Intan Sahmadesti, M.Pd. (Guru SDN Brangbiji Sumbawa)
JEJAKNTB.COM |Intan Sahmadesti, (28) adalah Salah satu guru Sekolah Dasar (SD) yang mampu mengajarkan muridnya mandiri dan guru hanya sebagai fasilitator pembelajaran melalui model Proyek Based Learning atau yang dikenal dengan istilah (PBL) dalam Kurikulum manapun.
Project based learning (PjBL) atau pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek sebagai media utama dalam proses belajar. Peserta didik belajar secara aktif melalui eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan pengembangan berbagai bentuk hasil belajar.
Bagi sebagian besar orang, mengajar itu profesi yang sangat membebani namun tidak bagi Intan. ” Bagi saya saya tidak ada sukses tanpa usaha dan bekerja secara baik dan profesional itu utama,” ujarnya, Rabu (21/5)
Terpantau sekitar beberapa menit yang lalu di sebuah akun Facebook Intan Sahmadesti, ia menerapkan PBL secara efektif dengan dinilai proses hingga menghasilkan produk. Produknya berupa video pembelajaran bermutu.
Dia pernah menerapkan pembelajaran di kelas dengan model Proyek Based Learning kepada murid kelas 4 sekolah dasar pada tahun ajaran 2023/2024 hingga saat ini.
” Video hasil proyek ini, saya putar lagi untuk ditonton kembali oleh murid dan adik tingkatnya,” ujarnya
Otomatis cara seperti ini akan menghidupkan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. ” Adik tingkatnya merasa senang melihat video karya kakaknya karena lucu dan menginspirasi mereka,” tutur Intan
Selain itu, Intan Sahmadesti juga aktif di kegiatan intra dan ekstra kurikuler bahkan untuk mengisi waktu beliau membuka juga private bersama rekan se profesi nya di Lembaga ORION Sumbawa.

Sebelumnya diberitakan, Intan Sahmadesti selain sebagai Guru Sekolah Dasar juga sebagai penulis buku dan host di group group media pembelajaran yang dilakukan secara luring dan daring untuk menguatkan kapasitas peserta didik dan tenaga pendidik.
Berikut Manfaat PjBL bagi murid-murid:
Mengembangkan Keterampilan Abad 21: PjBL membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan komunikasi.
Meningkatkan Motivasi Belajar: Peserta didik menjadi lebih termotivasi karena proyek yang dilakukan relevan dengan kehidupan nyata.
Mengembangkan Keterampilan Mengelola Proyek: Peserta didik belajar merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek.
Meningkatkan Kemandirian Belajar: Peserta didik bertanggung jawab atas proses belajarnya dan belajar secara mandiri.
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi: Peserta didik belajar mempresentasikan hasil proyek mereka.
Redaksi




















