Gercep MFO, 200 Zak Pupuk Phonska Berhasil Ditarik dari Tangan Tim Tipidter Polresta Bima dan UD. Kaylah Azzahra Kembali Berkibar

JejakNTB.com | Gerak Cepat Muhammad Firdaus Oiwobo SH atau MFO patut diapresiasi semua pihak, berkat beliau sebanyak 200 zak pupuk non subsidi berhasil dikembalikan Kapolres Kota Bima karena barangnya aman dan tidak melanggar aturan serta sudah sesuai SOP.

Kasus pengembalian pupuk phonska non subsidi sebanyak 200 zak milik Ma’rif alias Morris asal Desa Nipa Kecamatan Ambalawi yang diamankan Tim Tipidter Polresta Bima Kamis, 20 Oktober 2022 banyak menuai tanda tanya publik.

Phonska non subsidi sebanyak 200 zak sempat diamankan pihak APH Polres Bima Kota dari UD. Kaylah Az Zahra yang beralamat di jalan lintas Kolo ujung Kalate Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima

Melihat cara APH Polresta Bima, Ma’rif yang akrab disapa Morris lalu menghadirkan bos utama pupuk penyuplai yang berada di Gresik Jawa Timur termasuk menghubungi Muhammad Firdaus Oiwobo, S.H.              ( Pengacara Koboi) yang di Jakarta untuk menjadi penasehat hukumnya.

Atas curhatan Morris soal diamankannya sejumlah pupuk non subsidi itu, Sang Pengacara yang juga Calon Anggota DPR RI Dapil NTB 1 ( Pulau Sumbawa ) langsung menghubungi pihak Mabes Polri yang diduga menyuruh jajarannya di Kabupaten Bima mengamankan barang dagangan Morris.

Tak ayal, pihak perusahaan pun tiba di Bima untuk datang mengklarifikasi dan memberikan keterangan kepada pihak APH Polresta Bima Kota diruang kerjanya kemarin, hingga akhirnya di BAP dan dinyatakan tidak terbukti adanya unsur terkait pidana atas sejumlah phonska tersebut.

Morris pada jejakntb.com, Senin, 24 Oktober 2022 mengakui selain hadirkan pihak perusahaan pupuk Gresik juga menurutnya berkat gerak cepat Calon Anggota DPR RI Dapil NTB 1 ( Pulau Sumbawa ) Muhammad Firdaus Oiwobo.

” Saya langsung tunjuk beliau yang mulia pengacara Jakarta Muhammad Firdaus untuk menjadi pembela dan pengawal saya saat menghadapi situasi sulit saat itu,” ungkapnya.

Tim Tipidter mengamankan pupuk dilokasi saat itu konon menurut APH karena ada informasi dianggap A1 atas namakan Mabes Polri lalu sejumlah polisi bergerak di Nipa menyita dll tanpa mampu menunjukkan legal standing sesuai SOP penyitaan.

Mendengar UD. Adiknya Morris disita barangnya, MFO panggilan keren untuk Muhammad Firdaus Oiwobo, SH langsung menghubungi Mabes Polri untuk meng cross check kebenarannya

” Tanpa pikir panjang saya langsung ke Jenderal di Mabes Polri bukan telepon tetapi langsung menghadap dan melaporkan tindakan tidak professional aparat kepada pihak Mabes agar dituntaskan masalah yang bias dan blunder tersebut, ucapnya.

Masih Firdaus, dirinya membela Morris bukan karena sesama Bima atau lainnya melainkan murni membela hak hak rakyat yang hendak dirampas oleh kekuasaan yang semena mena dan diluar koridor.

” Saya mengawal semuanya tanpa pilih bulu terpenting data dan kasusnya jelas saya tidak mau bela yang abal abal. Saya professional itu intinya,” tutupnya. ( RED )

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Berita Terbaru

Scroll to Top