JEJAKNTB.COM |Aliansi Sumbawa Melawan (ASN), kembali menggedor parlemen, Senin, (5/5) pagi sekitar pukul 10.30 Wita. Mereka yang tergabung dalam GMNI,SP Sumbawa, Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) dan BMI menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Kabupaten Sumbawa dengan mengusung beragam persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat saat ini.
Baca juga :
https://jejakntb.com/hadir-di-upland-bupati-jarot-optimis-bawang-bakal-sejahterakan-sumbawa/
Terpantau, ASM datang menggedor dewan dengan beberapa tuntutan yang berpihak kepada masyarakat
Diantara tuntutan itu ada beberapa :
Pertama : Mendesak DPRD Kabupaten Sumbawa untuk mendorong dicabutnya UU TNI
Kedua : Mendesak Pemerintah Sumbawa menindaklanjuti 6 kasus pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang diadvokasi oleh SP Sumbawa
Ketiga : Pemerintah Sumbawa wajib menolak Program Food Estate Jagung karena mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, Krisis iklim dan kemiskinan pada rakyat khususnya perempuan di Sumbawa.
Baca juga :
ASM menilai ketiga hal diatas memiliki urgensi dan sangat signifikan bagi pertumbuhan dan kehidupan berbangsa bernegara,” Indonesia saat ini gelap, sehingga kita wajib menerangi. Jangan sampai kita biarkan kegelapan itu,” ungkap salah satu anggota peserta aksi yang enggan diberitahukan namanya.

Baca juga :
Sementara dalam kesempatan terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.,Inov saat ditemui jejakntb di ruang kerjanya mengatakan apa yang di lakukan Aliansi Sumbawa Melawan semuanya lumrah dan diatur dalam undang-undang.
“Pada Senin, 5 Mei 2025, kami menerima perwakilan dari Aliansi Sumbawa Melawan di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa.
Aspirasi dan tuntutan mereka kami dengarkan dengan penuh perhatian, mulai dari desakan untuk menghapus UU TNI, pemulangan pekerja migran perempuan, hingga perhatian serius terhadap dunia pendidikan dan harga jagung yang rendah di Sumbawa.
Sebagai Ketua DPRD Sumbawa, saya didampingi oleh anggota Komisi IV untuk merespons langsung aspirasi ini. Komitmen kami jelas: DPRD adalah rumah rakyat dan setiap suara yang disampaikan adalah energi untuk membangun daerah yang lebih adil dan sejahtera.
partisipasi aktif anak-anak muda dan masyarakat sipil dalam mengawal kebijakan publik. Sebagai lembaga representatif rakyat, DPRD akan menjadikan aspirasi ini sebagai bahan kajian serius dalam agenda kerja kami ke depan.
DPRD hadir untuk mendengar, memahami, dan bertindak.
Terima kasih kepada seluruh elemen yang tergabung dalam aksi ini atas semangat juangnya. Kita terus bergerak untuk perubahan yang lebih baik, bersama.,” pungkasnya.
#nanangnasiruddin #ketuadprdsumbawa #AksiDamai #DPRDMendengar #SumbawaBersuara
#AliansiSumbawaMelawan #DPRDResponsif #SuaraRakyat #SumbawaUntukSemua #DemokrasiBermartabat #PetaniSejahtera #PendidikanLayak #PerempuanBermartabat
Penulis. Dian




















