Koalisi Rakyat Jalur Perseorangan Siap Terangi KSB dengan “Cahaya Perubahan Nurramdhani”

KSB, JEJAKNTB|Kontestan suksesi Pilkada KSB kini menjadi seru dengan munculnya  pasangan  jalur perseorangan  (Independen)               Drs. HM. Nur Yasin bersama H. Sunardhan, S.H., M.H., keduanya resmi mengantongi KTP masyarakat sebanyak 41 ribu.

Berbekal amunisi itulah Drs HM Nur Yasin merasa penuh percaya diri dan bersemangat serta menyatakan diri siap untuk bertarung merebut posisi EA 1 di Bumi Pariri Lema Bariri.

“Yang masuk ke Silon KPU hanya 14 ribu yang di verval itu sepuluh ribu sembilan ratus sekian, dari yang diminta hanya sepuluh ribu dua ratus empat puluh tiga,” ucapnya mengawali wawancara eksklusif bersama JejakNTB.

Masyarakat sangat antusias menyambut lolosnya pasangan dengan Tagline Nurramdhan Cahaya Perubahan 2024 sebab duet ini sangat independen bukan dari partai politik yang syarat dengan muatan kepentingan dan vested interested.

Pria kelahiran Taliwang 10 Januari 1956 yang memiliki nama lengkap M Nur Yasin dan tinggal di Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang ini begitu welcome dan merupakan pribadi yang bersahaja serta kalem. Hal ini terlihat dari caranya menyambut media.

Ketika ditanya, Apa yang mendorongnya maju di kontestasi pilkada KSB melalui jalur perseorangan atau Independen? 

M Nur Yasin. : Pertama saya lihat beberapa hal yakni tidak terwujud harapan Kabupaten Fitrah itu. Kedua; Nawaitu dalam membangun KSB terutama saya sebagai pendirinya pertama agar pemimpin -pemimpin itu yang tampil untuk pandai berpuasa. Artinya tidak memperkaya diri keluarga, kolega, ipar, sepupu, karena ini bertentangan semua dengan sila-sila Pancasila mulai Sila pertama hingga kelima karena tujuan negara dibangun untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kalau nepotisme itu tinggi maka harapan membangun Kabupaten Sumbawa Barat juga akan terlambat, bahkan terhambat. Usianya 22 tahun seharusnya Taliwang sebagai Ibukota Kabupaten Sumbawa Barat sudah berbenah sebenarnya, rumah-rumah sakit seharusnya sudah ready ibarat barang ready stok, nah hal hal seperti itulah yang membuat saya terinspirasi

Kedua , dorongan mayoritas penduduk itulah yang sangat dominan menggugah hati saya untuk maju. Selanjutnya bagaimana membangun relasi dan hubungan masyarakat dengan warga setelah terpilih hingga sepuluh tahun masyarakat masih terkotak-kotak masih terdengar ucapan orang dukung kita dan orang tidak dukung kita. Padahal sejatinya lahirnya pemimpin itu adalah “khadamil – ummah”  pelayan ummat. Karena ummat atau niat itu mengangkatnya untuk mengatur kehidupan mereka.

Dengan APBD yang sangat fantastis hari ini, dengan APBD dua triliun Kabupaten dengan penduduk lebih sedikit dari seratus ribu itu seharusnya taraf kesejahteraannya , UMKM-nya sudah menggeliat ditengah masyarakat , tetapi Khan semakin jauh dari harapan itu ibarat jauh panggang dari api

Kemudian kita berharap juga Kabupaten ini bisa berjalan seiring dengan kabupaten kabupaten lain yang ada di Indonesia.

Ketiga yang mendorong kami adalah parpol karena setiap pilkada tiba parpol di KSB selalu diborong hingga tak tersisa maka sejumlah elemen termasuk parpol menyarankan kepada kami untuk tampil secara perseorangan.

Mendengar keputusan KPU bahwa Pasangan Nurramdhani Cahaya Perubahan gimana tanggapan warga?

M Nur Yasin. : Sangat sangat antusias, mereka langsung inisiatif berjalan sendiri tanpa campur tangan saya dan langsung membentuk tim-tim, sangat berubah dan mereka ingin keluar dari status quo , Yach mungkin mereka ingin ada perubahan yang lebih prinsip lah dari pembangunan masyarakat itu. Maka atensi kita dalam program itu sesuai dengan tipologi daerahnya meskipun ada tambang perhatian kita terhadap pertanian, perkebunan, peternakan,itu juga perlu diprioritaskan lebih lebih KSB memiliki dua bendungan besar berskala nasional yaitu Bintang Bano dan Tiu Suk

Duet keduanya ini dikenal dalam Trisula Undru , maksudnya bukan Undru sebagai pahlawan jaman dulu melainkan akronim untuk rakyat unggul . Selain itu, ada tiga cara membangun KSB itu agar segera terwujud dan tercapai cita-cita pembangunan sesuai yang diharapkan masyarakat

Cita – cita awal itu yang pertama transparansi hukum agar bagaimana pemerintah bupati wakil Bupati serta semua aparatur masyarakat dan seluruhnya agar mereka bersedia menjadikan hukum sebagai panglima tanpa menaati hukum maka penyimpangan penyimpangan besar mustahil bisa diminimalisir terutama oleh pejabat-pejabat tekhnis yang berada di dinas – dinas basah , kalau hukum bisa dijadikan patokan, jadi pegangan, pedoman dalam semua tindak tanduknya inshaaAllah kita akan bisa memperkecil pelanggaran pelanggaran hukum di Kabupaten ini

Kedua ;  adalah reformasi birokrasi bagaimana agar birokrasi ini terutama pejabatnya betul betul “in the rightman, on the right place”. Berdasarkan spirit Hadits Nabi Waidzal hussidalAmru min ghairihii fantairissaa  yang artinya bilamana kamu menyerahkan tugas tugas tekhnis kepada orang yang bukan ahlinya maka tunggulah saatnya akan kiamat. Kiamat itu maksudnya terganggunya sistem sistem itu, terjadi hal hal yang tidak kita inginkan, maka kita ingin KSB yang kecil ini dipimpin oleh orang-orang yang sesuai bidangnya 

Kemudian ketiga kita bagaimana berikhtiar mengintegrasikan ekonomi. “Saya berkeyakinan bisa mewujudkan home industri seperti yang terjadi seperti di pulau Jawa agar satu Desa dengan lain kecamatan itu saling ketergantungan sehingga proses ketergantungan itu nantinya terjadi apakah barter, apakah pembelian dan lain sebagainya kelak akan berjalan sistem ekonominya secara bagus , itu baru hal hal kecil saja dulu yang kita sentuh belum hal hal besar.”

ditanya kesiapan Tim dan Relawan serta simpul relawan, beliau langsung sigap menjawabnya.

M Nur Yasin. : “Sudah semua siap, tinggal kita Lantik saja. inshaaAllah lima atau enam Agustus kita akan kukuhkan. Nanti kita informasikan.

 

Ketika dimintai tanggapan tentang harapan harapan nya kepada masyarakat KSB ?

 

M Nur Yasin.  : pertama saya menghimbau kepada seluruh komponen terutama KPU agar bekerja secara profesional, membangun integritas, membangun komitmen, untuk menciptakan pemilu yang luber karena ini pesta rakyat mari kita hindari intimidasi aparat dan lain lain sebagainya , saya harap juga BAWASLU itu bergigi dalam menindak hal hal yang inkonstitusional agar mereka punya wibawa, itu harapan kami

“Kemudian kepada masyarakat masyarakat KSB agar tidak melakukan golput tetapi menggunakan hak pilihnya dengan sebaik baiknya kemudian kepada warga KSB yang ada diluar agar mendorong lahirnya Pemilu yang luber dan pesan saya kepada tim yang akan akan dilantik enam atau tujuh Agustus.,” paparnya.

Media : Harapan kepada Tim dan Relawan?

M Nur Yasin. : “Supaya tetap bersemangat, jangan mengeluh, jangan berputus asa , nggak usah mendengar bisikan-bisikan dari pihak lain, tetap on the tracked , pelihara keamanan, ketentraman, persaudaraan kita ini bukan berperang tetapi mewujudkan demokrasi yang kita pilih sebagai bangsa yang kita ingin menyuarakan kekuasaan rakyat.,” harapnya.

“Bupati itu hendaklah lahir dari rahim Rakyat semata-mata, bukan lahir dari uang, bukan pula dari hasil suap menyuap karena itu tidak akan mendatangkan berkah kehidupan Bupati nya, rakyatnya apalagi,” tambahnya.

Diminta ‘Closing Statement ‘ nya, beliau langsung menegaskan,

M Nur Yasin. :” Kita berharap perseorangan ini bukan departialisasi, bukan kerja partai tapi kami ingin ini menjadi contoh teladan di kemudian hari bahwa perseorangan juga adalah undang undang karena itu kepada seluruh elemen terutama mahasiswa kemudian KPU dan Bawaslu menjadikan ini sebagai sejarah pertama di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).,’ pintanya .

” Belajar dari NTB pak Ali BD mantan Bupati Lotim dua kali terpilih dari jalur perseorangan,” kisahnya

KSB dalam sejarah pilkada selama sepuluh tahun terakhir telah menggagas pesta demokrasi yang dimenangkan peti kosong akibat masyarakat kurang peka mengawal proses perjalanan demokrasi secara elegan dan berani.

 

Berikut CV keduanya, ” Nurramdhan” Cahaya Perubahan 2024 untuk KSB

 

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top