SUMBAWA, JEJAKNTB||Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memiliki peran yang sangat penting dan strategis untuk membantu mewujudkan program prioritas nasional, diantaranya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, percepatan penurunan stunting, dan juga untuk peningkatan capaian Posyandu. Di usianya yang cukup signifikan pentingnya keberadaan Posyandu sangat urgent bagi keberlanjutan pembangunan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.Ap., saat memberikan arahan acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader SPM Posyandu dengan peserta sebanyak 213 Kader, untuk tahap sebelumnya diikuti 235 Kader, diselenggarakan oleh DPMDes Kabupaten Sumbawa di Aula Kaloka, Airport Hotel, Sumbawa Kamis (13/11). Hadir Perwakilan Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi NTB, OPD terkait serta kader-kader Posyandu Se-Kabupaten Sumbawa.

Menurut Sekda Budi, Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.
“Support dari masyarakat dalam bentuk kader kesehatan ini akan sangat menunjang karena mereka justru paling tahu soal lingkungannya, sehingga diharapkan ada sharing informasi. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kader Posyandu yang tersebar di seluruh desa atas dedikasi, komitmen dan kepedulian dalam memberikan layanan kesehatan masyarakat,”ungkap Sekda Budi.
Sementara itu, untuk target kinerja Pokjanal Posyandu Kabupaten Sumbawa, Sekda Budi menyebutkan, diantaranya penguatan kelembagaan Posyandu yakni pembinaan dan peningkatan kapasitas kader Posyandu seperti yang saat ini sedang dilaksanakan, Peningkatan strata posyandu mandiri dan multifungsi, Target Strata Posyandu Mandiri Tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa sebesar 55 % di tahun 2022 mencapai 48,02 %.

“Dan Penguatan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Posyandu dalam upaya meningkatkan kualitas data dan pelaporan Posyandu melalui Sistem Aplikasi Posyandu Mandiri dan Pinunjul (SiAYU MAJU),” ungkap Sekda Budi.
Sekda menyampaikan Bimtek ini untuk melahirkan transformasi posyandu. Ini harus dilakukan mengingat terus berkembangnya Digitalisasi. Oleh karena itu, perlu penguatan kapasitas SDM Posyandu ini dilakukan, ini untuk menciptakan Posyandu Era Baru, “terangnya.
Lebih lanjut, Sekda menambahkan, Tranformasi Posyandu Ini penting dikarenakan posyandu merupakan modal dasar dalam membangun bangsa dan negara. Posyandu juga berperan penting dalam menciptakan generasi lebih baik kedepannya. Oleh karena itu, diharapkan melalui transformasi Posyandu ini, dapat menciptakan Generasi Emas 2045, “pungkasnya.(Nkm)




















