POLITISASI SEKTOR PENDIDIKAN: Dampak, Tantangan, dan Solusi

POLITISASI SEKTOR PENDIDIKAN:
Dampak, Tantangan, dan Solusi

 

 

Oleh: Asep Tapip Yani
(Dosen Pascasarjana UMIBA Jakarta)

 

 

Pendahuluan
Pendidikan merupakan fondasi pembangunan suatu bangsa. Namun, seiring berjalannya waktu, sektor pendidikan tidak jarang menjadi korban politisasi. Politisasi sektor pendidikan dapat merugikan masyarakat karena mengganggu kemandirian dan kualitas pendidikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas dampak, tantangan, dan solusi terkait politisasi sektor pendidikan.

 

Dampak Politisasi Sektor Pendidikan
Pengaruh Ideologi Politik: Politisasi seringkali membawa pengaruh ideologi politik ke dalam kurikulum pendidikan. Hal ini dapat menyebabkan distorsi dalam penyampaian materi pembelajaran, merugikan siswa dengan menyajikan informasi yang bias atau tidak seimbang.

 

Penentuan Kepemimpinan Pendidikan: Politisasi sering kali memengaruhi penentuan kepemimpinan di lembaga pendidikan. Penunjukan pejabat berdasarkan afiliasi politik, bukan kualifikasi dan kompetensi, dapat merugikan keberlangsungan dan kualitas pendidikan.

 

Perubahan Kebijakan yang Tidak Konsisten: Gonta-ganti kebijakan pendidikan sebagai respons terhadap perubahan pemerintahan dapat menciptakan ketidakpastian di kalangan pendidik dan siswa. Hal ini dapat menghambat pengembangan kurikulum dan program pendidikan yang berkelanjutan.

 

Tantangan Politisasi Sektor Pendidikan
Intervensi Politik di Lembaga Pendidikan: Politisasi dapat mengakibatkan intervensi politik langsung dalam lembaga pendidikan, membatasi kebebasan akademis dan menghambat pengembangan ilmu pengetahuan.

 

Polarisasi dan Konflik Ideologis: Politisasi sektor pendidikan dapat memicu polarisasi di antara peserta didik, mengakibatkan konflik ideologis di dalam dan di luar kelas. Hal ini dapat menghambat pembentukan pemikiran kritis dan toleransi di kalangan siswa.

 

Kurangnya Investasi dan Fokus pada Kualitas: Politisasi dapat mengalihkan perhatian dari aspek-aspek penting dalam pendidikan, seperti peningkatan kualitas guru, pengembangan kurikulum yang relevan, dan investasi dalam sarana prasarana pendidikan.

 

Solusi Menghadapi Politisasi Sektor Pendidikan
Mempromosikan Kebebasan Akademis: Pemerintah dan lembaga pendidikan harus bekerja sama untuk memastikan kebebasan akademis, di mana kebijakan dan kurikulum dibuat berdasarkan pertimbangan akademis dan ilmiah.

 

Mengedepankan Transparansi dan Akuntabilitas: Penting untuk memastikan bahwa proses seleksi dan penunjukan kepemimpinan pendidikan dilakukan secara transparan dan berdasarkan kualifikasi serta kompetensi, bukan afiliasi politik.

 

Pendidikan Politik di Sekolah: Memasukkan pendidikan politik yang obyektif dan non-bias ke dalam kurikulum dapat membantu siswa memahami prinsip-prinsip demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan berpikir.

 

Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan: Melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan pendidikan dapat membantu mencegah politisasi yang merugikan.

 

Penutup
Politisasi sektor pendidikan adalah tantangan serius yang memerlukan perhatian bersama dari masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi, kebebasan akademis, dan kualitas pendidikan, kita dapat mengatasi dampak negatif politisasi sehingga pendidikan tetap menjadi tulang punggung pembangunan yang berkelanjutan.@@@

 

 

Penulis adalah pemerhati pendidikan dan pegiat sivitas akademika UMIBA Jakarta

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top