Ini Pesan Dr. Zulkieflimansyah Gubernur NTB dalam Momentum Dirgahayu ke 64 Bumi Gora

Suasana Paripurna Dirgahayu
NTB ke 64. (Foto.ist)

 

JejakNTB. com| Gubernur NTB Dr.Zulkiflimasyah SE.MSc memberikan sambutannya pada Sidang Paripurna DPRD Provinsi NTB Jumat (16/12/2022) mengatakan bahwa momentum peringatan hari ulang tahun Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki makna khusus bagi dirinya dan Wakil Gubernur NTB,

 

“Momentum peringatan HUT NTB kali ini memiliki makna khusus bagi saya dan Dr Sitti Rohmi Djalilah. Pada tahun 2022 ini genap empat tahun sudah perkhudmatan kami sebagai Gubernur dan wakil Gubernur NTB pasca dilantik Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 19 September 2018 lalu”. Ucap Dr Zul.

Mengawali amanah sebagai pemimpin MTB masa-masa sulit tak terhindarkan mulai dari bencana gempa bumi tahun 2018 yang merusak hampir sebagian besar wilayah NTB Maret 2020 kita diserang pandemi covid-19 yang dampaknya masih tersisa terasa hingga kini demikian pula Tahun 2022 daerah kita disapa penyakit mulut dan kuku inflasi dan bayang-bayang resesi dunia kondisi ini tentunya menjadi pelecut semangat kami untuk semakin menguatkan komitmen membangun NTB Gemilang lebih baik lagi, NTB yang next time better bahkan NTB yang terbaik next the best.
Program unggulan di berbagai sektor menjadi cara pembuktian dalam istilah membangun yang progresif. Menapaki Langkah pertama untuk perjalanan panjang membangun mimpi besar.

Wartawan jejakntb.com
Abdul Ma'ruf Rahmat
Bersama Gubernur NTB 
usai paripurna.

 

Kita kemas bersama dalam Visi NTB Gemilang sebagai refleksi dari pemaknaan atas ungkapan ghofur daerah yang aman nyaman dan menyenangkan dimana hidup  dan kehidupan nya dipenuhi hikmah dan keberkahan.

Kemudian pemerintah Provinsi NTB terus memacu sejumlah program unggulan seperti industrialisasi posyandu keluarga beasiswa luar negeri , desa wisata Zero waste serta program unggulan lainnya. Sembari menggali potensi melalui gelar ever event prestisius dan meneguhkan eksistensi dengan meraih penghargaan nasional maupun internasional di berbagai bidang.

Lebih jauh Dr Zul menguraikan bahwa di program unggulan industrialisasi jumlah IKM dan UKM terus bertumbuh. Peta jalan industrialisasi mulai dari bahan baku pengolahan Mesir pengemasan hingga pemasaran sudah dapat dirasakan manfaatnya.

Perubahan pola pikir ekonomi kerakyatan yang terus-menerus di intervensi dengan stimulus infrastruktur sampai kebijakan. Juga menjadi suntikan semangat untuk menghadirkan industrialisasi yang bermanfaat di NTB. Perlahan namun pasti Alhamdulillah kita telah mampu menghasilkan dengan standar yang baik untuk disebar di pasar nasional dan global.

Telah mendunia dengan beberapa event internasional yang pernah diikuti juga beberapa kuliner khas NTB yang dikemas lebih baik seperti ayam taliwang ayam rarang dan sate rembiga sehingga lebih mudah dibawa dan bisa dinikmati dalam waktu yang panjang. Data yang masuk di aplikasi Sistem informasi data tinggal (SIDT) per 22 November 2022 UMKM NTB berjumlah 278.811 unit usaha dan koperasi sebanyak 534 Unit. Total KUMKM
Per 22/11/2022 sebanyak 279.345 Unit.

Program unggulan posyandu keluarga yang dikembangkan menjadi pusat layanan kesehatan plus telah menjangkau sampai dusun-dusun. Salah satunya dengan integrasi bank sampah ke dalam sistem pelayanan posyandu keluarga yang hampir menjangkau seluruh persoalan mulai dari kesehatan hingga masalah sosial hingga Oktober 2022 NTB tercatat memiliki, 7.676 POSYANDU dan 100% telah beralih kepada posyandu keluarga.

Progresivitas posyandu keluarga mengantarkan NTB mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan yaitu anugerah penghargaan STBM Award. Kategori percepatan 100% SBS atau stop buang air besar sembarangan pada tanggal 23 November 2022 lalu.

Terobosan ini mendukung pula program unggulan wireleste dalam pelibatan masyarakat. Serta target bebas sampah 2023.

Selain itu Dr Zul juga menambahkan walaupun kita berasal dari provinsi yang lebih timur dari Indonesia ini, ternyata kita punya kapasitas kemampuan tidak kalah dengan anak anak Indonesia yang lainnya.

“Oleh karena itu kedepan, anak anak yang kita kirim ke luar negeri tidak terbayangkan mereka akan pulang menjadi anggota DPRD disini, saya tidak bisa membayangkan anak anak itu dan saya tidak pernah membayangkan anak anak itu pulang dengan pengusaha lokal tetapi mereka kita sejahterakan untuk memegang posisi penting di negeri ini karena untuk membangun NTB ini tidak harus berkiprah disini

“Kalau ada seribu, duaribu, tigaribu bahkan limaribu anak anak NTB yang menguasai posisi penting diseluruh dunia kalau ada limaribu sampai sepuluhribu anak NTB lulusan luar negeri yang memegang posisi penting di Indonesia dengan sendirinya mereka akan membangun daerah nusa Tenggara Barat yang kita cintai ini,” yang disambut tepuk tangan meriah para hadirin.

Coba bayangkan apa tidak hebat jika semua kementerian di RI apapun departemen nya , siapapun jadi menterinya hampir semua anak ntb semua jadi eselon satu maupun duanya, dan kalau anak NTB jadi eselon dua dan satu minimal tiap lebaran dia pasti mengunjungi Bima, Dompu, Lombok Timur, Lombok Tengah, KLU, Mataram, dan lain sebagainya

Kedepan kita berikan kepercayaan, there is a will there is a way kalau ada keinginan Allah hadiahkan dengan berikan jalan terbentang luas untuknya demi krmaslahaetan bersama.

“Beragam inovasi Alhamdulillah telah memberikan output pengurangan dan penanganan sampah secara signifikan, terjadi peningkatan neraca pengelolaan sampah dari 20,06 %.di tahun 2018 menjadi 50,44 % ditahun 2022.

Hal ini diawali dengan mantapnya regulasi di tingkat provinsi dan seluruh kabupaten kota, juga tingkat partisipasi para pihak. STB ciruase memunculkan banyak inisiatif antara lain eco office eco school dan yang terakhir adalah deklarasi dari para penyelenggara event yang memastikan sampah terkelola dalam setiap event
Berbagai industri pengolahan sampah juga turut hadir di NTB bukan hanya dari dalam negeri tetapi juga investasi dari luar negeri sebagai bukti bahwa komitmen NTB dengan Zero waste nya akan menjadi daya tarik bagi para pihak untuk terus memberikan dukungan demi tercapainya NTB bersih 2023.

Diakhir paparannya Gubernur menegaskan pula bahwa industrialisasi bukan senuah konsep Gubernur, industrialisasi bukan konsep bu wagub tapi industrialisasi adalah kebutuhan kita.

Selama ini kenapa kita miskin, karena kita menjual produk kita keluar Kota lebih murah kemudian kita beli produk yang lebih tinggi harganya. Kalau kita mau kaya kita harus membalik keadaan itu dengan cara menjual sesuatu lebih mahal untuk membeli sesuatu yang lebih murah, “pungkasnya.  (Ruf/Nkm)

 

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top