MPLS SDN 14 Sumbawa Unik, Selain Mengikuti SOP, Partisipatif dan Sangat Mendidik

SUMBAWA BESAR, JEJAKNTB | Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dimulai secara serentak dari tanggal  8  s.d  20 juli 2024 akan berakhir, semua sekolah tingkat dasar (SD/MI) Se- Kabupaten Sumbawa sukses melaksanakannya dengan baik termasuk SDN 14 Sumbawa. Unit kerja dengan jumlah peserta didik  baru 32 orang  dengan jumlah 168 siswa seluruhnya , ini termasuk sekolah BALONG. Sekolah BALONG maksudnya sekolah yang memiliki visi dan orientasi yang sangat jelas dengan akronim Berkarakter, Aman, Loyal, Optimis, Nasionalis dan Gemilang.

Pantauan media di Sekolah tersebut MPLS berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur  (SOP) dimana di hari pertama aktifitasnya diawali dengan menyambut peserta didik dan orang tua dengan menghormati Sang Saka Merah Putih secara bersamaan dengan Dewan Guru di halaman sekolah hingga di hari ke delapan melaksanakan Literasi Numerasi Finansial dan di hari kesembilan hingga pamungkasnya dengan Materi Ciptakan Lingkungan aman, nyaman dan menyenangkan serta ajakan/seruan stop perundungan di sekolah hingga di rumah.

Untuk literasi finansial pihak sekolah menggandeng PT Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa sebagai mitra strategis

” Maksud kegiatan literasi finansial ini mendidik dan melatih peserta didik untuk terbiasa menabung sejak usia dini,” ujarnya

Asminingsih menegaskan bahwa disini bukan pihak sekolah yang mengumpulkan uang kepada murid muridnya melainkan wali murid dan peserta didik langsung berhadapan dengan pihak bank

” Kita hanya memfasilitasi saja, tekhnisnya orangtuanya bersama bank, tugas kita hanya mengajar mendidik melatih membimbing anak, itu aja,” paparnya

Sebagai informasi MPLS ini sangat mendetail dan prosedural kegiatannya.

” Prosedurnya pada hari senin tanggal 8 Juli 2024 peserta didik diantar oleh orang tua mengikuti kegiatan
upacara peserta didik baru. Dalam kegiatan upacara penyerahan peserta
didik baru dari orang tua kepada pihak sekolah dengan penanda tanganan berita acara.

Nah, Setelah kegiatan upacara siswa masuk kelasuntuk menerima materi MPLS pada hari pertama. Materi MPLS SD Negeri 14 Sumbawa terdiri dari Pertama, Personil satuan pendidikan (pengenalan kurikulum, pengenalan tata tertib, dan prestasi sekolah).
Kedua, Pembentukan karakter (tentang nilai-nilai luhur yang terkandung dalam profil pelajar
pancasila.
Ketiga, Pola hidup bersih dan sehat (pendidikan lingkungan hidup, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotikadan pembinaan dasar-dasar bencana).
Keempat, Penguatan kesadaran bela negara (kesadaran berbangsa dan bernegara).
Kelima, Pengenalan budaya daerah (bahasa, kesenian dan adat istiadat).
Terakhir, MPLS akan berlangsung dari tanggal 8 Juli s/d 20 Juli 2024.”beber Asmininingsih, Jum’at kemarin (19/7).

Uniknya, SDN 14 Sumbawa Besar punya kiat menyiapkan spanduk kosong dengan memotivasi siswanya beraksi nyata didepan melakukan unjuk kerja atau praktik baik mencoba mendemonstrasikan cara menolak perundungan atau bullying dengan kiat sederhana namun pesannya sangat tajam dan menyentuh yakni memberikan tapak stop perundungan dengan cara mewarnai telapaknya dengan cet warna menarik dan kontras. Hasilnya terlaksana dengan tuntas dan berjalan tertib lancar serta bermakna.

SD NEGERI 14 SUMBAWA sekolah Balong (Berkarakter,Aman,Loyal, Optimis Nasionalis dan Gemilang)

MPLS SDN 14 Sumbawa tahun 2024 sangat berbeda dengan sebelumnya, di tahun ini MPLS penuh kreatifitas dan kearifan lokal serta semangat bapak ibu gurunya dalam menyambut tamu secara humanis sehingga menimbulkan simpatik termasuk melejitkan sejumlah inovasi baru.

Pada Satuan unit kerja ini penyampaian materi tidak hanya dilakukan walikelasnya saja melainkan kolaborasi semua guru yang dibagi tugas oleh Kepala Sekolah

Kepala SDN 14 Sumbawa yang ditemui mengatakan bahwa tujuan MPLS adalah untuk mengenal program sarana dan prasarana sekolah, cara belajar penanaman konsep penamaan diri dan pembinaan awal kultur
sekolah dan merupakan momen penting bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan
sekolah.

Dasar hukumnya Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang
pengenalan Lingkungan Sekolah dan
Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 tentang kekerasan, perundungan, diskriminasi dan toleransi.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk pengenalan sejak dini kepada peserta didik kelas 1 untuk menghindari tindakan kekerasan di sekolah, ” Ucap Kepala SDN 14 Sumbawa, Asmininingsih, S.Pd. saat diwawancarai di ruang kerjanya Jumat (19/7).

Ia mengungkapkan karena perundungan atau bullying dapat merusak lingkungan belajar, mengganggu perilaku peserta didik dan menciptakan ketidak nyamanan emosi maka dirinya bersama guru hebat di SDN 14 mengusung Tema MPLS dengan tajuk ” Bergerak Ciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan menyenangkan buat siswa dengan stop kekerasan Anti Bullying”.

” Bertindaklah dengan kebaikan bukan dengan kekerasan, hentikan perundungan saatnya membangun peradaban sejak dini,” pungkasnya

Informasi yang dihimpun, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berakhir sabtu besok (20/7) Sumbawa, tentunya merupakan buah kemitraan antara Kepala SD Negeri 14 Sumbawa, bersama Pengawas Gugus III Kecamatan Sumbawa, Panitia MPLS, Komite Sekolah, orang tua peserta didik. (ISS)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top