Ilustrasi Jembatan Lombok Sumbawa (pixabay.com/crispy-fotografie )
MATARAM, jejakntb.com |Harapan Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki jembatan yang mampu hubungkan 2 pulau ini harus gagal terwujud.
Mega proyek jembatan yang sempat digadang-gadang bakal dibangun di Nusa Tenggara Barat ini harus terhenti karena berdasarkan hasil studi kelayakan atau feasibility study tidak feasible
Adapun nama proyek jembatan ini yaitu Jembatan Lombok-Sumbawa. Awalnya jembatan ini akan menghubungkan dua pulau sekaligus di NTB yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
Jika saja jembatan ini jadi dibangun, maka perjalanan dari Pulau Lombok ke Pulau Sumbawa hanya sekitar 15 menit saja dari yang tadinya menggunakan feri sekitar 1,5 jam
Meski sempat dibatalkan tepatnya pada tahun 2022 oleh Pemerintah Provinsi NTB, namun pada Juli 2023, ide untuk membangun jembatan tersebut kembali digalakkan oleh Bupati Kabupaten Sumbawa Barat yaitu H. W. Musyafirin setelah mendapatkan tawaran kerjasama dengan US Trade and Development Agency (USTDA).
Dimana, USTDA kembali menawarkan untuk kerjasama dan menyusun kembali studi kelayakan atau feasibility study (FS) secara gratis.
Pertemuan antara bupati dengan pihak USTDA terjadi dalam kegiatan persentasi yang digelar lembaga tersebut di Merumatta Hotel, Senggigi, pada Juli 2023.
Pihak USTDA menawarkan kesiapannya untuk membuat FS Jembatan Lombok-Sumbawa dengan sukarela alias gratis
Hingga saat ini kepastian akan dibangunnya Jembatan Lombok-Sumbawa masih ditunggu kabar terbarunya.
Namun, menurut informasi yang dirangkum, proyek jembatan tersebut akan lebih cepat terealisasi setelah selesai terbangunnya pabrik pengolahan Smelter yang dibangun oleh PT Aman Mineral dan Global Hub di Pelabuhan Kayangan selesai.
Adapun panjang Jembatan Lombok-Sumbawa jika jadi dibangun yaitu kurang lebih mencapai 16,5 kilometer.
Sedangkan anggaran untuk pembangunan biaya konstruksi saja untuk jembatan ini diprediksi menghabiskan Rp17 triliun
Demikian informasi mengenai pembangunan Jembatan di Nusa Tenggara Barat yang gagal, padahal mampu hubungkan dua pulau sekaligus.(***)




















