Julmansyah : “Pengelolaan Sampah WSBK, lebih baik dan maksimal Tahun ini”

Julmansyah : “Pengelolaan Sampah WSBK, lebih baik dan maksimal Tahun ini”

Mandalika, JEJAKNTB  – Perhelatan World Superbike Championship (WSBK) telah usai digelar dan terbilang cukup sukses, Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Uno menyebutkan bahwa informasi dari DORNA pengunjung dan penonton tembus 59.000 orang, Hal ini melampaui target tahun lalu. Disamping itu penonton juga merasakan puas dengan Perhelatan tersebut, dijumpai media ini Hajar Mahasiswa Unram asal Solo mengatakan dirinya sangat mengagumi Sirkuit Mandalika, selama menonton juga chemistrinya dapat

“Sungguh sensasi menonton yang luar biasa serunya dan kebersihan di aren juga terjaga , asyik pokoknya mas” ucapnya singkat

Berbicara tentang sampah, awak media ini berhasil menjumpai Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB,  Julmansyah, S.Hut., M.Ap., dijelaskan olehnya berkaitan dengan penanganan kebersihan ataupun sampah di areal WSBK pada hari pertama dan hari terakhir terdata total sampah yang terkumpul Kurang lebih 3 ton, dan pada hari ketiga sampai dengan pukul 07.00 sore ini sementara pada angka sekitar 4,5 ton. Sehingga sampai sore hari ini, 3 hari WSBK sekitar 7,5 ton sampah.

” Besok juga akan ada penambahan jumlah volume karena masih ada aktivitas malam juga dan akan menghasilkan sampah. Imbuhnya

Masih kata Jul begitulah beliau akrab disapa dari angka 7,5 ton sampah selama 3 hari sampai sore hari tadi sekitar 19%nya adalah residunya, itu yang akan terbuang ke TPA.

“Jadi sebenarnya penanganan sampah di WSBK 2023 itu semakin baik dari tahun kemarin karena volume residu itu semakin kecil. Sebab sampah yang akan terbuang ke TPA itu yang menjadi residu. Sementara sampah sebagian besar dari hasil WSBK ini adalah sampah organik yang bisa didaur ulang maupun sampah plastik yang bisa di daur ulang.,” beber Julmansyah.


Untuk tim yang bergerak di lapangan ini personilnya seribuan orang dibagi 4 Kelompok juga TPS yang beradadidalam area WSBK, dan diluar area terdekat di mana penanganan sampah yang ada ini dikelola oleh satu perusahaan mitra sebagai kontraktor yakni PT Semasa dibantu oleh teman-teman komunitas persampahan di Lombok Tengah dan kami dari LHK Provinsi membantu monitoring bersama dinas di Pemka Loteng.

“Alhamdulillah penangan sampah tahun ini semakin lebih baik dan mantab, karena residunya semakin kecil yang sampai dibuang ke TPA” Tutupnya. (Ruf)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top