Musnahkan 9.832 Napza, Begini penjelasan Dirresnarkoba dan Polda NTB

Oleh       | RED

Editor    | Nukman

 

Mataram, JejakNTB.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat – Kapolda NTB melaksanakan “ Jumpa Pers Akhir Tahun” serta pemusnahan barang bukti narkotika, dan miras yang diselenggarakan di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Jum’at (31/12).

Turut hadir dalam acara jumpa pers tersebut, Gubernur NTB, Ketua DPRD Prov. NTB, Kapolda NTB, Kajati Prov. NTB, Kakanwil Kemenkumham Prov. NTB, Ketua Pengadilan Tinggi Prov. NTB, Danrem 162/WB, Wakapolda NTB, Ka BNNP NTB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Irwasda, PJU, Kajari Mataram, Kadis Kesehatan Prov. NTB, Ka Kesbangpoldagri Prov. NTB, Kepada Ombudsman Prov. NTB, Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, Kepala Lapas Mataram, Kepala Balai POM Mataram, Kepala UPTD Meteorologi Legal Dinas Kota Mataram, Manager PT. Angkasa Pura I, Kepala ASDP Lembar, Kepala Kantor JNE Mataram, Kepala Kantor TIKI Mataram, Toga dan Tomas    seluruh Pejabat Polda NTB serta dihadiri para insan Pers.

Dalam konpers yang disampaikan Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto  dijabarkan perkembangan kasus yang ditangani sejak Januari hingga Desember 2021 yang dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti dari penegakan hukum yang dilaksanakan di wilayah hukum Polda NTB sepanjang  2021.

“Sore ini dilaksanakan pemusnahan barang bukti dari penegakan hukum yang dilaksanakan oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB” terangnya

Adapun berita acara pemusnahan barang bukti hasil kegiatan rutin dan operasi antik rinjani tahun 2021 dalam rangka cipta kondisi menjelang tahun 2022  dengan rincian sebagai berikut

Narkotika

a. Shabu                         3.096.21 gram

b. Ganja                          2.832.24 gram

Jumlah                       5.928.45 gram

Obat obatan

a. Trihexyphenidl       2.500 butir

b. Tramadol                         15 butir

Jumlah                        2.515 butir

Minuman beralkohol / Miras

a.  Whiskey                          48   botol

b.  Bir                                    529  botol

c.  Wine                                   12  botol

d.  Tuak                                 368   botol

e.  Brem                                 295   botol

f.   Arak                                  137    botol

Jumlah                           1.389

 

Sumber : Dirresnarkoba Polda NTB, 31 Desember  2021.

Usai penandatangann berita acara dan pemusnahan secara simbolik Kapolda NTB menegaskan dihadapan sejumlah crew media baik cetak maupun elektronik mengungkapkan,

“Saya dengan teman teman yang ada di acara ini dengan Pemprov, dengan Balai POM, KUMHAM, Kejati, maupun stakeholders atau pemangku kepentingan yang berkaitan dengan kegiatan narkoba yang terpenting kita tahu bahwa di Propinsi NTB ada peredaran NARKOBA yang berkaitan dengan jual beli serta transaksinya sebagaimana tadi saya sebutkan jadi yang terpenting bagi kita semua kalau bisa kita sepakat menolak dengan penggunaan tidak sah dari narkoba, Ucap Kapolda NTB, Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto

Masih Kapolda ketika ditanya sejumlah awak media dalam moment jumpa pers tsb, kira kira BB yang dimusnahkan jika diuangkan kira kira berapa ? Orang nomor satu dijajaran polda NTB ini tidak mau bicara nilai melainkan moral force akan pemberantasan peredaran barang haram perusak generasi,

Masih Kapolda, “Kita harus bersama sama, angka maupun jumlah tidak penting , yang penting adalah kesadaran kita, yang tadi saya sampaikan coba bayangkan teman teman sekalian seorang anak usia sembilan tahun belum lulus Sekolah Dasar (SD) mengalami rehab yang tadi di informasikan oleh Pak Kombes Pol Made Ardana dan Kabid Berantas BNNP tadi usia sembilan tahun sudah mengalami rehabilitasi artinya bahwa sebelum usia dirinya sdh mengkonsumsi barang haram, itu yang menjadi ajakan kita bersama  mari kita lindungi generasi kita dalam melawan narkoba yang merupakan extra ordinary crime

“Mari kita sama sama bekerja melawan tentang narkoba yang ada di Nusa Tenggara Barat, itu saja pesan yang harus saya sampaikan, pesan moral yang  paling penting , pesan perilaku yang harus kita awasi  bersama , itu saja terimakasih, ungkapnya.

Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB usai pemusnahan secara simbolik dihadapan sejumlah awak media membeberkan,

Dirinya orang pertama mengacungkan jempol  untuk semuanya, terima kasih banyak dukungan partisipasinya  karena begitu semangat untuk melawan sindikat narkoba supaya kita pelihara terus semangat melawan narkobanya,

Teman teman semua dan masyarakat NTB, Direktur Narkoba nggak akan bisa bekerja semaksimalnya, tanpa bantuan semuanya, sekali lagi kata kuncinya  dukungan masyarakat NTB kepada kami dan jajaran itu mantap

Hari ini akan menjadi catatan sejarah bahwa sepanjang tahun 2021 Dirresnarkoba beserta jajaran berhasil mencegah peredaran narkoba jenis shabu, kurang lebih 10 kilogram

Dibanding 2021, pada tahun 2020 terjadi penurunan secara kwantitas,  tahun 2020 sekitar enam belas kiloan lah, tahun ini sekitar sepuluhkiloan shabu shabu, dan kemudian ganja hampir lima kiloan lah ,

Nah, tidak semua dimusnahkan lokh teman teman yach dari yang sudah dilakukan penangkapan  baik rutin maupun lainnya  ini ada yang perkaranya kita limpahkan  barang buktinya ke Kejaksaan , hari ini kita musnahkan lebih kurang lima kiloan

Saya bersyukur hingga akhir tahun ini kita masih bisa berbuat untuk masyarakat NTB tanpa kenal lelah dalam memberantas narkoba , jadi sekali lagi saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat NTB

Ketika ditanya untuk tahun 2022 putra asli makassar imi mengaku bahwa narkoba ini merupakan peredaran gelap kalau dijual di Alfa Mart saya bisa membuat target saya membeli beberapa kilo akan tetapi target saya di tahun depan inshaaAllah jika Allah SWT ridho semua bandar narkoba akan saya libas habis hingga ke akar akarnya

Ditanya jumlah pelaku terutama bandarnya di tahun 2021, Helmi mengatakan kalau itu nanti subdit masing2 saya tidak hapal  tetaoi sekitar 176 tersangka yang sudah ditindak, khusus narkoba, shabu shabu, ganja dan yang kita pidanakan itu bukan agennya atau kaki tangannya , itu yang mempunyai peran penting dalam lalulintas peredaran narkotika dan zat adiktif lainnya, termasuk bandar.

Jadi jika memenuhi syarat rehab, kita lakukan rehab dan di PPUKAL kalau tidak salah jumlahnya enam,

Saya berharap bantuam teman teman lho yach karena kita setiap yang kita tangkap itu semua teman teman mengetahuinya dan tidak yang diturup tutupi, tolong teman teman semuanya kawal  yach,

Macet dimana tabrak, dan siapapun yang membuat macet , saya berharap teman teman membantu kami supaya setiap yang kita tindak itu dikawal tidak ada yang gelap gelapan sekarang dan yang gelap hanya peredarannya saja tetapi Direktur Narkoba tidak ada yang gelap semuanya putih tandanya apa? Saya dan jajaran yakni teman teman di Dirresnarkoba Polda NTB mendapatkan WBK dari Kemenpan itu artinya tidak ada korupsi didalam  pemberantasan narkoba  dan nggak ada yang dilepas, semua kita tindak tegas dan basmi, tutup Helmi.

 

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top