Kegiatan Life Skills Resmi Ditutup, Begini Harapan Wabup Sumbawa

JejakNTB.com | Bertempat di LLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Wakil Bupati Sumbawa – Hj.Dewi Noviany.S.Pd.M.Pd yang didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi – Dr.Budi prasetiyo.S.Sos.,M.AP Kepala Dinas Koperindag , Kepala OPD terkait menutup secara resmi kegiatan Pelatihan KejuruanMenjahit, Tata Boga dan Perbengkelan dana DPA APBD, di UPTD LLK Sumbawa Tahun Anggaran 2022, Kamis (25/11).

Dalam laporannya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menegaskan,

“Ada beberapa hal yang saya sampaikan yang pertama kegiatan penutupan pelatihan kejuruan memang berdasarkan dari bagaimana kita melakukan sebuah ikhtiar dalam rangka penanggulangan kemiskinan ekstrem dan pengendalian inflasi dan alhamdulillah dinas tenaga kerja berlimpit dengan juga dengan kegiatan visi misi pemerintahan Haji Mo- Novi yaitu 10 program unggulan salah satunya adalah di program yang kelima yaitu menyiapkan 10.000 tenaga kerja serta menyiapkan sertifikasi tukang batu las dan lain sebagainya itu ini menjadi catatan penting buat kami dinas tenaga kerja untuk melakukan sesuai dengan track yang ditetapkan dalam RPJMD kita.,” tegasnya.

jadi ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan yang pertama bahwa dalam peningkatan penyediaan 10.000 tenaga kerja tentu saja ada dua desain yang kita lakukan yang pertama adalah desain dengan pendekatan formal dan non formal yang pertama pendekatan yang non formal kita bisa melalui dengan pembukaan usaha-usaha di wilayah UMKM dan alhamdulillah Kepala Dinas pemerintah akan melakukan komunikasi kurang lebih sudah ada 12.000 nanti datanya akan didetikan sama dinas koperasi dan terindah mulai ada 12.000 UMK kita yang akan bergerak dan itu angkanya akan bergerak terus nanti sektor formal ini yang kita lakukan di dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini based training pendekatannya adalah pelatihan berbasis kompetensi jadi yang dilahirkan oleh dinas ini adalah orang-orang yang berkompeten itulah bapak ibu semua jadi kita pastikan alumni LLK itu adalah alumni yang berkompetensi nanti akan ditandai dengan lahirnya sebuah sertifikat.”ungkapnya

Sementara Wakil Bupati Sumbawa dalam amanatnya menyampaikan ” Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi luar biasa karena di dalam 10 program unggulan kelima mungkin bisa dilihat mengenai tenaga kerja itu 10.000 itu sampai Insyaallah sampai kami menjabat 2024.

“Jadi mungkin di Bapak Ibu 10.000 1 tahun menghitung bertahap berproses karena anggaran juga masih terbatas sehingga saya rasa untuk 10.000 ini mudah-mudahan 2023/2024 bisa tuntas,” harapnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa sangat apresiasi atas hadirnya pelatihan ini melalui Dinas tenaga kerja yang memang saja tetapi perbaikan kita punya hasil sesuai harapan atau memang bisa untuk kemandirian kita itu harus dilihat peluangnya ini perlu dicatat Jadi bukan hanya hadir motor tapi harus secara peningkatan begitu pula dengan tata boga harus mengadakan peningkatan dan berkolaborasi.

Bagaimana kudapan itu karena kita punya sumber daya alam yang luar biasa bahan baku kita banyak ada pisang, labu, singkong ,sukun dan lain sebagainya, mari kita olah dan manfaatkan secara optimal,” pintanya.

Lebih lanjut ia mengatakan ini adalah potensi potensi karbohidrat pengganti nasi Bila perlu kita wajibkan dari pelatihan tata boga ini wajib opd itu beli makanan atau kue-kue hasil dari pelatihan ini kalau kalau tidak sekarang kapan lagi Oleh karena itu mari belajar dari sekarang Jikalau ada kesalahan Mari kita evaluasi bersama-sama

Setelah pelatihan ini tidak boleh langsung terjun Bila perlu Kalau tidak ada anggaran kita bisa kerja dengan kur atau BUMD yang ada di Sumbawa pada tahun 2023 mudah-mudahan ekonomi kita sudah normal pemerintah akan menitipkan dana ke dinas koperindag untuk membantu para peserta pelatihan LLK ini

Bupati berharap dalam membuat kue harus yang kekinian yang bisa meningkatkan nilai jual, Barang siapa yang tidak mengikuti informasi dan teknologi yang ada di media sosial maka kita akan tertinggal, tadi yang disebut perbengkelan saya setuju jangan kita tergantung dengan PLN kita Panggil PLN dan beri mereka pelatihan mengenai kelistrikan

“jika perusahaan tambang Dodo Rinti dibuka semua peserta latihan ini kita rekrut oleh karena itu pelatihan ini cukup penting dan dibuktikan dengan adanya sertifikat sehingga akan memudahkan mendapat kerja ini adalah syarat untuk mendapatkan kerja harus punya sertifikat, prioritaskan putra-putra daerah tetapi harus diberikan pelatihan kursus dan lain sebagainya dan langsung dipraktekkan bukan hanya teori saja.,” imbuh Wakil Bupati.

Wakil Bupati menyarankan kepada kepala OPD serta dinas terkait untuk membeli hasil olahan masakan dan kue produk dari peserta latihan LLK, tentunya dengan kemajuan zaman saat ini kita perlu mengadakan yang namanya revitalisasi atau perkembangan serta selalu berkoordinasi dengan lembaga legislatif mudah-mudahan kedepannya pelatihan ini ada penambahannya program.”tutupnya. (Tien)

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top