Kadis Dikbud Bantah Tudingan Kasar & Dinasti, Narti :”Obsesiku Mengubah Mindset, miliki kesamaan visi”

KSB, jejakntb.com | Salah satu ciri khas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat adalah tegas dan konsisten. Ketegasan dan komitmen tinggi serta kejujuran dan amanah nya yang membuat ibu empat anak ini sukses menjadi pemimpin di Bumi Pariri Lema Bariri. Saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/10) wanita hebat ini tengah sibuk berjibaku dengan waktu, meski begitu kedatangan kru JejakNTB tetap dilayani nya dengan penuh humble and wisely.

Magister Manajemen Inovasi dengan pangkat berjalan IV/d ini bukan wanita biasa. Dialah perempuan hebat yang merupakan asset KSB, wanita ini bernama lengkap Kushnarti, Sarjana Pendidikan, Magister Manajemen Inovasi jebolan Universitas Tekhnologi Sumbawa UTS beberapa tahun lalu.

Selama lebih kurang lima belas menit JejakNTB bersama Kadis Dikbud KSB, luarbiasa beliau banyak sekali wawasan dan pengetahuan yang kami terima saat berinteraksi jadi tidak salah pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat dibawah kepemimpinan Drs H W Musyafirin Magister Manajemen menempatkan Kak Narti di posisi kadis mengingat kemampuan personal dan jenjang karir.

Adagium ‘The Right Man on The Right Job’ – The Right Job’ on the right place tepat diarahkan kepadanya. Uniknya ketegasan itu bukan sekedar sekenanya saja, sesaat Narti mempersilakan duduk dan menikmati secangkir kopi pagi beliau sempat menyemprot salah satu sekolah binaannya yang kurang begitu jelas memahami tupoksinya.

“Kondite itu sudah jelas dan ketika garis koordinasi tak nyambung jangan harap bisa sesuai harapan,” ucapnya sesaat setelah krun dan redaksi duduk disampingnya.

Informasi yang berhasil diendus, Narti sedang memarahi salah satu Kepala SDN di Sekongkang sekaligus dengan Camat yang dia tuding tidak mampu jalankan perintah negara bukan perintah pribadinya.

” Seorang ASN yang baik sesuai regulasi itu yang mampu menerjemahkan apa apa yang diinginkan, bukan memunculkan polemik,” tandasnya.

 

Dia sangat kesal dengan mindset oknum kepala sekolah maupun guru yang kaku mengejewantahkan kebijakan pendidikan untuk kemaslahatan ,” saya selalu tekankan pada setiap momen apapun agar ASN bekerja secara baik dan benar berdasarkan regulasi jangan blunder dan membias. Jangan biasakan kebiasaan tetapi biasakanlah praktekkanlah hal hal baik,” pungkasnya

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top