Meriahkan Hari Sepeda Sedunia 2022 5 Pimpinan Daerah Ikuti Gowes Bareng Pusaka Samawa dan Club Sepeda Se- Sumbawa

Sumbawa, JejakNTB.com|Komunitas Sepeda PUSAKA Samawa atau Purang SApeda LoKA Samawa berkolaborasi dengan beberapa Komunitas /Club Sepeda, Sponsor dan Forkompinda, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa mengadakan kegiatan Gowes Bareng dan Deklarasi PUSAKA Samawa, dalam rangka memperingati Hari Sepeda Sedunia 2022 (World Bicycle Day).

Acara pembukaan itu dihadiri oleh Bupati Sumbawa Drs. H Mahmud Abdullah, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, Wakil Ketua I DPRD Drs Mohamad Ansori, Ketua Komisi III Hamzah Abdullah, Dandim 1607/ Sumbawa dan Beberapa kepala OPD bersama jajaran pengurus Pusaka Samawa dan Club-Club Sepeda yang ada di Kabupaten Sumbawa yang di pusatkan star dan Finis di Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar , pada Hari Ahad (5/6/2022). Di akhir acara Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany SPd.MPd berkesempatan pula menghadiri acara.

Dalam sambutannya, Pembina Pegiat / Club Sepeda Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq yang juga ketua pembina SCC Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan harapan atas keberadaan komunitas ontel PUSAKA Samawa.

“Hari ini kita Gowes Bareng dan Deklarasi PUSAKA Samawa dalam rangka memeriahkan World Bicycle Day, yang jatuh pada tanggal 3 Juni lalu. Hal Ini Sungguh luar biasa bahwa ternyata banyak juga Anggota komunitas ontel di Sumbawa. Saya berharap positif dengan adanya komunitas ini, bisa berkontribusi dalam menjaga budaya kita, Apalagi dalam rangka mendukung event MXGP Of Indonesia Samota Sumbawa pasti dibutuhkan tenaga yang dapat mengenalkan budaya dan pariwisata sejarah di Kabupaten Sumbawa”. Bebernya

“Kedepan kawan-kawan bisa menjadi guide wisata di Kabupaten Sumbawa sambil bersepeda menjadi pemandu wisata sejarah dan budaya samawa” Ucapnya

“Tinggal kemudian, Bapak Bupati bersama jajaran mempersiapkan segala sesuatunya mana situs sejarah dan budaya yang menjadi spot promosi wisaya, imbuhnya

“Masih kata Rafiq, dengan banyaknya anggota group ontel di daerah kita, menepis bahwa tidak saja sepeda ontel banyak di Jawa saja. Dengan adanya komunitas ini maka aset budaya bisa terjaga, kalau bukan kita yang jaga maka siapa lagi ! Terang Rafiq yang juga ketua DPC PDIP Kabupaten Sumbawa ini.


Lebih jauh Rafiq kepada media ini menjelaskan, kehadiran kita pada event ini memiliki makna kebersamaan, kepedulian dan memupuk kekuatan seluruh elemen yang ada dalam Komunitas Sepeda ini. Jargon yang terpampang akan bisa kita wujudkan bersama dengan Komunitas Sepeda lainnya di Kabupaten Sumbawa ini, yang pada hakikatnya kita adalah satu dan saling berkomitmen membangun bangsa dan daerah ini ” pungkasnya.

Sebelumnya ketua PUSAKA Samawa Iyang Syahruddin ST menyampaikan sambutan dan laporan ketua panitia
bahwa dalam event ini terselenggara dalam rangka peringatan World Bicycle Day (Hari Sepeda Dunia & Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022), dengan tema utama “Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia”, merupakan Aksi Serentak Bersepeda di kota-kota seluruh Indonesia, yang dirangkaikan dengan Deklarasi Komunitas Sepeda PUSAKA SAMAWA.

Menurutnya, Komunitas ini berawal dari fenomena di Sumbawa, yakni gaya hidup sehat semakin diminati oleh sebagian masyarakat Sumbawa dan sekitarnya. Komunitas Pencinta Sepeda Tua sepeda Onthel/Sapeda Loka, memiliki semangat untuk memasyarakatkan pola hidup sehat dengan bersepeda bersama mengelilingi jalanan kota Sumbawa Besar, mengunjungi warisan budaya khususnya Bangunan Sejarah Peradaban Kebudayaan Sumbawa yang ada dengan tujuan untuk lebih mengenal, mencintai dan menjaga serta melestarikan Warisan Budaya yang ada, sehingga Komunitas ini dinamakan PUSAKA SAMAWA (PUrang Sapeda loKA SAMAWA), dengan jargon Penjaga Warisan Budaya sehingga diharapkan peninggalan warisan budaya yang ada tidak terbengkalai dan hilang seiring berjalannya peradaban dunia kedepannya. Urainya

Dikesempatan tersebut Iyang menyampaikan terima Kasih kepada para Sponsor dan Donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Dan ditutup dengan lawas :

No sodah sama nan Maras
tu sapeda jaga ano
Kaleng dalam ko samota
Sabelo Ola intan e
no soda tau no nulang
Tulang ” Pusaka Samawa ”
Bua nulang Rama peno
Ling Gita sapeda loka
Ka pamilin tau loka.

 

Dalam acara deklarasi Pusaka Samawa Pengurus dan anggota bertekad dan akan beristiqomah, berjuang bersama, dan siap berkontribusi untuk memasyarakatkan pola hidup sehat dengan bersepeda, menjaga dan melestarikan warisan budaya yang ada di Kabupaten Sumbawa kepada generasi muda, serta berkomitmen siap mensukseskan perhelatan MXGP of Indonesia Samota Sumbawa Tahun 2022 di Kabupaten Sumbawa. Sementara itu untuk kepengurusan akan segera disusun dengan secepatnya dan secara seksama.

Sebagai pemungkas acara pembukaan, Bupati Sumbawa melepas peserta Gowes Bareng dan sebelumnya berpesan agar sepeda dapat menjadi kendaraan yang dipakai dalam bekerja sehingga dapat mengurangi polusi.

Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah dalam sambutannya juga mengaku bangga dengan kiprah para onthelis yang tergabung dalam komunitas PUSAKA Samawa. Menurutnya, keberadaan PUSAKA Samawa dapat menjadi wahana pelestarian warisan budaya, salah satunya sepeda onthel yang kini mulai punah di tengah-tengah masyarakat. Bupati berharap, PUSAKA Samawa dapat berperan serta dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Sumbawa.

“Saya kira masyarakat dapat memulai untuk bersepeda ke kantor maupun ke sekolah ya pak Ketua DPRD” Ucapnya,

Selain untuk memasyarakatkan sepeda, juga dapat mengurangi kemacetan dan polusi udara, serta dapat menyehatkan badan” tutup Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa yang menyempatkan diri hadir di akhir acara, turut mengapresiasi dan menyambut baik deklarasi PUSAKA Samawa. Menurutnya, disamping sebagai sarana menjaga warisan budaya, bersepeda onthel juga dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, mengurangi polusi udara,
” Kita berada didepan Jam Gadang sebagai saksi sejarah dan budaya samawa, sejak kecil saya telah mengamatinya, dan hingga hari ini tetap lestari, sehingga tepat sekali deklarasi Pusaka Samawa dilaksanakan disini dengan jargon penjaga warisan budaya. Hari ini juga bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup, sehingga semangat sepeda ini sangat pas dalam menjaga kualitas lingkungan yang bebas pulusi udara” Ucapnya.

Kehadiran Wabup di tengah-tengah para onthelis semakin menambah semarak suasana, karena Wabup berkenan menyumbangkan lagu favoritnya pada acara tersebut di dampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa

Ditempat yang sama Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Drs Mohammad Ansori memberikan apresiasi.
“Jadi dengan bersepeda Ontel kita sehat jasmani dan rohani. Demikian juga selalu melestarikan budaya samawa. Apalagi komunitas sepeda ontel dengan motto “penjaga warisan budaya”, maka tepat sekali gerakan bersama bersepeda ini dalam menjaga budaya samawa sekligus memakai alat transportasi yang tidak berpolusi’ tutupnya

Hamzah Abdullah ketua komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa ditempat yang sama juga memberikan apresiasi.
” kegiatan ini adalah kegiatan positif, ini wajib kita lestarikan. Bukan saja sepeda ontel tapi juga pusaka yang lain yang wajib dilestarikan, kami siap mendukung upaya melestarikan budaya samawa”ujarnya singkat.

Didi Dirgantara selaku ketua SCC Sumbawa juga mengapresiasi kegiatan gowes bareng ini.
“Sebagai sesama pecinta sepeda dan pegiat komunitas sepeda, kami mengapresiasi, Disamping juga visi kami juga sama yakni bersepeda untuk berolahraga sekaligus mencintai budaya dan pariwisata, karena melalui event ini kita dapat berkumpul dan saling kenal dan banyak teman lah intinya”. Pungkas Didi.

Sutan Syahrir, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Dikbud Sumbawa turut berbicara terkait dengan event ini.
” Kami sangat senang dan mendapatkan apresiasi dari kami, dari sisi budaya dan ini baik sekali dan sangat berkaitan dengan heritage ( warisan) budaya. Selain bersepeda juga Tahun ini juga akan ada program Napak tilas jejak sejarah budaya dengan sasaran beragam situs dalam kota, seperti Istana Dalam Loka, Bala Putih, Bala Datu Ranga, gedung controller atau bekas kantor DPRD, bala kuning kegiatan ini akan melibatkan warga masyarakat dan juga siswa- siswi sekolah, Insya Allah tanggal 20-23 Juni 2022 akan kami mulai laksanakan kegiatan budaya” Pungkasnya.

Di akhir kegiatan, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan, tak lupa para onthelis membersihkan sampah yang berserakan sisa-sisa kegiatan, setelah itu para onthelis membubarkan diri dengan tertib. [Ruf]

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top