JejakNTB.com | Kejuaraan Nasional Panahan Junior 2022 yang berlangsung sejak tanggal 14 Oktober hingga 24 Oktober lalu membawa harapan dan semangat bagi kontingen NTB. Meskipun belum berhasil membawa pulang medali, hasil yang diperoleh dari ikhtiar maksimal seluruh atlit dan official selama pertandingan menjadi bahan evaluasi Perpani Kabupaten Sumbawa dalam mengikuti Event serupa dan kejuaraan lainnya.
Kepada media ini, Ketua Perpani Kabupaten Sumbawa mengucapkan apresiasinya terhadap seluruh orang tua Atlit, para official dan tentunya kepada Atlit yang telah berjuang serta kepada sponsor yang telah membantu baik materil maupun semangat.
” Sejak hari pertama tiba di Jogjakarta, para atlit sudah sangat bersemangat untuk berlaga, tiba lebih awal dimanfaatkan untuk latihan dan menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan panahan di Jogjakarta, hal ini agar mental mereka tetap terjaga, meskipun di saat pertandingan pada nomor Recurve dan Compound putra dan putri, suasana di arena diguyur hujan, sedikit banyak hal ini mempengaruhi daya tahan dan fokus atlit. ” Urai Yamin Abe.
Dari skor yang diperoleh para atlit saat bertanding sudah mengalami peningkatan dari skor yang diperoleh saat latihan, namun lawannya dari provinsi lainnya memiliki skor yang lebih tinggi, sehingga NTB terhenti pada babak Aduan 16 besar” Imbuhnya.
Demikian pula untuk divisi atim atau Group Alhamdulillah NTB mampu masuk dalam 16 besar meskipun harus mengakui keunggulan lawan. Setidaknya NTB mampu hadir dan berbicara di Event Nasional.Urai Yamin.
Pelajaran berharga dari kejuaraan Nasional ini adalah membangun nama besar di bidang Panahan membutuhkan Proses, dan proses itu tergantung dari langkah pertama. Dengan hadirnya kita di Event kejurnas ini membuktikan bahwa NTB mampu berkorban, berjuang, Solid dan memiliki gudang atlit potensial untuk dibina pada pelatihan Nasional. Sehingga pada event mendatang NTB diharapkan dapat mengirim lebih banyak atlit lagi yang belum berkesempatan ikut di kejurnas panahan Junior 2022.
Ditambahkan oleh Sekretaris Umum Perpani Kabupaten Sumbawa Abdul Ma’ruf Rahmat SP, bahwa apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak yang telah membantu Kontingen NTB Asal Sumbawa dan Dompu yang telah mengirimkan atlit-atlit potensial. diantaranya kepada bapak Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, Sekda Sumbawa H Hasan Basri MM, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Syamsul Fikri AR SAg M.Si beserta segenap pengurus KONI Sumbawa, Bank NTB Syariah Kabupaten Sumbawa, PT AMNT, Indika Energi, dan para official dan Orang tua Atlit yang senang mensupport dari dalam lapangan maupun luar lapangan.
Pesan kami kepada para Atlit agar tetap semangat dan jangan putus asa ketika berhadapan dengan kawan yang levelnya lebih tinggi, akurasi tembakan lebih baik, karena dengan bertanding dengannya kita mendapatkan pengalaman yang berharga. Ungkap Maruf
Kemudian lanjut Ma’ruf, Jangan down, minder, dan tidak percaya diri ketika kamu mengalami kekalahan. Karena sesungguhnya kamu sedang diingatkan bahwa kamu harus lebih giat berlatih. Hal berharga disampaikan oleh Coach Tony Fox diarena pertandingan bahwa Juara adalah hak Atlit, ketika waktunya kita memilikinya maka kita tinggal menjemputnya, caranya adalah dengan memaksimalkan latihan , konsisten dan berkelanjutan, jika ditetapkan jadwal latihan 4 hari dalam seminggu maka kita Istiqomah menjalankannya. Minta doa dan restu Ibu, Ibu, Ibu dan Bapak kita, Peluk cium mereka setiba di Rumah.
Atas hasil yang kita peroleh, Jangan terlalu larut dalam kekalahan. Kuatkan jiwa agar kita dapat mengambil pelajaran sehingga tidak terjerumus ke dalam keterpurukan yang akhirnya berujung pada kemalasan untuk memperbaiki diri.
“Sesungguhnya Memanah ini adalah olah raga Sunnah, ketika memanah kita sudah mendapatkan pahala, karena menjaga Sunnah, perintah Rasulullah,itulah kemenangan terbesarnya.” Imbuh Maruf.
Kemenangan dalam sebuah pertandingan adalah bonus oleh karenanya jangan berambisi untuk menjadi pemenang. Karena akan membuat kamu lupa pada proses menuju kemenangan.
Terakhir kata Maruf, setibanya di Sumbawa, jangan protes apalagi menolak ketika coach atau pelatihmu memberi program latihan. Karena di dalam menghadapi pertandingan diperlukan persiapan, kematangan, dan kekuatan. Bukan hanya datang bertanding lalu tiba-tiba bisa meraih kemenangan. Ambil busurmu dan persiapkan anak panahmu, kuatkan hati dan pikiran serta tekad untuk menuju sebuah tujuan yaitu prestasi dan peningkatan kemampuan.
Mengutip kata Tony Fox, salah satu Coach di Provinsi Jawa tengah, Kata kuncinya adalah tak ada kemenangan tanpa pengorbanan.Tak ada kemenangan tanpa kesungguhan dan kemauan. Tak ada kemenangan yang bisa diraih dengan bersantai sepanjang hari, lalu menjelang beranding baru ngegas latihan.” Pungkas Maruf.
Diinformasikan bahwa untuk Ranking Final NTB pada beberapa kelas divisi sebagai berikut; Kelas Recurve U18 Women NTB berada pada urutan 35 atas nama Mieta Virginia Rosa Sinensis, Kelas Recurve U18 Man Muhammad Dzulfikar Addafa pada Rangking 43, Kelas Compound U 18 Man Muhammad Amzar Buana pada Rangking 36, Kelas Compound U 15 Man Muhammad Andi Pasha dan Muhammad Daffa Rachan Yamin Rangking 17, Kelas Nasional U 18 Women Naela Safira pada Rangking 52, Kelas Nasional U18 Putra Hannan Bahanan pada Rangking 40, Alwan Razy Rangking 55 dan Muhammad Rafif Rais Rangking 60, Kelas Nasional U15 Women Nafeeza Felya Hardhiskara Rangking 42 Nasional, Sesilia Rosa Sinensis HI Rangking 52, Jinan Karina Subandi Rangking 54 dan Syarifah Aisyah Ranking 62. Sementara untuk Kelas Nasional U15 Men Fahmi Zikran Saputra rangking 73, dan Suryo Wajib Putra Maraja Rangking 75. Sedangkan Untuk Nasional U18 Men Team NTB meraih Rangking 9. Dan Kelas Nasional U15 Women Team NTB meraih Rangking 9.(Ruf)




















