Konflik Kerap Berulang, Pemkab bersama Polres Dompu Imbau Warga Rajut Kembali Kebersamaan

JejakNTB.com, DOMPU | Upaya Polres Dompu dalam menyelesaikan konflik antar warga Desa Hu’u dan Daha di Kecamatan Hu’u terus dilakukan, seperti halnya hari ini rabu (28/9/22) bertempat di kantor Desa Hu’u, Polres Dompu bergandengan tangan dengan pemerintah daerah bertatap muka (mediasi) dengan warga dari kedua desa yang konflik.

Hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Dompu Hm Syahrul Parsan ST MT, Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat SIK, Sekertaris daerah Gatot Putra Gunawan S.Km. M.Kes, Dandim 1614 Dompu Ketkol Kav. Taufik S.Sos, Camat Hu’u dan Kepala Desa Hu’u dan Daha, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda.

Di hadapan para hadirin Wakil Bupati menyampaikan beberapa hal terkait konflik tersebut, utamanya tentang mudharatnya, karena setiap konflik pasti ada saja pihak yang dirugikan

“Sebuah konflik tidak ada yang membawa manfaat, setiap konflik pasti ada pihak yang dirugikan, oleh karenanya mari sudahi perselisihan ini agar tidak berkelanjutan karena kita semua ini bersaudara, lebih lebih warga daha dan hu’u”, ungkap wabup.

Di kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan beberapa hal terkait insiden itu, pihaknya bersama Forkopimda tengah berupaya maksimal dalam menjalin kerjasama yang baik dengan PT STM guna mengurangi permasalahan masyarakat Kabupaten Dompu.

“Kami bersama anggota Forkopimda lainnya terus melakukan upaya kerjasama dengan pihak PT STM, ini dimaksudkan untuk mengurangi permasalahan di kabupaten dompu”. Ujarnya.

“Saya mengajak pada kita semua. Lanjut Kapolres, untuk kita jadikan pembelajaran atas apa yang terjadi kemarin dan menjadi pemantik agar kita bisa lebih saling mengenal dan mempererat silaturrahim”

“Saya sangat berharap kerjasama dari masyarakat dalam menciptakan kondusifitas Kabupaten Dompu, agar dompu semakin maju, karena syarat mutlak pembangunan suatu daerah adalah keamanan dan ketertiban, tutupnya.

Masyarakat yang hadir pada kesempatan itu pun menyampaikan hal senada dan mengucapkan ucapan terima kasih atas upaya dan langkah konkret dari pemerintah.
utamanya Polres Dompu yang tak kenal lelah dalam hal cipta kondisi yang aman bagi kabupaten Dompu.

Tak terhenti di situ, rombongan Forkopimda melanjutkan silaturahim ke masjid Miftahul Jannah Desa Daha. Usai melaksanakan sholat ashar berjamaah rombongan kembali bertatap muka dengan warga sembari menyampaikan hal hal yang berkaitan dengan konflik warga.

Alhasil warga kedua desa menyudahi konflik itu dengan menyepakati perdamaian kemudian dituangkan dalam surat pernyataan damai.

 

Sempat ricuh dan aksi pemblokiran jalan, Polres Dompu hadir, situasi kembali kondusif

 

JejakNTB.com, DOMPU|Personel Polres Dompu yang dipimpin langsung oleh Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat SIK sukses mengembalikan situasi yang sempat ricuh dan adanya aksi pemblokiran jalan di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, kembali kondusif, selasa 27/09/2022 sekira pukul 20.00 wita.

Aksi pemblokiran jalan oleh warga desa daha itu ditengarai karena ketidakpuasan warga terkait rekrutmen pekerja oleh PT. SPU (Sari Pangan Utama) yang merupakan salah satu kontraktor pada PT. STM.

Saat berlangsungnya pemblokiran jalan, personel Polres Dompu yang mengamankan telah melewati beberapa tahapan dengan melakukan penggalangan dan komunikasi yang baik terhadap warga, namun tidak membuahkan hasil, sehingga dilakukan upaya paksa untuk membuka kembali jalan raya yang diblokir warga.

Saat dilakukan upaya paksa, massa sempat melakukan perlawanan dengan melakukan pelemparan terhadap personel polres dompu. Alhasil salah satu anggota Polres Dompu Aipda Syaiful mengalami luka robek pada bagian kepala akibat lemparan massa.

Aksi warga Desa Daha yang melukai anggota Polres Dompu tersebut rupanya memantik kemarahan desa tetangga yakni Desa Hu’u, diketahui, anggota Polri yang menjadi korban pelemparan tersebut merupakan warga asli Desa hu’u, sehingga kedua warga Desa sempat bersitegang dan bentrok mengakibatkan beberapa warga dari kedua desa terluka.

Insiden tersebut tidak berlangsung lama berkat kesigapan dan kerja keras personel Polres Dompu yang berupaya menengahi kedua kubu yang bertikai.

Kapolres Dompu membenarkan adanya insiden tersebut, setelah dilakukan mediasi dengan beberapa tokoh masyarakat dan pemuda daei kedua desa situasi pun berangsur pulih dan kondusif.

“Awalnya memang ada pemblokiran jalan atas ketidakpuasan warga Desa Daha dalam perekrutan tenaga kerja oleh salah satu PT dan kemudian merembet pada kisruh warga Desa Hu’u dan Daha, namun semuanya tidak berlangsung lama dan bisa teratasi , kini situasi sudah kembali kondusif, ” papar Kapolres.

“Untuk pengamatan dan pengontrolan lebih lanjut terkait perkembangan situasi , kami akan tempatkan personel untuk penguatan Polsek Hu’u guna memastikan situasi benar benar aman “, lanjut Kapolres.

“Saat ini situasi kecamatan Hu’u kami pastikan aman dan kondusif,” Tutup Kapolres

Redaksi

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top