Kuatkan Spirit Perjuangan, Ketua DPRD Sumbawa Jadikan Ziarah ke Makam Tokoh Nasional Sebagai Momentum

Oleh Abdul Ma’ruf Rahmat SP

Jawa Timur – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB H. Rachmat Hidayat dan Kader serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan Se NTB berziarah ke makam Gus Dur dan KH. Hasyim Asy’ari. Dirinya mengagumi sosok kepemimpinan Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid dalam memimpin bangsa dan ummat.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa ini, Almarhum Gus Dur merupakan sosok pemimpin yang baik dan menjadi inspirasi dalam penerapan toleransi dalam berbangsa.

Kedatangan DPD PDI- Perjuangan Provinsi NTB bersama ratusan kader PDIP NTB dan tiba di Ponpes Tebuireng Senin (14/3) sekitar pukul 12.30 WIB. disambut oleh Ikatan Mahasiswa Sasak Lombok Regional Tebuireng Jombang yang diketuai oleh Lalu Nanda Wijaya.

 

Pihak pondok pesantren mempersilahkan perwakilan saja masuk kedalam lokasi makam karena tengah direnovasi, Mereka di antaranya, Ketua DPD PDIP NTB H. Rahmat Hidayat, Hakam Ali Niazi dan Abdul Rafiq (Ketua DPC PDIP Sumbawa). Sedangkan, ratusan kader lainnya menunggu di pintu masuk komplek makam tersebut.

 

Adapun doa dan zikir hingga tahlil dipimpin Ustad Humaidi. Terpantau, hampir satu jam lamanya, Haji Rachmat dan perwakilan kader PDIP NTB berdoa dengan khusuk di makam Gus Dur hingga KH Hasyim Asy’ari.

Usai melantunkan doa, Abdul Rafiq da rombongan selanjutnya menaburkan bunga di pusaran makam Gus Dur dan KH. Hasim Asy’ari di komplek Ponpes Tebuireng.

Abdul Rafiq mengatakan, kedatangannya hanya ziarah saja ke makam para tokoh bangsa. Sebab, sebelumnya, ia dan ratusan kader PDIP NTB menyempatkan mengunjungi makam proklamator bangsa Indonesia dan kini berlanjut ke Gus Dur dan KH Hasyim Asy’ari.

 

“Alhamdulillah, dengan agenda yang dibuat oleh DPD PDI-Perjuangan Provinsi NTB, Kami dapat kesini, bersama kawan -kawan Pengurus DPC, anggota fraksi PDI Perjuangan SE NTB, dan kader lainnya se NTB, Kami sangat mengapresiasi Inisiatif DPD PDI-P NTB ,” ungkap Rafiq

Rafiq, berharap dengan kedatangannya ke beberapa makam tokoh bangsa bisa memberikan spirit perjuangan para pendahulu bangsa oleh para kader PDIP di NTB. Terlebih, sudah menjadi kewajiban kader untuk terus membumikan jiwa Pancasila dan nilai-nilai kepahlawanan.

Kami sepakat dengan semangat pak Rachmat bahwa jiwa ksatria para pahlawan yang sudah berjuang mempertaruhkan diri pada bangsanya, adalah panggilan jiwa sebagai gerak spiritualitas yang menempatkan prinsip ketuhanan sebagai hal yang hidup. Ini harus ditiru dan diteladani oleh para kader PDIP NTB untuk bisa memenangkan pertempuran di Pemilu 2024,” jelas Rafiq.

Diketahui bawa Almarhum Gusdur dan KH. Hasyim Asy’ari, memiliki ide untuk membangun organisasi NU. Nahdatul ulama merupakan organisasi yang besar, dan punya kontribusi besar juga dalam membangun negara dalam bentuk pesantren.

Di area makam Gus Dur berada di komplek pemakaman keluarga Tebuireng. Di area makam tersebut juga ada makam Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Pesantren Tebuireng sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang juga kakek dari Gus Dur. Lalu di sebelah barat makam Gus Dur, ada makam adik kandung Gus Dur, yakni KH. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, serta makam ayahnya, KH Wahid Hasyim.(Ruf)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top