Gelar Bukber bersama Rukun Keluarga Se- Pulau Sumbawa, Umi Ida Nyatakan Siap Bekerja dan Menyalurkan Aspirasi Untuk NTB Sepenuh Hati

JejakNTB.com |Owner Tiga Berlian kembali didaulat keluarga RKB Bima Mataram Sumbawa untuk mengisi diskusi, kehadirannya telah dinanti semua pihak untuk memaslahatkan ummat, pemilik nama aseli Hj.Nurhaidah atau biasa disapa Umi Berlian alias Umi Ida setelah berbagi di sejumlah kecamatan di pulau Lombok kembali duduk silaturrahim menyamakan persepsi  dan menyatukan potensi pikir dzikir nya  guna siap bekerja berkhidmat untuk NTB di suksesi Pemilu serentak 2024.

Pantauan langsung di lokasi, bersama Rukun Keluarga Bima Sumbawa dan Lombok sukses melaksanakan acara Buka Puasa Bersama di Bambu Asri Lombok, Sabtu, (1/4). Pertemuan itu murni good inisiatif dengan maksud family gathering to silaturrahim termasuk maksimalisasi ketaatan dalam estimasi 10 hari ramadhan. Acara tersebut dirangkaikan dengan diskusi publik with sejumlah aktifis dan tokoh Bima, Dompu, Sumbawa, bahkan Lombok guna mempersembahkan tampilnya wanita inspiratif masa kini yang bernama Hj Nurhaidah Haji Sarujin yang telah diakui KPU NTB sebagai wanita asli pulau sumbawa untuk menyuarakan memperjuangkan nasib NTB di Senayan.

Wanita kelahiran 1967 asal Kecamatan Sape yang dijuluki Three Diamonds itu kini menjadi trending dimana mana dinisbahkan untuk Pulau Sumbawa mulai Kota Mataram hingga wilayah paling ujung NTB yakni Kabupaten Bima.

Kiprahnya dalam berorganisasi selalu sebagai donatur suka tangan diatas bukan tangan dibawah, tidak pernah cacat sedikitpun bahkan pengusaha cantik nan anggun itu dikenal di Gumi Selaparang hingga Bima sebagai pengusaha umkm sukses di Bumi Gora.

Sebelum tersohor di Jakarta Umi Ida lama menetap di Lombok dan hanya menamatkan SD dan SMAnya saj di Sape Sari sedangkan setelah itu beliau sempat melanjutkan S1 nya di salah satu PTS di Mataram namun tidak menamatkan pendidikannya dan bahkan menetap di Jakarta menekuni bisnis diamonds.

Hj Nurhaidah berdasarkan data KPU dinyatakan telah memenuhi syarat dan tinggal menunggu terbitnya nomor urut sebagai Calon terkuat Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Dapil NTB mewakili Perempuan Pulau Sumbawa. Pantauan media ini, acara tersebut sangat ramai dan diperkirakan dihadiri sejumlah aktifis dan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan Bima Mataram.

Dalam sejarah DPD, keterwakilan perempuan aseli pulau Sumbawa belum pernah ada dan di 2024 nanti kita bakal memiliki putri aseli pulau Sumbawa yang akan menjadi representasi 10 Kabupaten dan Kota.

Turut hadir meramaikan momentum kekeluargaan, Dr. Irwan, SE., ME,  Ketua organisasi paguyuban rukun keluarga Bima (RKB) beserta sejumlah tokoh tokoh lainnya nampak dalam acara yang cukup sederhana namun penuh kekeluargaan itu. Termasuk sejumlah mahasiswa yang mewakili beberapa Kecamatan di Kabupaten Bima mulai dari Kecamatan Langgudu, Kecamatan Sape, Kecamatan Soromandi dan Sanggar bahkan Tambora.

” Adik adikku mari kita berjuang dulu untuk umi ida, hindari pasang memasang harga pada tanggal 14 Pebruari nanti sebab jika mindset kita seperti itu kita bakalan rugi selama lima tahun dan harga diri sebagai the agent of social change akan pudar dan luntur kita bakalan destroying forever,” terang Sekertaris Prodi Magister Ilmu Ekonomi Unram merangkap Ketua RKB Bima – Mataram.

Masih Dr.Irwan, dalam sambutannya beliau mengungkap bahwa tampilnya Umi Ida semata mata untuk mengabdi bukan mencari yang lain,

” Umi Ida punya obsesi membangun industrialisasi dengan platform menguatkan dan pemberdayaan simpul2 industri kecil berbasis lokal, beliau hadir sebagai pengusaha yang akan menyediakan ruang bagi UMKM, menempatkan pengusaha sejahtera, menjadikan sumberdaya lokal hayati dan nabati berdaya guna serta berdaya saing untuk kemaslahatan secara utuh dan berkesinambungan,” beber Ketua RKB.

Dinamika silaturrahim benar2 hidup apalagi kepiawaian seorang protokol rangkap steering memfasilitasi dengan diskusi dan tanya jawab dengan beberapa session setelah Calon Anggota DPD RI Dapil NTB itu diperkenalkan dan diberikan kesempatan untuk berbicara panjang lebar tentang arah dan tujuan akan dikemanakan kompas mindset NTB kedepan.

” Silakan teman-teman manfaatkan moment ini untuk bertanya kepada Umi Ida apa saja yang mau ditanyakan silakan sepanjang itu soal pencalegannya sebagai Calon Anggota DPD RI,” ucapnya memotivasi rekan rekannya yang telah memadati lesehan sejak pukul 17.00 wita.

Adalah Syahrul S.Sos., MM selaku Dosen disalah satu PTS Mataram meminta Umi Ida untuk mempertegas komitmen serta konsisten dalam mengarusutamakan konstituen ketika suaranya terpenuhi kelaknya.

“jangan sampai terulang dan jangan sampai adagium kacang lupa kulit kembali terjadi sebab sudah banyak comtoh setelah menang faktanya menghilang dan kalau lewat kaca mobilnya pun sudah hitam pekat dengan ketebalan riben 80,ucapnya.

“Kita akan dukung sepenuhnya Umi Ida  namun dengan catatan harus ada kontrak politik yang jelas agar tidak terulang peristiwa dengan yang sudah lalu” tegasnya, sesaat setelah sekapur sirih Hj Nurhaidah di Bambu Asri Lombok.

Senada dengan perwakilan Madapangga, Curhatan datang dari Langgudu, melalui Koordinatornya menegaskan salut dan apresiasi dengan perjuangan dan ikhtiar perempuan pertama pulau sumbawa yang akan mewakili kaum perempuan.

” Saatnya Pulau Sumbawa punya Anggota DPD RI yang mengarusutamakan konstituen nya bukan menipu rakyat dengan pencitraan dan elektabilitas dan satu satunya yang recommended adalah Hj Nurhaidah alias Umi Berlian pemilik Tiga Mutiara Jakarta Sang Dermawan yang kerap menolong sesama dan berbagi setulus hati sepenuh jiwa,” ungkapnya. (Bersambung………

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top