Pasien Keluhkan Pelayanan RSUD Dompu Tidak Layak dan Kurang Maksimal

 JEJAKNTB.COM | Diduga salah satu pasien yang hendak berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu yang tidak mau dibeberkan namanya, merasa kecewa sekali atas pelayanan yang diberikan oleh RSUD Kabupaten Dompu tersebut, yang terkesan kurang layak dan maksimal. Sabtu (12/4/2025).

“Ya, sebenarnya kami datang ke RSUD Dompu ini ingin mengetahui tentang apa yang diderita oleh ibu kandung kami, namun bukannya diberikan pelayanan yang baik malah kami mendapatkan pelayanan yang kurang baik oleh dokter maupun rumah sakit yang menangani ibu kami, dimana sang ibu harus rela berantrian panjang hanya untuk ke WC” ujarnya anak kandung pasien kepada awak media.

Tambahnya, “Ibu kami sudah beberapa hari sakit, kami bermaksud untuk mengetahui apa yang diderita oleh ibu kami namun sesampainya di Zal dalam pasien sangat kesulitan dalam memanfaatkan WC dan toilet yang dipakai secara bersamaan dan ironisnya minim air, saya sangat sedih melihat pemandangan yang sangat miris di RSUD Dompu yang dibiarkan begitu saja”. bebernya.

Selain itu, dipertanyakan juga bagaimana cara manajamen dan pengelolaan dana BPJS terutama pasien mandiri yang intens membayar iuran setinggi langit yakni 200ribu sementara layanan WC saja dipakai WC umum seperti layaknya perumahan”.

Kondisi layanan publik di RSUD Dompu kian hari kian terpuruk belum di ruangan lainnya baru keadaan di Zal dalam.

Senada dengan pasien diatas, H.Ahmad (68) warga Bima pun mengakui kasus tersebut persis sama dengan yang dialaminya sekitar beberapa bulan lalu. Ia mengeluhkan layanan dokter spesialis penyakit yang lebih meng-kanan-kan buka praktek padahal tupoksinya di rumah sakit.

“Ini aneh, ada dokter yang lebih atensi aktifitas luarnya daripada dalam padahal dapat gaji dari rakyat kok jadi tukang ngumpul lagi,” sesalnya.

Ia berharap agar RS tersebut mengedepankan layanan publik yang baik untuk semua orang. ” Jangan ada perbedaan perlakuan, mari kita bangun kesadaran agar Kabupaten Dompu Maju bersama niat dan itikad yang tulus serta baik,” terangnya.

Humas RSUD Kabupaten Dompu yang dikonfirmasi media terkait persoalan ini belum bisa dihubungi. Sementara anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat dari Partai Persatuan Pembangunan, Marga Harun meminta Bupati untuk segera melakukan sidak di RSUD Dompu.” Saran saya agar layanan publik di rumah sakit tersebut di sidak dan ditindaklanjuti agar tidak menjadi bias dan terus dibiarkan berlarut-larut, segera benahi dan lakukan aksi nyata memperbaiki manajemen dan tata kelolanya,” pungkasnya.(***)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top