Pimred jejakntb.com saat bersantai sesaat dibawah pohon mangga saat turut memantau liputan di salah satu Desa di Kabupaten Bima
JejakNTB.com | Terkait edisi berita yang diturunkan admint redaksi berjudul Memalukan Beredar Video Penghadangan Presiden oleh sejumlah kader PDIP yang diupload Kamis (29/12) yang termuat oleh redaksi mengundang Pimpinan Redaksi Media jejakntb.com Nukman untuk menyampaikan klarifikasi.
Pimpinan Redaksi jejakntb.com mengaku bahwa dirinya tidak pernah menghubungi dan mewawancarai nara sumber yang bernama oby atau siapapun terkait edisi tersebut bahkan tidak tahu menahu judul itu naik ke meja redaksi,
” Kurangajar dia makanya saya ambil sikap tegas, Saya sudah memecat oknum admint saya yang mencantumkan kode redaksi atas ‘nkm’ terhitung mulai hari ini (29/12) yang asal ngawur menaikkan berita tanpa konfirmasi ke saya selaku pimpinan redaksi dan saya sebagai penanggung jawab media menyampaikan mohon maaf saya kepada seluruh jajaran PDIP hingga DPP bahwa berita tersebut ada kekeliruan dan sebagai langkah tegas kami telah kami keluarkan oknum admint yang bernama yasin atas kecerobohannya,” kata Pimred Media.
Pimred pun mengaku kurang jeli atas tindakan yasin selaku admint media saat menerbitkan berita dan diakuinya yasin sudah dikeluarkan dari jajaran redaksi jejakntb.com
” Sekali lagi kami yang ada di media online jejakntb.com menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan judul berita dan menyampaikan klarifikasi bahwa tidak benar kata kalimat dan narasi diksi yang termuat berasal dari saudara saya obi melainkan karang narasi saudara yasin selaku admin yang tidak becus bekerja oleh karena itu kami keluarkan yasin dalam struktur redaksi sekarang juga,” tambah nukman.
Sementara Yasin, selaku admint mengakui kesalahannya dalam memasukkan berita dan tidak konfirmasi kepada dewan dan pimpinan redaksi,
” Saya sampaikan permohonan maaf atas keteledoran saya semua narasi dalam berita tersebut sudah saya tarik kembali dan permohonan maaf saya juga saya sampaikan kepada rekan pengurus DPC PDIP Kota Bima hingga DPP PDIP Pusat serta saudara Oby lebih lebih kepada ayahanda LBS beserta keluarganya dan mulai saat ini atas keteledoran teraebut telah saya terima konsekuensinya dan dikeluarkan dari berita,” pungkasnya.
Yasin mengakui dikirimkan sebuah video di akun whatsappnya bahkan video itu viral akunya namun bukan dilakukan Oby atau supir nya LBS melainkan oknum lain temannya sendiri yang didownload dari facebook bukan dari Oby. (RED)




















