Sekretaris Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa Barat, Akhiruddin Juliadi, S.KM., M.Si. (Foto: Rul/jjntb)
MATARAM| Menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah (2025 Masehi), umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan. Dalam rangka menyambut bulan penuh berkah ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah akan diliburkan selama beberapa hari.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat, Akhiruddin Juliadi, S.KM., M.Si, Rabu (20/2/2025) mengimbau para pelajar untuk menjaga kondusivitas. Demi kelancaran ibadah serta menghormati kesucian bulan Ramadan.
“Momen ini harus dimanfaatkan dengan memperbanyak ibadah wajib, termasuk aktif melaksanakan salat tarawih,” ujar Heru, akrabnya disapa.
Ia juga menekankan agar sekolah-sekolah secara internal terus mengingatkan para siswa untuk meningkatkan ibadah dan mengikuti kegiatan keagamaan, seperti tausiah di masjid-masjid. Selain itu, para pelajar diharapkan menghindari aktivitas yang tidak bermanfaat. Seperti bermain petasan atau kembang api, yang dapat mengganggu ketertiban dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Hindari bermain petasan dan kembang api yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah, terutama saat salat tarawih,” imbuhnya.
Heru juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka selama Ramadan. Menurutnya, sekolah juga dapat mengadakan berbagai kegiatan religius yang melibatkan para pelajar, seperti tadarus Al-Qur’an.
“Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa. Kegiatan positif seperti ini tentu akan memberikan manfaat bagi mereka,” pungkasnya.




















