Refleksi HUT Sumbawa ke 63 Dalam Catatan Ketua DPRD kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq

JejakNTB.com | Tema HUT Kabupaten Sumbawa ke 63 Tahun 2022 adalah Bersinergi membangun Kabupaten Sumbawa Tangguh yang inklusif untuk Sumbawa yang sehat, percepatan pemulihan ekonomi dan menjaga kualitas infrastruktur dalam rangka mewujudukan Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban.

Tema ini Memiliki makna tersendiri bagi Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq. Ditemui media ini Kamis (20/1). Abdul Rafiq menyampaikan beberapa hal dalam merefleksikan mementum HUT Sumbawa ke 63 tahun. Pertama, Rafiq menyatakan sebagai wujud Syukur kepada Allah SWT atas segala karunia dan anugerahNya sehingga Sumbawa sampai saat ini sangat kondusif, aman dan tentram.

“Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-63 Kabupaten Sumbawa, yang akan kita laksanakan tanggal 22 Januari esok masih dalam situasi pandemi wabah virus corona dan saat ini patut kita bersyukur bahwa Sumbawa dalam keadaan aman dan kondusif, kasus Covid-19 sudah melandai namun dampak yang ditimbulkan masih sangat terasa pada aspek ekonomi dan aspek sosial, oleh karenanya Kita harus tetap memompa semangat melalui aktifitas yang positif, seperti olahraga, berusaha, berkarya dan berbagi dengan sesama ucap Rafiq. Yang juga ketua ikatan keluarga Lombok Sumbawa ini.

Dikatakan Rafiq, sejak 2020 lalu kita berjuang menjaga ketangguhan dan ketahanan pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Baik melalui refocusing anggaran, mengkonsolidasikan seluruh kekuatan dari berbagai stakeholders, dengan mengedepankan program kerja yang terukur dan terarah, agar pelaksanaan penanganan wabah virus corona ini dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kami berikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa sampai dengan pemerintah di tingkat desa dan kelurahan, Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, jajaran tenaga medis dan kesehatan atas prestasinya dalam menekan penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Capaian vaksinasi masal di Kabupaten Sumbawa sampai saat ini ditargetkan 100 persen atau melampaui angka 70 persen.
“Semoga herd immunity (kekebalan masyarakat) terhadap Covid-19 bisa tercapai di seluruh wilayah Sumbawa,” harapnya.

Rafiq juga mengingatkan selain bencana nonalam, pemerintah daerah juga harus tetap waspada dengan terjadinya bencana alam yang melanda beberapa tempat di Sumbawa, Maka penting kemudian pemerintah daerah melakukan mitigasi bencana.

Rafiq juga menyinggung tema dalam peringatan HUT Sumbawa ke-63 tahun dengan tema “Bersinergi membangun Kabupaten Sumbawa Tangguh yang inklusif untuk Sumbawa yang sehat, percepatan pemulihan ekonomi dan menjaga kualitas infrastruktur dalam rangka mewujudukan Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban” yang merupakan gambaran cita-cita masyarakat Sumbawa untuk meraih kesuksesan di segala bidang sehingga mendorong terwujudnya Indonesia yang maju adil, makmur dan sejahtera. “

Dalam usia 63 tahun ini, telah banyak keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan, sehingga menjadi suatu prestasi yang membanggakan, walaupun masih ada hal–hal yang perlu ditingkatkan,” sanjungnya.

Namun apa yang telah tercapai hingga saat ini, kata Rafiq tidak semata-mata hasil kerja sekarang. Tetapi juga merupakan bagian dari jerih payah para pendahulu untuk membangun Sumbawa.

“Sudah sewajarnyalah kita mengucapkan terima kasih yang tulus serta mendoakan para pejuang dan tokoh pembagunan daerah kita, senior-senior kita yang telah meletakkan pondasi pembagunan yang kita lanjutan sampai saat ini, mengingatkan pula pada tahun 2021 lalu Kabupaten Sumbawa telah mendapatkan penilaian opini wajar tanpa pengeculian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk yang ke 9 (sembilan) kalinya selama sembilan tahun berturut turut. “Ini menggambarkan bahwa Kabupaten Sumbawa telah menunjukan performa dan kinerja yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance),” ucapnya.

Prestasi lainnya yang berhasil ditorehkan oleh Kabupaten Sumbawa di bidang olahraga. pada pagelaran PON XX di Provinsi Papua yang lalu Kabupaten Sumbawa masuk dalam kontingen Provinsi NTB berada pada posisi peringkat 9 Nasional dan mendapatkan medali sebanyak 38 medali dengan rincian 15 medali emas, 11 medali perak dan 12 medali perunggu demikian pula di Kejurda NTB beberapa cabor berhasil membawa pulang medali seperti Panahan, IBA MMA,

Meski begitu, Rafiq memberikan catatan, dibalik prestasi yang ditorehkan oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa.

“Kita juga memiliki catatan-catatan yang harus kita perbaik di tahun 2022 kedepannya. bidang Pertanian yang menjadi sektor utama perekonomian masyarakat mendapatkan tantangan diawal tahun karena ketersediaan Saprodi yang terbatas, penataan pasar rakyat yang telah dibangun harus diperhatikan, pariwisata yang menjadi sektor pendukung PAD kabupaten menjadi mati suri karena pengaruh Covid-19,” sebutnya.

Destinasi wisata unggulan perlu ditata kembali, tingkat hunian hotel jauh menurun dari biasanya. hal ini sangat berpengaruh terhadap capaian pendapatan asli daerah pemerintah kabupaten. “Mudah-mudahan dengan hadirnya sirkuit MXGP bertaraf internasional di kabupaten Sumbawa berdampak ke seluruh masyarakat kabupaten Sumbawa” harapnya.

Untuk itu, kata Rafiq , hal tersebut sangat penting dilakukan guna mendukung pelaksanaan event-event internasional seperti MXGP dan lain-lain. Kemudian di bidang infrastruktur pemerintah daerah harus terus membenahi ruas jalan-jalan yang tersebar di kabupaten.

Dibidang energi, Rafiq juga mengingatkan kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan evaluasi terhadap keberadaan perusahaan tambang yang beroperasi di kabupaten Sumbawa dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa.
Rafiq berharap pada usia ke-63 Kabupaten Sumbawa semakin gemilang dan pada saat yang sama, masyarakatnya pun sehat dan semakin sejahtera. Pungkasnya.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top