , Senin (14/4) bahwa Kejadian akhir puasa menimpa keluarga nya, “kita pake BPJS mandiri, tetapi kita disuruh beli obat di apotik, anehya harga obatnya antara apotik beda sampai Rp 15 ribu , di apotik Ramji Baka Jaya lebih murah dari apotik yang berada di Kelurahan Monta Baru dekat dengan puskesmas Dompu Barat .

” Kita di akal-akali Biaya cek darah pasien juga disuruh bayar pribadi, katanya BPJS tidak bisa digunakan, setelah kita mau melaporkan, uang sebesar 60 ribu dikembalikan oleh oknum petugas,” ujarnya.

Lebih lagi, ia juga bercerita bahwa Biaya cek darah pasien juga disuruh bayar pribadi, katanya BPJS tidak bisa digunakan, setelah kita mau melaporkan, uang sebesar 60 ribu dikembalikan oleh oknum petugas.

“Parasetamol botol kita beli diapotik ramji seharga 35.000 sementara diapotik dekat puskesmas Dompu barat sebesar 45.000,” ujarnya pada media ini

Sebelumnya diberitakan bahwa RSUD Dompu pun tak maksimal berikan layanan publik apalagi sekelas PKM artinya kinerja Kepala RSUD dan PKM sebagai urutan tata kelola kesehatan di Kabupaten Dompu sangat dipertanyakan.

“Puskesmas Dompu Barat harus disidak juga oleh bupati baru biar mereka bisa melakukan pelayanan yg baik , benar dan jujur sesuai SOP,” Pungkasnya.

Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Marga Harun meminta RSUD Dompu dan PKM Se-Kabupaten untuk segera berbenah.

” Rumah Sakit dan PKM itu elan vital derajat kesehatan masyarakat, itu sangat strategis dan menopang pertumbuhan baik buruknya suatu daerah. Saya minta Bupati dan Wakil Bupati Dompu untuk segera turun sidak dan berikan sanksi tegas bagi aparatur nya yang tidak berkinerja baik.

Selain itu, Politisi Muda PPP ini juga meminta Pemkab dan jajaran untuk segera menyesuaikan diri dengan visi pemprov NTB dalam menjadikan NTB makmur maju mendunia tentunya dengan melakukan mindset aparat dengan formula meritokrasi birokrasi.(*)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top