Pendidikan dan Kesehatan di Mata Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa
Oleh Abdul Ma’ruf Rahmat SP
Sumbawa| Selama 7 bulan terakhir di Tahun 2022 ini Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq semakin banyak menerima masukan dan aspirasi dari masyarakat terutama bidang Pendidikan dan Kesehatan baik yang disampaikan langsung di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa maupun saat berkunjung ketengah masyarakat.
Dengannya, ucap Rafiq akrab disapa Ketua DPRD yang bersahaja ini senantiasa memprioritaskan dan super prioritas untuk dapat difasilitasi agar segala kendala dapat diketahui dan solusi apa yang dapat diambil oleh para pemangku Kepentingan.
Pantauan media ini di satu bulan terakhir permasalahan pendidikan dan kesehatan sudah lebih dari 2 kali difasilitasi hearing terkait Pendidikan dan Kesehatan bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa. Rekomendasi yang diberikan substansinya adalah pelayanan pendidikan dan kesehatan semakin diperhatikan, proporsi anggaran juga ditambah untuk perbaikan sarana dan prasarananya.
Kepada media ini (Minggu 24/7/2022) Abdul Rafiq menyatakan bahwa negara hadir untuk mewujudkan tujuan dari pendidikan yakni masyarakat dan peserta didik mendapatkan pengetahuan dan keterampilan (kompetensi) atau kemampuan untuk bekerja, berorientasi humanistik, menjawab tantangan sosial, ekonomi dan keadilan serta untuk kemajuan ilmu itu sendiri.
“Dari keempat tujuan pendidikan di atas, setidaknya poin nomor dua yang
berorientasi pada tujuan memanusiakan manusia atau humanistis, menjadi poin yang
penting dalam proses pendidikan, dan sudah sepatutnya bahwa pendidikan harus menjunjung hak-hak peserta didik dalam memperoleh informasi pengetahuan” Terangnya.
Salah satunya adalah mempersiapkan prasarana yang memadai dan nyaman bagi siswa dan siswi.
“Para siswa ketika berada di sekolah dibuatkan agar betah karena bisa belajar secara menyenangkan dan pihak sekolah harus punya inovasi maupun kreativitas melalui kolaborasi multi pihak dalam melengkapinya”
“Sebut saja bagaimana kondisi kelas, sirkulasi udaranya, meubeler, kejelasan suara, metode pengajaran menyenangkan, fasilitas olahraga maupun kantin siswa ini harus bisa diramu sedemikian rupa sehingga siswa bisa nyaman selama berada di sekolah.” Ucap Rafiq yang juga Pembina PGRI Kabupaten Sumbawa ini.
Beberapa guru pengelola sering kami ajak berdiskusi agar tata kelola pendidikan di sekolah bisa baik menyenangkan dan tentunya siswa-siswi dapat meraih prestasi.
Kemudian lanjutnya, untuk bisa mendapatkan prestasi tak bisa dilepaskan dari kompetensi guru-guru dan para pengawas. Hal ini adalah telah tertuang dalam
Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
mengamanatkan mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga guru dan pengawas yang kompeten akan dapat mewujudkan hal tersebut. Dalam sistem Pendidikan Nasional tujuan awalnya adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak
mulia dalam bangsa . Bebernya
Kita sebagai Lembaga Legislatif berikhtiar mendorong Pemerintah Daerah agar mampu menjamin pemerataan kesempatan
pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan hingga ke plosok Desa.
“Dan inilah yang sesungguhnya kita hadapi, perubahan zaman ke era digital akan membawa perubahan kehidupan lokal, Dan kami Support program Guru Penggerak untuk dilakukan secara terencana, terarah dan berkesinambungan. Urai Rafiq.
Kita juga mengapresiasi jasa para guru, para pegawai Negeri yang menopang sektor pendidikan demikian juga kepada para pendahulunya yang telah berjasa, Kebetulan hari ini 24 Juli 2022 adalah Hari Ulang tahun Persatuan Wredhatama Republik Indonesia (PWRI) ke 60 Kami ucapkan Selamat Hari Jadi PWRI Semoga tetap semangat dan sehat bahagia bersama keluarga dan menjadi organisasi yang respon dengan perkembangan zaman 4.0 (Digital)” Ucap Rafiq
Demikian juga di bidang kesehatan kita memiliki rumah sakit, Puskesmas pustu, maupun klinik dengan segala perangkat penunjangnya.
Masih banyak persoalan yang harus kita tangani bersama terkait dengan kesehatan karena kesehatan adalah hal pokok yang bersentuhan langsung dengan masyarakat karena urusan kesehatan adalah urusan hidup atau nyawa manusia. Terangnya
Sehingga pelayanan, alur dan fasilitas kesehatan yang telah ditetapkan SOP atau Standar Operasional prosedurnya dapat dijalankan dengan baik.
Hal penting bagi kita semua adalah semangat, semangat pelayanan bagi sesama baik dalam mendidik maupun merawat adalah semangat amal sholeh, kan ada doa di setiap ucapan langkah Harapan bagi masyarakat kita yang sedang menempuh pendidikan maupun yang sedang dirawat di fasilitas kesehatan di daerah kita.
Kita harapkan para pemimpin instansi lembaga maupun sahabat untuk bisa kita sisihkan waktu dalam membantu pendidikan maupun kesehatan di daerah kita.
“Inilah yang hari-hari kami lakukan, menjenguk memberi semangat kepada pasien maupun keluarga pasien karena hal itu sedikit banyak bisa memberikan kontribusi secara langsung maupun tidak langsung.
Hal ini juga diajarkan oleh agama kita untuk membiasakan melaksanakan dan menunaikan hak saudara kita ketika kita mengetahui mereka sedang sakit. Bagi mereka yang berada di Garda depan harus terus di support.
“Kami memahami bahwa porsi anggaran melalui APBD sangat terbatas karena harus dibagi habis untuk semua urusan. namun dengan kreativitas dan inovasi aparatur akan dapat menjemput program-program yang ada di pemerintah provinsi maupun yang ada di pemerintah pusat oleh karena itu sangat penting untuk dilakukan di dua bidang ini. The right man on the best job. Pungkasnya. ( Ruf)




















