SUMBAWA BARAT, JejakNTB.com| Mendekati hari H pencoblosan arus dukungan kepada pasangan calon Nurramdhan akronim dari Nur Yasin -Sumardhan begitu dahsyat di 66 Desa 7 Kelurahan 8 Kecamatan serta kian massif menjemput perubahan.
Pantauan media Kartu Tanda Penduduk (KTP) telah fixed sebanyak 50901 bahkan terus mengalir tiap waktu dan hari. Ini menunjukan trend positif Calon Perseorangan yang diusung Rakyat Sumbawa Barat dengan moralitas dan integritas bukan isi tas.
Iwanuddin salah satu pemuda yang dijumpai JejakNTB di KTC kemarin mengaku salut dan bangga dengan seluruh masyarakat yang telah berani mengajukan calon perseorangan atau independen.
” Ini sejarah bagi NTB lebih utama pulau Sumbawa mengingat calon perseorangan yang diajukan ini bukan kaleng-kaleng tetapi sosok Ulama dan Pengacara kawakan yang telah teruji moralitas dan integritas bahkan loyalitasnya pada rakyat mulai dari Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Barat,” ucapnya.
Dia menuturkan, bahwa saatnya KSB dipimpin kedua figur merakyat ini karena alasannya masyarakat KSB sangat menginginkan perubahan yang signifikan, holistik bukan parsial dan ecek-ecek.
“KSB ini salah urus, mari kita percayakan pada kedua publik figur Nurramdhan yang satu-satunya putra terbaik yang tiada dua satu maupun empatnya melainkan tiganya dan yang akan menduduki jabatan pada periode ketiga sesuai kehendak Allah SWT dan rakyat,” tambahnya.
Pria yang karib disapa Iwan tersebut melihat sosok keduanya sangat dihargai dan dihormati,” nampak jelas ketulusan yang ada dalam benaknya. Hal itu terungkap dari aura pak ustadz nun dan H Sumardhan yang apa adanya nggak neko-neko,” urainya
Senada dengan Iwan, Seorang Marbot Masjid di Kelurahan Kuang Kecamatan Taliwang yang enggan disebutkan namanya mengatakan dengan tegas mendukung Nurramdhan meski tidak ada uang atau sembako,” Kita tinggal sebentar lagi di dunia nanti ada anak cucu kami yang akan jadi penerus, kami tidak mau bernasib sama selama dua puluh tahun makanya kami dukung Nurramdhan Cahaya Perubahan memimpin nantinya untuk menyelamatkan generasi dan tumpuan harapan yang besar bagi kemaslahatan masyarakat,” ungkapmya.
Seirama dengan Iwan dan Muslim, Amaq Manja asal Lombok dari Telaga Bertong pun mengaku hal yang sama, dia tidak ingin jatuh dalam lobang yang sama. “Hanya keledai saja yang jatuh dalam lubang yang sama selain itu tidak,” urainya.
Salah satu tokoh paguyuban Sasak di KSB Lalu Hamzanwadi pun angkat bicara terkait Paslon Nurramdhan.
” Yang membuat saya tertarik adalah adanya sebuah ikatan perjanjian yang jelas antara rakyat dengan calon. Ini jelas jelas menguntungkan rakyat bukan menguntungkan Paslon,”katanya
Dia melihat masyarakat sangat aktif dan kreatif dengan mengikat Nurramdhan secara moral dan attitude yang sangat baik,” Sudah banyak buktinya bahwa Paslon tanpa ikatan politik yang baik akan sulit menagih programnya kelak bahkan setelahnya kita akan ditinggalkan maka dari itu harus menangkan dengan niat KSB berubah,” pungkasnya.[Nukman]




















