Ini Pesan Bupati ~ Wakil Bupati Sumbawa di Hari Kesaksian Pancasila, 1 Oktober 2025

JEJAKNTB.COM|| Bupati Sumbawa Ir Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Moh. Anshori terpantau di akun facebooknya terkini menyampaikan ucapan selamat di hari kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari ini, Rabu (1/10), pria yang karib disapa Jarot menulis dalam status yang dikirimkan ke publik sesaat yang lalu.

“Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Pancasila adalah perekat bangsa, yang menjaga kita tetap utuh dalam keberagaman. Semoga semangatnya terus hidup di setiap langkah pengabdian kita.

 

Sumbawa, 01 Oktober 2025,” tulisnya.

 

✨ Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila ✨
1 Oktober 2025

 

Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia. Hari ini kita mengenang kembali perjuangan para pahlawan dan meneguhkan komitmen untuk menjaga persatuan, memperkokoh persaudaraan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Mari bersama kita rawat kebhinekaan, jaga persatuan, dan wujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. 🇮🇩

#Sumbawa #MohamadAnsori #UnggulMajuSurya #HariKesaktianPancasila

 

Hari Kesaktian Pancasila adalah hari nasional di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967. Pertama ; Ini terjadi setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S atau G30S/PKI. Menurut Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966). Berdasarkan surat tersebut awalnya 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila harus diperingati oleh TNI Angkatan Darat

Pada 24 September 1966, Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian mengusulkan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh jajaran Angkatan Bersenjata. Selanjutnya, dalam Keputusan Nomor (Kep/B/134/1966) tanggal 29 September 1966, Jenderal Soeharto selaku Menteri menerbitkan Keputusan Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh orde Angkatan Bersenjata. Dengan surat tersebut, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober diperingati oleh seluruh komponen pemerintahan. Makna Hari Kesaktian Pancasila adalah untuk mengenang peristiwa sejarah G30S/PKI dan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kedua ; Diketahui pada peristiwa tersebut, enam jenderal serta beberapa orang lainnya dibantai sekelompok orang yang menurut otoritas militer saat itu terafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia. Gejolak yang timbul akibat G30S/PKI sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh Tentara Nasional Indonesia, sehingga dinamakan Hari Kesaktian Pancasila

Peringatan 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila, memang tak lepas dari Gerakan 30 September 1965 oleh PKI yang menyebabkan 6 perwira tinggi dan 1 perwira menengah TNI AD gugur. Enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat menjadi korban dalam Gerakan 30 September, di antaranya adalah: Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani

  1. Mayor Jenderal R Suprapto
  2. Mayor Jenderal MT Haryono
  3. Mayor Jenderal Siswondo Parman
  4. Brigadir Jenderal D I Panjaitan
  5. Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo
  6. Lettu Pierre Andreas Tendean

Makna Hari Kesaktian Pancasila

  • Sebagai penghormatan terhadap seluruh pahlawan yang berguguran dalam melakukan tugasnya untuk melindungi Pancasila.
  • Mengingat perjuangan pahlawan sebagai usaha untuk membentengi peranan Pancasila sebagai dasar negara serta sebagai ideologi bangsa
  • Meningkatkan kembali rasa nasionalisme dan patriotisme yang mulai luntur

 

Redaksi

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top