Pelaku Pembunuhan Pasutri di Raberas Ditangkap di Alas, Kehabisan Bensin Motor dan Diamankan Warga

SUMBAWA BESAR— Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumbawa bersama jajaran Polsek Alas bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan tragis pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Raberas Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Minggu (24/5) dinihari.

Terduga pelaku berinisial HK berhasil diringkus di wilayah Kecamatan Alas beberapa jam setelah kejadian. Penangkapan terjadi berkat kecurigaan warga terhadap gerak-gerik pelaku yang terlihat panik saat sepeda motor yang digunakannya kehabisan bahan bakar.

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini SH., SIK yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas, IPTU Mulyawansyah SH, membenarkan telah tertangkapnya terduga pelaku.

Berawal dari kecurigaan warga Tengkal Kecamatan Alas setelah melihat HK di subuh dinihari. Ketika itu sepeda motor yang dikendarai HK mogok karena kehabisan bensin. Saat didekati warga karena dicurigai, pelaku justru melarikan diri menuju area perbukitan. Warga kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

Setelah diamankan, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Alas. Polisi yang sebelumnya telah menerima informasi terkait kasus pembunuhan pasutri di Kelurahan Seketeng langsung menuju lokasi.

Setelah dilakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Sumbawa, dipastikan pria yang diamankan warga tersebut merupakan terduga pelaku pembunuhan pasutri lansia tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa menggemparkan itu terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Korban diketahui bernama Rahman Nur (64) dan istrinya Siti Hajar M (62), pasangan suami istri yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Kasus itu pertama kali diketahui oleh cucu korban, Restu. Saat kejadian, Restu sempat keluar rumah untuk mengambil charger telepon genggam di rumah temannya.

Ketika kembali bersama rekannya bernama Reza, keduanya mencari keberadaan HK dan mendapati pria tersebut berada di kamar mandi luar rumah sedang membersihkan bercak darah pada hoodie yang dikenakannya.

Merasa aksinya diketahui, HK langsung mengejar Restu dan Reza. Namun keduanya berhasil melarikan diri, sedangkan pelaku kabur meninggalkan lokasi.

Restu kemudian masuk kembali ke dalam rumah dan mendapati kedua kakek-neneknya sudah dalam kondisi terkapar bersimbah darah. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sekitar pukul 02.30 Wita, Kasat Reskrim Polres Sumbawa bersama Kapolsek Sumbawa dan personel gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga menemukan sebilah parang berlumuran darah di dekat jasad korban. Sementara kondisi lemari rumah korban ditemukan berantakan sehingga kuat dugaan motif kejadian berkaitan dengan percobaan pencurian.

Saat ini terduga pelaku telah diamankan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif pasti serta kronologi lengkap pembunuhan sadis tersebut. (JN)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top