Salah Faham pada Turis Mancanegara Kembali Terjadi di Kuta, Kapolsek :” Mereka Menghibur Diri dan Bukan Meminta Bayaran”

JejakNTB.com, LOMBOK TENGAH| Salah faham atas aktfititas tamu asing atau turis Mancanegara kembali terjadi, sebuah cuplikan singkat sebuah youtube Beredarnya video Warga Negara Asing (WNA) di media sosial yang melakukan ngamen di Kawasan Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah sebenarnya sangat fatal buat para pelaku wisata hal tersebut langsung ditindak lanjuti Kapolsek Kawasan Mandalika dengan menerjunkan sejumlah personelnya guna mengecek kebenaran informasi tersebut.

Pantauan media, sejumlah bule atau turis asing di Kawasan tersebut sesuai tradisi cross culture di negaranya memang suka  bersenda gurau dengan cara bernyanyi bareng layaknya pengamen dan kemiripan seolah olah bagaikan tukang ngamen padahal tidak. Sejatinya mereka tengah menghibur diri dan orang lain dengan beragam cara dan pendekatan sesuai adat istiadat di negara mereka tinggal.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah SIK, MM melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara, SIK menjelaskan, pada Selasa 19/07/ 2022 sekitar pukul 23.00 Wita, Personel Polsek Kawasan Mandalika turun kelokasi untuk memastikan terkait adanya WNA yang melakukan kegiatan ngamen di areal bar dan resto yang ada di salah satu Hotel di Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

“Kami telah menindak lanjuti adanya informasi yang beredar di media sosial tersebut dengan menerjunkan Personel untuk memastikan kebenarannya, ternyata bukan mengamen melainkan aktifitas biasa menghibur diri” ungkap AKP Dimas.

Dari hasil klarifikasi yang dilakukan oleh anggota Polsek Kawasan Mandalika terhadap management hotel bahwa dari foto WNA yang beredar di medsos sedang melakukan ngamen menjelaskan bahwa WNA tersebut berasal dari Negara Spanyol, dimana mereka hanya melakukan hiburan biasa dengan maksud untuk menghibur dan tidak meminta bayaran dari tempat mereka bermain musik.

Pihak managemen hotel memberikan informasi bahwa WNA tersebut datang ke Kuta dan menginap di hotel sudah dua hari dan akan cek out pada hari ini Rabu sekitar pukul 12.00 Wita, untuk kembali ke ke Pulau Dewata Bali.

“WNA tersebut masuk ke hotel dengan nama kelompok Ardian Tuna dan ketika ditanya terkait nama hotel tempat menginapnya keempat WNA tersebut Kapolsek Mandalika menyatakan

“Untuk nama hotel tempat keempat WNA yang menginap tersebut tidak bisa kami sampaikan terkait privasi dan untuk menjaga nama baik hotel” jelas Kapolsek.

Lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa ke empat WNA yang menginap di hotel tersebut merupakan mahasiswa yang sedang melakukan kunjungan dalam rangka kegiatan kampus di Indonesia.

Elshabier SH salah satu penggiat komunitas menilai cara mindset berfikir kita yang kebaperan dengan aktifitas para bule mancanegara tersebut

” Kita terlalu kegeeran dan kebaperan dengan aktifitas mereka karena kita tidak pernah belajar ilmu CCU atau Crossed Cultured Understanding makanya kita anggap mereka murahan padahal tidak, pungkas aktifis kemanusiaan pada jejakntb.com saat dimintai pendapatnya soal tersebut. [RED/Hum]

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top