Menakar Pemilih Integritas Cerdas  Versus  Pemilih karena Isi Tas

Menakar Pemilih Integritas Cerdas  Versus  Pemilih karena Isi Tas

*Oleh. Syarifuddin Hasan

 

(Dosen Tetap di UIIKA Bogor)

 

 

Jelang hari pencoblosan pada perhelatan demokrasi di Indonesia memiliki keunikan yang berbeda di Jawa, Sumatra, Sulawesi, dll. saya menaruh perhatian khusus pada pilkada Dompu 2024.

 

Diskursus yang terbangun malah soal manuver isi tas bukan lagi isi otak, gagasan dan terobosan yang akan dilakukan untuk membangun daerah dengan tantangan yang begitu banyak serta persoalan aktual lainnya.

 

Mari kita lihat sumberdaya yang dimiliki oleh daerah ini; pertama ASN dengan 4.511 pegawai berdasarkan data BPS Dompu dalam Angka 2024 hanya 55,73% yang berpendidikan S1 artinya perlu terobosan baru dalam meningkatkan kualitas SDM pemerintah daerah yang harus disiapkan lima tahun ke depan dalam menghadapi tuntutan baru dunia kerja.

 

Angka penduduk usia sekolah dan yang akan melanjutkan 17,63% menjadi pekerjaan baru dalam memfasilitasi kebutuhan pendidikan nanti nya, usia 20-29 berkisar 16,48% yang berpotensi jadi pengangguran dan ancaman tersendiri bagi daerah.

 

Penduduk miskin di tahun 2021-12,60%, tahun 2022-12,40% dan tahun 2023-12,62%. Gambaran data tersebut menunjukkan tingkat penurunan penduduk miskin tidak memiliki signifikan dari kebijakan yang selama ini dan angka kemiskinan naik berdasarkan data BPS 2024 tersebut.

 

Menurut saya, potensi sumberdaya manusia dan gambaran tersebut menjadi topik menarik untuk didalami karena akan menjadi tolak ukur kemajuan daerah dimasa depan, jadi perlu gagasan dan terobosan yang out of the box dari pimpinan daerah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, solusi selama ini dengan program pendidikan vokasi belum dapat dikatakan lebih baik karena tantangan daerah masa depan bukan saja pada sektor riil tapi pada sektor industri modern akan lebih banyak dihadapi ke depan.

 

Data satuan kerja nasional dan persoalan Hukum serta Korupsi kita akan tunggu perkembangan debat selanjutnya.

 

Bersambung….

 

 

* Penulis merupakan Akademisi sekaligus Tokoh dan Pemerhati Sosial – Politik, tinggal di Bogor.

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top