Genjot PAD, Pemda Teken MOU dengan PT. BNI Cabang Sumbawa

JejakNTB.com, SUMBAWA| Menindaklanjuti persetujuan DPRD kabupaten Sumbawa terkait dengan Perjanjian Kerjasama (PKS) Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dengan PT Bank BNI kantor cabang Sumbawa pada Rabu 13 Juli 2022 lalu. Pemerintah Daerah pada Selasa pagi (2/8/2022), Kongkritkan dan melaksanakan
penandatanganan naskah perjanjian kerjasama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan PT Bank Negara Indonesia TBK kantor cabang Sumbawa tentang penyediaan layanan perbankan dalam penerimaan pembayaran pajak daerah menggunakan layanan BNI E- collection di Kabupaten Sumbawa serta penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan Kantor Pertanahan kabupaten Sumbawa tentang pengintegrasian data pertanahan dengan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBBP2) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) di ruang rapat H. Hasan Usman lantai 1 kantor bupati Sumbawa.

Hadir dalam agenda tersebut Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah. Wakil ketua I DPRD kabupaten Sumbawa Drs Mohamad Ansori, asisten II Sumbawa Lalu Suharmaji ST, kepala Bapenda, Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sumbawa, Kepala Kantor PT BNI Cabang Sumbawa kepala OPD dan jajaran Pemerintah Daerah.

 

Menurut Bupati Sumbawa H Mo. penandatanganan nota kesepakatan ini merupakan implementasi amanat KPK RI perihal pengintegrasian data (host to host) antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa sebagai upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah khususnya PBB P2 dan BPHTB.

” Untuk diketahui sebagian besar Pemerintah kabupaten atau kota termasuk kabupaten Sumbawa saat ini masih mengelola BPHTB secara manual di mana database-nya Masih berdiri sendiri dan belum terintegrasi dengan Kantor Pertanahan sehingga potensi peralihan hak yang terdaftar pada Kantor Pertanahan tidak terdata dengan baik” ujar H Mo.

Karena itu kerjasama dengan Kantor Pertanahan melalui sistem informasi yang terintegrasi menjadi suatu keniscayaan, seiring perkembangan dan kemajuan daerah yang terus meningkat sehingga kedepan akan banyak aktivitas peralihan hak atas tanah dan bangunan yang terjadi. Menyikapi hal tersebut pemerintah daerah dalam hal ini perlu melakukan langkah-langkah antisipasi satu salah satunya melalui sistem informasi yang terintegrasi ini. Ungkapnya

Lanjut H. Mo, dengan dilakukan instalasi aplikasi terintegrasi house to house ini nantinya, sistem antar server akan terhubung satu sama lain secara langsung, diharapkan data peralihan hak atas tanah dan bangunan dapat dilihat secara real time, mengurangi tingkat kebocoran penerimaan pajak serta yang dibayarkan oleh wajib pajak serta menjamin semua proses terkontrol dengan baik karena sistem yang dikembangkan dibangun dengan standar keamanan yang tinggi dan standar operasi yang baku.

Terkait perjanjian kerjasama dengan BNI tentang penyediaan layanan perbankan dalam penerimaan pembayaran pajak daerah menggunakan layanan BNI E-collection, langkah ini merupakan bagian dari reformasi perpajakan yang ditandai dengan penyempurnaan sistem administrasi pembayaran pajak guna memberikan pelayanan prima bagi wajib pajak.

“Saya sangat mendorong implementasi layanan BNI E-collection ini dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan asli dari sektor pajak khususnya PBB P2 dan BPHTB. Pembangunan Daerah tidak terlepas dari peran pajak daerah”

Saya juga bersyukur bahwa perjanjian kerjasama ini telah mendapat persetujuan dari DPRD kabupaten Sumbawa. Mudah-mudahan melalui kerjasama antara Pemkab Sumbawa dengan PT BNI dan BPN Sumbawa hari ini dapat mengatasi berbagai persoalan yang sering terjadi dalam sistem pemungutan pajak dan retribusi Daerah khususnya PBB P2 dan BPHTB. Dengan demikian optimalisasi pendapatan asli daerah dari sektor pajak dapat kita wujudkan bersama” Pungkas H Mo.

Dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dengan PT Bank BNI Kantor Cabang Sumbawa.

Di tempat yang sama Wakil Ketua I DPRD kabupaten Sumbawa Drs. Mohammad Ansori mensupport dan mengapresiasi langkah-langkah pemerintah daerah dalam pemantapan PAD melalui layanan BNI E- collection.
“Dengan adanya layanan ini tentunya dapat memberikan kemudahan kepada wajib pajak untuk dapat menghemat waktu karena dapat membayar dan melaporkan pajaknya kapan dan di mana saja baik di rumah maupun tempat kerja tanpa perlu menunda pekerjaan”

Sehingga hasilnya nanti akan dapat mendongkrak capain PAD daerah yang dipakai di dalam membiayai pembangunan daerah yang tujuannya untuk mensejahterakan rakyat” Pungkasnya.

Ditempat yang sama atas agenda Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Daerah dengan PT Bank BNI. Disambut gembira oleh Kepala Cabang Kantor PT BNI Cabang Sumbawa. Johanes Didik SE. Dirinya berharap PKS ini bisa berjalan lancar dan secepatnya.

“Saat ini ada 500 lebih agen BNI 46 di Kabupaten Sumbawa dengannya diharapkan aplikasi digital BNI dapat berjalan lancar dan e- collectionnya bisa lebih tinggi sehingga Pendapatan Asli Daerah meningkat dan dokumennya juga bagus karena dilakukan secara aktual dan transparan” Ucap Jojo akrab disapa.

Kemudian lanjutnya, kami akan mensupport penuh Pemerintah Daerah jajarannya, semoga kehadiran BNI dapat membawa kemajuan bagi Daerah Kabupaten Sumbawa. Dan langkah berikutnya, kami akan mengintegrasikan antara data yang ada BPN dengan BNI dan mudah mudahan secara pararel dapat dilakukan, demikian pula dengan juru pungut yang ada di Bapenda kami akan berkordinasi kembali dengan kepala Bapenda agar memiliki kesamaan visi ” Pungkasnya.(Ruf)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top