JejakNTB.com, MATARAM | Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah SE MSc dan Wakil Gubernur Dr Hj Siti Rohmi Djalilah MPd tak rugi mengangkat Dr. H. Aidy Furqan SPd., MPd., memimpin Dinas Dikbud Provinsi NTB, pasalnya putera asli Gumi Selaparang ini disamping pintar juga cerdas memanage dunia pendidikan serta tidak pernah cacat dan tercela menjadi bagian dari dunia pendidikan kita.
Ikhtiar Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB Dr.H.Aidy Furqan, S.Pd.,M.Pd., dalam menata dan mengelola Pendidikan dan Kebudayaan guna mewujudkan misi daerah NTB Gemilang khususnya misi ketiga NTB Cerdas dan Brilliant kini mulai terealisasi.
Sepuluh Kabupaten Kota di NTB mulai dari Kota Mataram hingga Kota Bima sama sama berkhidmat untuk berikhtiar yaitu membangun Dikbud dengan mengoptimalkan energi atau kekuatan yang bersumber dari profil, penampilan, pelayanan dan prestasi. Kesemuanya tengah berbenah menuju NTB sehat dan cerdas.
Semua persoalan tata kelola pendidikan mulai hulu hingga ke hilir kini teratasi dengan sempurna,
” Selama saya menjadi Kadis semua sekolah sudah saya kunjungi man, mulai dari yang terbagus hingga terjelek dan mulai dari yang sebiji muridnya hingga ribuan dari daerah urban hingga pedesaan dan kawasan tertinggal,”ungkapnya.
Saat ditemui diruang kerjanya, Senin 1 Agustus 2022, H. Aidy Furqan mengungkapkan bahwa mewujudkan misi NTB Gemilang point 3 yaitu NTB Sehat dan Cerdas tidaklah gampang dan semudah membalikkan telapak tangan,
” Saya telah menuntun NTB Sehat dan Cerdas ini sejak pandemi bahkan jauh hari sebelumnya kita mengawalnya meski baru dengan konsep The Power of Four P,” ucapnya pada Media,
Pantauan Media, mulai dari Strategi inovasi membangun dikbud terkait arah kebijakan, the power of 4P, program inovasi. Capaian Program Unggulan seperti Seribu Cendekia, Rumah Bahasa, Reengineering SMK. Keterlaksanaan Program misalnya Bidang SMA, SMK, PK-PLK, Ketenagaan dan Kebudayaan. Serta Perkembangan Data Pendidikan yang meliputi Harapan Lama Sekolah, Rata Rata Lama Sekolah, APK & APM maupun Angka Putus Sekolah.
Kelima hal diatas alhamdulillah berjalan dengan semestinya dan tersaji dengan apik tanpa keterceceran dalam aktualisasi penerapan maupun implementasinya di lapangan meski satu dua ditemukan kejanggalan merupakan hal yang sangat lumrah adanya dalam dunia apapun.
” Target kita percepatan pembangunan khususnya pembangunan pendidikan dan kebudayaan pasca pandemi yang melanda dunia selama tahun 2020 lalu dan 2021 dapat tertuntaskan.” harapnya.
Terlalu jauh, Dr. H. Aidy Furqan mengemukakan bahwa progress pendidikan dan kebudayaan itu bukan tiba saat tiba akal melainkan mengacu kepada rumusan kebijakan delapan standar nasional dalam pengelolaan edukasi yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar penilaian, serta standar pembiayaan yang dilengkapi dengan tuntutan dari visi dan misi daerah.
Diakhir statementnya Dr H Aidy Furqan sangat berterimakasih kepada Bapak Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah SE MSc maupun Ibu Wakil Gubernur Dr Hj Siti Rohmi Djalilah MPd atas arahan programnya serta pak sekda yang telah memberikan bimbingan dalam mengatur manajemen organisasi perangkat daerah (OPD) menuju NTB Gemilang,” pungkasnya. (Nkm/ADV)




















