Pengusiran Petugas Dishub Loteng oleh Pedagang Pasar Renteng, ternyata ini alasannya

Oleh      |RED jjntb005

Editor   | Nukman

Sabtu,     13   Nov  2021

 

JEJAK.COM,-Telah terjadi pengusiran Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Tengah yang sedang bertugas melakukan pungutan parkir di pintu masuk sebelah timur Pasar Renteng Praya, dan bukan dipintu masuk saja Pedagang Pasar Renteng Praya juga melakukan aksi yang sama kepada Petugas Dinas Perhubungan yang bertugas dipintu keluar sebelah barat oleh semua Pedagang Pasar Renteng Praya Sabtu 13/11/21.

Sebagai bentuk kekecewaan pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Renteng Praya terhadap pungutan parkir yang dilakukan Petugas Dishub baik pada pengunjung maupun pada pedagang, dimana setiap masuk pasar Renteng harus membayar parkir sebesar Rp. 2000 dipintu masuk pasar dan didalam pasar juga ada juru parkir dengan bayaran yang sama yaitu Rp. 2000, sehingga terjadi dua kali bayar parkir. Karena terjadi dua kali pembayaran parkir otomatis pengunjung enggan untuk mau masuk pasar sehingga kami selaku pedagang selalu merugi karena sepi pembeli.

Selain masalah parkir kami juga keluhkan tentang keamanan pasar, dimana kami para pedagang sering kehilangan barang dagangan terutama dalam pasar, namun tidak ada solusi dari penanggung jawab keamanan di pasar ini, jelas para pedagang.

Sementara itu Pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Renteng Praya H. Salam yang diwawancara media ini juga menjelaskan kedepan supaya seluruh pedagang ini diterbitkan dan menempati lapak dan kios masing-masing karena sepertinya sampai saat ini ada pembiaran sehingga banyak pedagang yang keluar berjualan ditempat yang dilarang. Dan Kami menolak kehadiran Dishub dipasar Renteng ini karena mengakibatkan kerugian bagi para pedagang, banyak pengunjung dan pembeli mengurungkan niatnya untuk masuk ke pasar karena melihat ada Dishub seperti ada rahazia. Jelas H. Salam.

Kita sangat bersyukur jika pengelolaan parkir ini benar-benar tertib dan kedepannya menggunakan parkir elektronik seperti yang ada di Rumah Sakit. Harapnya.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top