Pisah Sambut Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB Digelar, Ini Pesan Dr. Adhar Hakim, S.H., M.H.

Moment pisah sambut Kepala Ombudsman
RI Perwakilan NTB yang dihadiri Wakil
Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah

 

JejakNTB.com | Serah terima jabatan Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB dari Dr. Adhar Hakim, S.H., M.H. kepada Dwi Sudarsono, S.H. berlangsung, Rabu (21/12) di Sekretariat DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram.  Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB yang baru itu sebelumnya oleh lembaga Ombudsman pusat telah melantiknya di Jakarta pada Kamis, 1 Desember 2022.

Serah terima ini adalah merupakan tindak lanjut dari pelantikan untuk mengestafetkan tongkat kepemimpinan kedua yang akan mengisi sejarah lahirnya Ombudsman di NTB setelah sebelumnya dijabat Dr. Adhar Hakim, S.H., M.H. yang punya latar belakang sebagai jurnalis.

Acara pisah sambut Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah beserta lainnya yang turut disaksikan pejabat Ombudsman RI yang mewakili Ketua Ombudsman RI.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB periode 2012 – 2022, Adhar Hakim meminta kepada penggantinya memperkuat konsep pencegahan daripada menjatuhkan sanksi.

Tetap memberikan bantuan berupa pendampingan kepada instansi pemerintah daerah agar keluar dari zona merah maladministrasi. Memang, menurut lulusan Doktor Hukum Universitas Mataram ini, langkah pencegahan tidak sepopuler penindakan namun upaya pencegahan lebih massive dan membumi.

“Kita mendorong konsep-konsep Ombudsman dalam rangka pencegahan. Pesan saya kepada Kepala Ombudsman NTB yang baru, lebih banyak merangkul daripada menjatuhkan sanksi,” kata Adhar Hakim, saat acara pisah sambut Kepala Ombudsman NTB.

Saat mulai membangun pondasi Ombudsman NTB 10 tahun lalu, beragam masalah pelayanan publik ditemukan. Ia temukan, dari 10 kabupaten dan kota, hanya satu yang zona hijau. Setelah diberikan pembinaan dan pendampingan pelayanan publik, hasilnya hanya tinggal dua daerah yang zona kuning hingga periode kedua kepemimpinannya.

“Ini wujud kolaborasi kita semua, termasuk dukungan penuh Gubernur dan Wakil Gubernur NTB,” sebut Adhar Hakim.

Kepala Ombudsman NTB yang baru, Dwi Sudarsono dalam sambutannya mengawali dari historis Ombudsman dari sebuah negara kecil di semenanjung Skandinavia bernama Swedia. Negara makmur dengan kriminalitas terendah di dunia, asal terbentuknya Ombudsman sejak abad ke 17.

Swedia adalah contoh negara makmur sebagai dampak pelayanan publik terbaik.

“Artinya kehadiran Ombudsman adalah keniscayaan untuk wujudkan pelayanan publik yang tujuannya adalah kemakmuran,” ujar Dwi Sudarsono.

Pidato pertama sebagai Kepala Ombudsman masa jabatan 2022 – 2027, tiga hal urgensi dalam pelayanan publik di NTB.

Pertama, bangun kepatuhan pada birokrasi, karena beberapa kasus maladministrasi, akibat rendahnya tingkat kepatuhan.

Kedua, masyarakat berpartisipasi dalam memperjuangkan hak hak mereka dalam pelayanan publik.

Ketiga, Ombudsman membangun jaminan mutu pelayanan publik.

“Karena biasanya kita sebutkan cepat dan pelayanan murah, tapi juga jaminan mutu,” ujarnya.

Dwi Sudarsono dengan latarbelakang pegiat NGO dan lawyer, terpilih lewat seleksi panjang, menerima tugas lanjutan dari Plt. Sahabuddin. Ia juga resmi menerima amanat dari Adhar Hakim yang selama 10 tahun menakhodai Ombudsman sebagai pengawasan pelayanan publik.

Analist Kebijakan Publik, Elshabier Alghura, S.H. juga mengharapkan kepada pimpinan Ombudsman yang baru untuk membuka kembali kasus kasus lama atau laporan laporan kasus lama di sepuluh tahun sebelumnya yang ditinggalkan pengurus lama jika ada.

” Barangkali ada kasus kasus mal administrasi yang terindikasi mengarah ke kepala Daerah Bupati dan Walikota Gubernur dan Kepala Badan maupun ASN serta kebijakan publiknya yang keliru yang pernah disampaikan maupun kasus kasus lainnya kita minta ditinjau kembali atau bahkan dikonfirmasi ulang ke pelapornya karena bisa jadi bukan tidak mampu dituntaskan melainkan kendala tekhnis di daerah yang meragukan adanya dugaan dugaan penyelewengan sehingga menghambat tim ombudsman perwakilan NTB untuk menindaklanjutinya,” ungkapnya.

Senada dengan Elshabier, Pimpinan Redaksi Media Online jejakntb.com,  pun tak lupa menyampaikan selamat dan sukses atas pelantikan dan serah terima maupun pisah sambut Pimpinan Ombudsman RI Perwakilan NTB yang baru dan menyampaikan apresiasi kepada Dr. Adhar Hakim, S.H.,M.H. mantan jurnalis senior yang telah menggenapkan karirnya selama dua periode yakni 2012 – 2017 dan 2017 – 2022.

” Sukses buat bang Adhar Hakim dan Selamat Om Dwi Sudarsono semoga dengan jabatan barunya amanah serta senantiasa dirahmati Allah SWT. Mari kita doakan semoga Ombudsman RI Perwakilan NTB kedepan lebih semangat lagi dalam pencegahan dan lebih intensif dalam mengedepankan solusi guna mewujudkan NTB Gemilang yang penuh kebersamaan dan optimisme. (Nkm/RED)

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top