H. Mori Hanafi Ketua Umum KONI NTB
JejakNTB, MATARAM | Kabar gembira datang dari Mori Hanafi Ketua Umum KONI yang baru saja balik dari lawatannya ke Jakarta bersama Sekertaris Daerah Provinsi NTB Drs H. Lalu Gita Ariyadi, M.Si. beserta pengurus lainnya dalam rangka berjuang memperjuangkan NTB sebagai Tuan Rumah Pekan Olah Raga Nasional (PON) XXII tahun 2028,
Provinsi NTB dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan resmi sebagai calon tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028, setelah NTB dan NTT menyerahkan secara resmi dokumen persyaratan pencalonan tuan rumah PON di Jakarta, Selasa, 5 Juli 2022.
Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi yang dikonfirmasi seusai paripurna Senin 4 Juli 2022, mengatakan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan secara resmi sebagai calon tunggal calon tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Pasalnya NTB-NTT telah resmi dinyatakan sebagai calon tunggal yang hanya mendaftar ikut Bidding calon tuan rumah PON/2028. “NTB dan NTT sudah resmi mendaftar. Dan Hanya kita yang mendaftar, daerah lain bukan tidak ada akan tetapi saat mereka daftar udah tutup karena telat” tuturnya.
Dijelaskan Mori, mengingat hanya ada satu calon yang mendaftar maka NTB dan NTT dipastikan menjadi tuan rumah PON XX/2028. Dalam hal ini utusan NTB dan NTT telah secara bersamaan menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan mereka di Jakarta, Selasa, 5 Juli 2022.
Semua persyaratan tersebut langsung oleh Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Tuan Rumah Pelaksana PON XXII Tahun 2028, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, yang juga sebagai Wakil I Ketua Umum KONI Pusat.
Dari NTB, dokumen persyaratan diserahkan oleh Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariyadi, M.Si. atau Mieq Gite didampingi Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi, bersama jajaran KONI NTB mulai Sekretaris Umum, Wakil Ketua Umum Bidang Binpres, Wakil Ketua Umum Bidang Humas, Bendahara, Bidang Perencanaan dan Bidang Organisasi.
Sementara dari NTT, hadir Wakil Gubernur NTT yang juga sebagai Ketua Umum KONI NTT, Drs. Josef Nae Soi, bersama jajarannya. Agenda pendaftaran dan penyerahan secara resmi dokumen persyaratan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dan jajaran pengurus KONI Pusat.
Dalam prosesnya nanti tim panitia penjaringan dan penyaringan akan melakukan verifikasi berkas. Beberapa hal yang akan diteliti antara lain, dukungan pemerintah daerah dan masyarakat setempat secara tertulis, dalam hal ini dari Gubernur dan Ketua DPRD.
Setelah lolos verifikasi, tim panitia akan melakukan kunjungan lapangan. Kunjungan lapangan ini akan memeriksa berbagai hal penting terkait persyaratan dan juga fisik, seperti kondisi arena, akomodasi, transportasi, SDM dan sebagainya.
Setelah itu, panitia melaporkan dan menetapkan tuan rumah PON XXII Tahun 2028 dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang rencananya digelar Agustus 2022 mendatang. Pendaftaran tuan rumah PON 2028 sendiri telah dibuka sejak 1 Juli hingga 8 Juli 2022. (RED/Fia)




















